Ku Ikhlaskan Dirimu

Ku Ikhlaskan Dirimu
Ternyata Benar


__ADS_3

Di Ruang Kelas..


Nisa,, Mira Dan Salis yang baru nyampai kelas den duduk begitu merasa risih dengan semua maha siswa terutama wanita pada bising dan berisik tentang maha siswa pindahan itu.. Dan membuat Nisa risih namun tetap sabar karna itu sudah jadi biasa di kelas nya berada..


" Semua nya diam,, Rektor datang ke kelas kita.." Ucap seseorang yang sengaja mengintip dari pintu kelas dan melihat sang rektor menuju ke arah kelas mereka..


Dengan Cepat semua pun duduk dengan rapih dan diam,, seketika suasana pun hening sangat hening seolah olah seperti di kuburan...


Karna saking hening nya sampai sampai suara langkah sepatu pun begitu terdengar dari arah ke jauhan...


Sang rektor pun masuk bersama dengan seorang maha siswa pindahan baru itu..


Nisa terbingung bingung wajah nya penuh dengan ke heranan karna wajah maha siswa itu begitu tak asing se akan akan pernah bersama dan saling kenal,, Namun karna mungkin Nisa berfikir itu hanya perasaan nya tentang Erwan temen masa SD dulu membuat Nisa acuh tak acuh dan mungkin ia salah dengan perkiraan nya..


" Baik anak anak,, Bapak ke sini mengantarkan maha siswa baru pindahan dari luar negri,, dan karna keluarga nya pindah ke jakarta jadi anak nya pindah dan kuliah di kampus kita..." Jelas sang rektor...


Nisa menjadi sedikit yakin tentang Erwan karna nisa dulu dapat kabar setelah lulus SD keluarga Erwan pindah ke Luar Negri karna urusan perusahaan..


" Apa iya itu Erwan... ? " Tanya Nisa dalam hati yang terheran heran..


" Kamu kenapa Nis..?" Tanya mira saat kepergok sedang melamun memikirkan sesuatu..

__ADS_1


" Enggak papa Mir,, hanya mirip sama temen lama aku.." Cetus Nisa..


" Hmmzzz,, Mungkin bisa jadi.." Cetus kembali Mira ..


" Ya mungkin,, tapi gak tahu juga,, mungkin saja mirip.." Cetus kembali Nisa..


" Baik Kamu perkenalkan diri kamu.." Pinta sang rektor..


" Baik pak.." Jawab maha siswa baru itu yang tak lain adalah Erwan...


Erwan pun menghela napas panjang...


" Hallo temen temen,, perkenalkan nama Aku Erwan Agustian.. Aku pindahan dari Luar Negri,, mohon di bantu kedepan nya. " Cetus Erwan memberi tahukan identitas nya.


" Ya Ampun berarti tebakan ku benar,,," Ucap Nisa dalam batin...


Suasana pun menjadi bising saat identitas itu di sebutkan...


" Sudah sudah semuanya diam..." Ucap sang rektor agak membentak karna sirih dengan kebisingan di kelas..


" Baik nak Erwan silahkan kamu duduk di kursi kosong sebelah sana.." pinta sang rektor..

__ADS_1


" Baik pak.." jawab erwan sambil melangkah menuju kursi kosong itu...


Kursi kosong itu berada se jajar dengan bangku nisa dari sisi...


Saat melangkah menuju kursi Erwan tersenyum pada Nisa karna tahu bahwa Nisa berada di jelas yang sama..


Sebenar nya dari zaman Sd erwan sudah menyukai nisa namun karna tak mampu mengungkapkan jadi erwan diam dan memendam nya dalam hati namun entah sekarang apakah masih sama atau tidak...


Nisa hanya menunduk saat Erwan tersenyum padanya..


" Eh,, kok kaya senyum ke kamu nis..?" Tanya Mira yang heran melihat nya..


" Gak tahu,, mungkin bukan ke aku.." Ucap Nisa menghindari kecurigaan Mira...


" Yah,, mungkin saja,, tapi aku yakin dia senyum ke kamu deh.." Ucap Mira dengan wajah penuh penasaran...


" Udah ah,, buat apa di pikirin..." Cetus nisa meng abyarkan kepenasaran Mira..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di lanjut...

__ADS_1


AN


__ADS_2