
Siapa sangka Ilham yang awal nya ingin menghampiri nisa yang berada di luar,, Ilham malah mematung di belakang nisa yang agak jauh,, Bagai mana tidak mematung saat dirinya melihat bahwa nisa sedang duduk dan memperoleh bersama laki laki lain,,,
Dan ilham merasa mereka begitu dekat hingga Ilham terus memperhatikan mereka ,, begitu terlihat Nisa seperti bahagia,, tertawa dan bercanda,, karna memang saat itu Erwan menghibur nya karna melihat Nisa dengan raut muka yang sedih..
"Ya raab,, apa aku menyerah saja dengan perasaan ini,, dan mungkin aku buka untuk orang lain..?" Cetus nya dalam hati dengan raut muka sedih...
"Ya,, sudah lah,, mungkin aku dan dia bukan jodoh,, jika berjodoh mungkin tak kemana,,," Ucap Nya sambil menghapus air mata dan mencoba menguatkan hati nya...
Ilham pun langsung sah ke toilet tuk membasuh muka karna sembab sehabis nangis meski cuma sedikit,, karna takut ketahuan oleh orang lain dan bertanya..
Di sisi lain...
Dhea dan Randy masih di tempat kafe sedang berbagi cerita..
"Oh ya,, apa rencanamu sekarang..?" Tanya Rendi pada Dhea..
"Hmzz,, Mungkin aku akan berusaha buat kembali lagi pada mantan ku.." Ucap Dhea yang masih berharap pada ilham dan ingin menebus kesalahan nya di masa lalu..
"Kalau dia nya tetep gak mau gimana..?" Tanya Kembali Rendy..
"Hmm,, Mungkin ya sudah deh,, nyari lagi,, mungkin bukan jodoh,, lagian buat apa dapat raga nya namun cinta dan kasih sayang nya buat yang lain,, sakit dong..." Cetus Dhea karna pernah merasakan hal iti saat dhea memutuskan ilham dan pergi dengan selingkuhan nya,,,
"Iyah sih,, kamu memang benar.." Jawab rendy..
__ADS_1
"Lalu kamu gimana rencana nya..?" Tanya balik dhea ..
"Yah,, mungkin aku juga mau nyoba ikut rencana mu,, barang kali masih bisa.." Ucap Rendy..
"Yaya,, boleh juga.." Jawab Dhea..
"Oh ya,, aku dah mau pulang nih... Kita berpisah di sini ya,, lain waktu mari mengobrol lagi.." Ucap dhea setelah minuman nya habis,,
"Ouh,, boleh juga,, aku juga sudah mau balik.. senang berkenalan dengan mu.." Ucap Rendy.. menyodorkan tangan nya..
"Senang kembali.." Jawab dhea membalas jabatan tangan Rendy..
"Kalau gitu aku duluan ya.." Ucap Dhea sebari melangkah pergieninggalkan Rendy..
Di sisi lain,,
Nisa terlihat begitu senang saat erwan menghibur nya dengan gurauan nya...
"Sudah sudah,, jangan bercanda lagi... "Pinta Nisa..
"Oke,, tapi gimana sekarang sudah gak sedih lagi..?" Tanya erwan...
"Emang,, dari mana kamu tahu aku sedang sedih..?" Tanya Nisa..
__ADS_1
"Gak ada yang bisa kamu sembunyiin dari aku,, aku sudah tahu terlihat dari muka mu.." Ucap Erwan...
"Oke,,, tapi tebakan mu memang benar,, tapi makasih loh dah menghibur aku,, jadi aku bisa happy lagi ." Cetus Nisa..
"Yah,, sama sama.." Jawab Erwan dengan tersenyum..
"Ya sudah,, aku ke dalam dulu,," Ucap Nisa sambil berdiri...
"Aku ikut ya..?" Tanya Erwan..
"Hmzz,, ya sudah,, boleh.." jawab Nisa..
Nisa dan erwan pun kembali masuk ke dalam sekalian erwan menjenguk kakak nya Nisa yang masih di rawat itu..
"Assalamualaikum.." ucap Nisa..
"Wa'alaikum salam.." Jawab semua yang ada di sana..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Makasih yang masih setia baca...
A.N
__ADS_1