
Sang ibunda yang risau dan khawatir melihat anak bungsunya yang seperti itu,, Sang ibunda pun langsung menghampiri Nisa di kamar nya dan ternyata memang Nisa saat itu kepergok sedang bersedih dengan tetesan air mata..
"Assalamualaikum.." Ucap Umy sebari masuk kamar .
Nisa yang kaget mendengar ucapan salam dari sang Ibunda dengan cepat mengusap pipi nya yang saat itu air mata nya jatuh,, fan mencoba seakan semua baik baik saja,, meski terlihat bekas nya..
"Wa'alaikum salam.. Eh Umy.." Jawab Nisa setelah mengusap air mata nya.
"Kamu gak papa nak..?" Tanya Sang ibunda.. Sambil duduk di sebelah Nisa di sisi kasur..
"Nisa gak papa ko my,, Nisa baik baik saja.." Jawab Nisa yang tak ingin sang ibunda tahu meski merasa ke pergok..
"Ya sudah,, gak papa,, Umy gak akan maksa kamu cerita.. Tapi Nisa harus ingat jangan memendam sendiri,, ada Umy,, Ya.." Pinta Umy mengingatkan anak nya itu yang tak ingin menanggung rasa nya sendiri...
"Umy..." Sontak saja Nisa langsung memeluk sang ibunda sebari menangis...
"Sudah,, sudah,,, gak papa.." Ucap Sang ibunda menenangkan sambil mengelus elus kepala anak nya itu...
__ADS_1
"Lihat Umy nak..!" Pinta sang Ibunda sambil melepaskan pelukan anak nya itu..
Nisa pun mulai mencoba menenangkan diri nya sambil menghapus air mata nya..
"Umy paham,, tapi Nisa gak boleh seperti ini..." Pinta Sang ibunda..
Nisa hanya mengangguk nganggur dengan sedikit tersedu sedu..
"Nisa percaya Takdir..?" Tanya Sang Ibunda..
Nisa hanya mengangguk sebagai pengganti jawaban nya..
"Sesulit apapun dan seberat apapun kita mengagumi,, Menyukai ,, dan mencintai seseorang,, Jika Alloh menakdrikan nya berjodoh dengan kita,, maka semua akan di permudah.. dan akan bahagia di akhir atas semua perjuangan kita.. Tapi Nisa harus ingat,, Sekeras apapun dan sesulit apapun kita menyukai dan mengagumi seseorang,, Jika Alloh menakdirkan kita gak berjodoh dengan nya,, semua akan sulit dan semakin jauh dari nya,, Dan yang bisa kita lakukan hanya,, mengikhlaskan,, dan bersabar,, serta menerima dengan lapang dada, dan juga kita harus yakin bahwa Alloh sudah merencanakan sesuatu yang indah dan sudah menyiapkan jodoh yang cocok untuk kita.." Ucap sang umy panjang lebar memberi pengertian pada anak bungsunya itu..
"Nisa paham kan..?" Tanya sang Umy..
Nisa hanya mengangguk ngangguk...
__ADS_1
"Sudah ya,, Nisa jangan sedih lagi,, Biarkan semua nya berjalan dam berlalu,, jika kita ikhlas dan sabar kita akan dapat pahala..." Ucap Umy..
Nisa hanya mengangguk juga..
"Ya sudah,, Umy tinggal ya,, Nisa janji sama umy bahwa Nisa gak akan sedih lagi ya.." Pinta sang Ibunda..
"Iyah My,, makasih ya,, Nisa sekarang sudah agak lega dan tenang..." Ucap Nisa menjawab..
"Iyah,,, sama sama..." Jawab sang ibunda..
"Assalamualaikum.." Ucap sang ibunda sambil pergi meninggalkan nisa sendiri di kamar nya..
Nisa pun mulai berfikir bahwa perkataan Umy itu benar,, mngkin juga Nisa merasa terlalu mengagumi Ilham,, dengan Ikhlas nisa berniat dari mulai sekarang ia akan menyerahkan segala nya pada raab nya,, dan tidak akan berlebihan dalam mengagumi seseorang...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Up nya 2 bab ya...
__ADS_1
Makasih..
A.N