Ku Ikhlaskan Dirimu

Ku Ikhlaskan Dirimu
Eps145


__ADS_3

Nisa masih bingung dengan apa yang di maksud oleh erwan,, Dan nisa berfikir,, apa mungkin dia menyukai nya.? ..


"Sudah lah,, kalau jodoh pasti di kasih kemudahan jalan nya.." Ucap Nisa dalam hati ..


Sampai lah nisa di rumah...


Tak lama sampai pula Lisa yang di antar oleh Ilham dan juga ciko..


"Mau mampir dulu..?" Tawar Lisa..


"Aku mau main sama kak Nisa yah kak..!" Pinta Ciko


"Hey Ciko...!" Ucap Nisa saat melihat ciko turun dari mobil..


sinta saja ciko langsung menghampiri nisa dengan senang nya..


Ilham tak sempat menghentikan nya karna Ciko yang langsung pergi,, tadi nya diri nya gak mau mampir karna ada tugas kampus yang harus di selesaikan,, namun jika diri nya melarang ciko,, takut nya ciko akan merasa sedih,, dengan terpaksa akhir nya ilham pun menunggu ciko main bersama calon adik ipar nya itu..


"Sudah,, mampir dulu ya..!" Ajak lagi Lisa..


Ilham pun hanya mengangguk ngangguk setuju..


"Assalamualaikum.." Ucap Lisa masuk dengan di ikuti Ilham di belakang..


"Wa'alaikum salam.." Ucap Sang ibunda dari dalam..


"Eh,, baru ajah kita lagi ngomongin kalian,, sudah datang ajah.." Ucap sang ibunda..


"Lagi ngomongin apa mi..?" Tanya Lisa penasaran..

__ADS_1


"Nanti ajah,, kita duduk dulu,," Pinta sang ibunda..


Kemudian merekapun duduk di sopa..


"Oh ya ciko mana..?" Tanya sang ibunda..


"Itu mi lagi main sama Nisa.." Jawab Lisa..


"Ouhh,,," Jawab nya sambil melihat ke arah pintu yang tepat ke arah Nisa dan ciko yang sedang bermain di halaman rumah..


"Bi,, Sini sebentar.." Seru sang istri..


Kemudian sang suami pun datang dan langsung duduk di kursi sebelah istri nya..


"Ada yang mau Abi tanyakan sama kalian.., terutama sama kamu nak.." Ucap sang ayahanda lisa itu saat setelah duduk..


"Ada apa Bi..?" Tanya Lisa..


Tentu saja pertanyaan sang ayahanda itu membuat Lisa kaget, Namun Lisa juga mencoba tenang..


"Insya alloh Bi,, Lisa sudah siap.." Jawab Lisa dengan tenang..


"Gimana Ham,, jadi kapan kamu akan menikahi anak saya..?" Tanya Rahman..


Tentu saja Ilham pun kaget dan bingung juga,, karna memang belum punya rencana menikahi Lisa di waktu dekat ini,, karna persiapan nya masih balum matang..


"Insya alloh Om,, secepat nya,, dan masalah itu saya akan bicarakan lagi dengan ayah saya,, dan akan kembali mengunjungi Om untuk membicarakan nya..." Jawab Ilham dengan tenang..


"Alhamdulillah kalau gitu,, Om tenang mendengar nya.." ucap Rahman yang meras lega dengan jawaban Ilham itu..

__ADS_1


"Ya sudah,, kalau gitu kita makan duli gimana..?" Ajak sang ibunda..


"Saya mau langsung pamit ajah Om,, Tante.." Ucap Ilham..


"Eh,, jangan begitu,, kamu harus makan dulu.." Ucap sang ibunda lisa saat Ilham menolak ajakan nya..


"Sudah ,,gak papa,, kita makan dulu ya.." Bujuk Lisa..


Karna merasa gak enak akhir nya Ilham pun menerima tawaran dari calon mertuanya itu...


"Bentar ya,, aku panggil Nisa sama ciko dulu ." Ucap Lisa sambil berdiri dan beranjak pergi


Ilham pun hanya mengangguk dan menunggu Lisa di meja makan..


"Dik,, Ciko,, ayo makan dulu.." Ajak Lisa menyeru adik dan calon adik ipar nya itu..


"Kita makan dulu yu,, " Ajak Nisa..


"Ayo.." Jawab Ciko yang langsung lari menuju meja makan..


"Jangan lari lari ciko nanti jatuh.." Ucap Nisa mengingati nya..


"Memang,, kalau anak kecil selalu saja begitu susah kalau di bilangin kalau dah jatuh baru lah nangis.."


Ucap Nisa mengerutu sambil berjalan menuju meja makan..


Pada akhir nya merekapun makan bersama..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


A.N


__ADS_2