Krystal Wanita Kesayangan Male Lead

Krystal Wanita Kesayangan Male Lead
Menangkap Mala Untuk mendapatkan informasi.


__ADS_3

*


*


Keesokan harinya Krystal bangun dengan tubuh yang terasa seperti di cincang dan bagian bawahnya terasa perih dan kebas.


Krystal melepaskan tangan Kendrick yang melingkar di perutnya dengan pelan tapi semakin Krystal ingin melepaskannya dari tubuhnya Kendrick semakin menguatkan lingkaran tangannya.


" Honey, Lepaskan ini sudah siang kau juga harus bekerja bukan." Kata Krystal.


" Biarkan aku mendekapmu sedikit lebih lama, Honey." Sahut Kendrick serak dan semakin membenamkan wajahnya pada ceruk leher Krystal.


" Pria ini semakin menjadi saja setelah merasakan bercinta dengan ku." Batin Krystal yang tidak bisa berkutik.


*


*


Sementara itu anak buah Kendrick terus mengawasi pergerakan Bianca dari wanita itu yang telah melakukan transaksi dengan seorang wanita yang sudah mereka ketahui yaitu Rizka di sebuah hotel. Dan tinggal satu masalah yang cukup sulit yaitu mengetahui rencana Bianca. Tentu saja itu sangat sulit karena mereka bukanlah seorang cenayang yang dapat mengetahui isi pikiran seseorang dan jalan satu-satunya yang dapat mereka pikirkan yaitu menggertak satu-satunya orang yang selalu berada disisi Bianca Jane yaitu Mala untuk mengetahui rencana apa yang sebenarnya di rencanakan artis itu

__ADS_1


Dan disinilah orang suruhan Kendrick berada di ruang bawah tanah dengan seorang wanita yang di ikat kedua tangannya menggunakan rantai. Yah Wanita itu Mala. Saat wanita itu mengantarkan Bianca ke sebuah Hotel untuk melakukan transaksinya Salah satu anak buah Kendrick yang lainya membawa Manager dari Bianca Jane yang sedang menunggu di mobil itu secara paksa.


" Lepaskan Aku! Kenapa kalian melakukan ini padaku? Aku tidak mengenal ataupun pernah menyinggung kalian!" Teriak Mala pada para pria berbaju hitam itu.


" Kau memang tidak pernah menyinggung kami, Tapi Nona mu sudah Menyinggung Tuan dan Nona Kami." Sahut Anak Buah Kendrick.


.


Deg..


Mala membeku dan belum mengerti dengan apa yang terjadi. Apa Bianca telah Menyinggung seseorang yang berpengaruh, pikirnya.


" Memangnya Siapa Tuan mu itu?" Tanya Mala dengan bibir bergetar.


" Tolong lepaskan aku, aku sungguh tidak tahu menahu dengan apa yang dilakukan Bianca pada Tuan mu." Ucap Mala dengan nada memohon.


" Itu gampang saja tapi ada sarat untuk itu. Kau tahu bukan jika di dunia ini tidak ada yang gratis."


" Ya. Ya. Asalkan jangan membunuhku dan kau bersedia melepaskan ku aku akan melakukan sarat itu." Kata Mala Frustasi.

__ADS_1


Mala memang tidak bisa mati sekarang. Bagaimana dengan Nasib ibunya jika dia mati. sekarang ibunya yang sudah sakit-sakitan Membuat wanita itu tidak tega Jika meninggalkan Wanita yang sudah melahirkan nya itu lebih dulu.


" Kau pasti mengetahui untuk apa Nonamu itu membeli obat perangsang dengan dosis tinggi bukan? Ceritakan apa yang semua kau ketahui jika kau masih ingin Ibumu yang sedang berada di RS itu masih bisa bernafas!" Gertak anak buah Kendrick.


Mendengar nama ibunya di sebut-sebut Membuat mala semakin takut jika Keluarga satu-satunya yang dimilikinya itu akan di lenyapkan oleh para pria menyeramkan ini.


Dengan mata merah dan tubuh bergetar Mala terpaksa menceritakan Rencana Bianca. Dan Mala sadar bahwa para pria ini mungkin saja orang suruhannya Krystal atau mungkin juga Kendrick.


" Besok, pada pesta berakhirnya Syuting yang di adakan di Hotel Wilton. Bianca akan menjebak Krystal dengan obat perangsang dan melemparnya ke kamar yang sudah ada pria bayaran di dalamnya dan yang lebih parah lagi Bianca sudah memasang camera di kamar itu." Ucap Mala.


" Apa hanya itu saja yang kau ketahui?!" Tanyanya dengan membentak.


" D-ddan Bianca juga berencana menjebak Tuan Kendrick dengan meberikan obat itu juga agar Bianca bisa tidur dengan Tuan Kendrick agar bisa menjeratnya." Lanjut Bianca dengan terbata-bata.


" Apa omongan mu bisa dipercaya. Jika kau ketahuan berbohong ingat nyawa ibu yang menjadi taruhannya!!


" Ya. Aku berkata yang sebenarnya sungguh. Jangan apa apakan ibuku, kumohon." Ucap Mala dengan linangan air mata.


Kini mala tidak punya pilihan lain selain menghianati Bianca demi menyelamatkan dirinya sendiri dan ibunya yang juga menjadi sandra orang-orang menyeramkan ini.

__ADS_1


Jujur Mala juga sangat lelah dengan menjadi budak Bianca selama ini. Wanita itu selalu merasa bahwa dirinyalah yang paling tinggi hingga memperlakukan dirinya yang hanya seorang manager seenaknya..


...*****...


__ADS_2