Ku Ikhlaskan Dirimu

Ku Ikhlaskan Dirimu
Eps124


__ADS_3

Nisa pergi ke tempat di mana seseorang meminta nya tuk datang ke sana...


Di taman kampus..


Seseorang terlihat duduk di kursi yang sedang menunggu orang lain.. Nisa tahu bahwa itu adalah Diana dan sedang menunggu nya.. Dengan cepat Nisa pun menghampiri nya...


"Ada apa Diana kamu memanggil ku ke sini..?" Tanya Nisa yang masih berdiri saat menghampiri Diana..


"Eh Nis,, sorry ya ganggu,, tapi ada hal penting yang mau aku bicarain sama kamu.." Ucap Diana..


Nisa pun duduk dekat nya di kursi itu..


"Hal penting apa Diana..?" Tanya Nisa penasaran ..


Karna jarang jarang sekali Nisa ada hal semacam ini..


"Ini...!" Ucap Diana sambil memberikan sebungkus kotak yang di balut dengan bungkus yang cantik dan di rangkai secantik mungkin..


"Buat aku..?" Tanya Nisa keheranan dengan apa yang di kasih Diana..


Diana hanya mengangguk..


"Tapi dari siapa...?" Tanya Nisa sambil mengambil kotak itu..


"Kamu nanti baca ajah surat nya..." Pinta Diana..


"Misterius amat..." Ucap Nisa mengerutu..


Diana hanya tersenyum menanggapi nya..


"Kalau gitu,, aku duluan ya..!" Pinta Diana sambil berdiri..


"Makasih ya...!" Ucap Nisa..


"Yah,, sama sama... Dahh..." Ucap Diana berpamitan..


Nisa pun hanya membalas lambaian tersebut..


"Aku penasaran,, dari siapa ya..?" Tanya Nisa yang masih penasaran dengan kotak tersebut..


"Ya sudah deh,, Nanti ajah di buka nyah di rumah..." Ucap Nisa..


Kemudian Nisa pun langsung balik saja ke kelas tuk menyimpan kado itu di tas nya... Dan langsung balik ke kantin tuk kembali bergabung bersama ke dua sahabat nya itu..

__ADS_1


"Udah..?" Tanya Mira pada Nisa yang baru balik lagi ke kantin..


"Udah kok.." Jawab Nisa..


"Mang ada apa Diana manggil kamu ..?" Tanya Salis penasaran..


"Gak tahu,, gak jelas,, cuman ngasih kado tampa nama..." Jawab Nisa bercerita..


"Emang Diana gak ngasih tahu itu dari siapa..?" Tanya Mira..


Nisa menggelengkan kepala


"Misterius banget orang itu.." Cetus Salis..


"Terus kotak kado nya mana..?" tanya Mira..


"Aku simpen di tas.." Jawab Nisa..


"Kok gak di buka sih,, kita kan penasaran.." Ucap Salis..


"Nanti ajah laj do rumah..." Ucap Nisa..


"Yah,, kamu mah Nis gak seru banget sih.." Cetus Salis protes yang ingin tahu isi kotak itu dan dari siapa..


"Oke,, tapi nanti lo cerita ya ke kita kita dari siapa dan apa isi nya.." Pinta salis dan mirapun mengangguk ngangguk tanda setuju dengan perkataan Salis..


"Iyah,, nanti aku ceritain kalai dah di buka.." Jawab Nisa..


"Balik kelas yuk..!" Ajak Nisa..


"Kok balik,, mang udah habis waktu nya..?" Tanya Salis..


"Gak sih masih ada 10 menit lagi,, tapi kan kalau telat kita juga yang rugi.." Ucap Nisa


"Ya sudah ,, kita balik ajah yuk..!" Ajak mira setuju..


"Yah,, kamu mah Mir sama ajah kayak Nisa.." Ucap Salis sambil mengikuti Nisa dan Mira..


Di sisi lain..


Ilham ada tugas dadakan dari ayah nya tuk mengantinya sebentar di kantor nya,, karna ayah nya ada urusan penting di liar kota..


Jadi Ilham gak bisa pergi ke kampus pagi pagi karna harus ke kantor tum miting menggantikan ayah nya.. Dan sebisa bisa Ilham pun harus bisa,, karna kebetulan juga waktu di kampus sempat mempelajari tentang perkantoran jadi Ilham megerti sedikit sedikit tentang maslah perkantoran...

__ADS_1


Selesai miting...


"Akhir nya selesai Juga.." Ucap Ilham sambil membereskan berkas berkas ..


"Tuan muda hebat,,," Puji asisten ayah nya..


"Alhamdulillah masih tahap belajar,, itu juga atas arahan kamu juga.." Ucap Ilham pada asisten ayah nya itu...


"Makasih ya,, sudah bantu saya..." Ucap Ilham..


"Ya,, sama sama tuan muda.." Jawab asisten itu..


"Kalai gitu aku langsung ke kampus dulu ya.." Pinta Ilham..


"Ya silahkan Tuan.." Jawab Asisten itu..


Ilham pun langsung keluar dari kantor ayah nya dan langsung saja masuk ke mobil menuju kampus...


Sedangkan di sisi lain..


Dhea masih bersama Rendy dan selalu bersama dan saling cerita,, karna itu lah membuat mereka perlahan salih menyukai satu sama lain meski masih tersembunyi jauh di dasar hati..


Di kafe Biasa..


"Makasih loh ren,, karna kamu selalu ada saat apapun keadaan ku.." Ucap Dhea..


"Iyah,, sama sama,, di santai in ajah.." Ucap Rendy santai..


"Jadi gimana rencana kamu selanjut nya..?" Tanya Rendi


"Entah lah,, Aku cape ren,, aku terus berusaha mengejar Ilham tetapi Ilham tak pernah memberi aku kesempatan sedikitpun bahkan Ilham gak pernah melirik aku sama sekali.." Ucap Dhea curhat..


"Kamu yang sabar ya Dhea,, kan masih ada aku.." Ucap Rendi..


Dhea yang mendengar nya tertegun dan langsung terdiam memantung...


"Gimana..?" Tanya Dhea karna takut dhea salah mendengar nya...


"Enggak papa ko,, cuma bercanda.." Ucap rendi mengalihkan pembicaraan..


"Ouh...." Jawab Dhea singkat...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


A.N


__ADS_2