
Di malam yang indah, ditemani beribu ribu bintang yang terang, bulan bersinar dengan indah memancarkan sinarnya. Kedinginan malam mulai merasuki diri ini, ditemani secangkir kopi hangat. Ntah mengapa di malam yang indah begini aku teringat dirimu...
Teringat akan kenangan indah yang kita lewati bersama, teringat akan hal indah yang sering kita lakukan bersama, dan hal - hal yang berada di dalam dirimu. Sebenarnya melupakan bukan hal yang berat tapi yang berat adalah melupakan kenangannya bukan orangnya..
Dengan izin Allah SWT dan menyebut bismillahirrahmanirrahim ku buka cerita ini....
Maudra Ayundri siswi yang bersekolah di MTS pindahan pesantren anak pertama perempuan dari seorang ibu yang bernama malina dan Faisal. Ayu mempunyai Adik bernama Alif yang jarak umurnya tak terlalu jauh, dibandingkan dengan orangtuanya sendiri adik ayu (Alif) Lebih dekat dengan Ayu. karna orangtua Ayu dikenal orang yang sibuk jarang meluangkan waktu untuk mereka berdua.
Rama al qodri terlahir di keluarga yang amat sederhana orangtuanya hanyalah berjualan bakso untuk menghidupi kebutuhan hidup mereka. Rama dari kecil diajari hidup mandiri, awalnya Rama mempunyai seorang adik laki laki tapi tak lama adik Rama meninggal dunia yang membuat ibunya menjadi down selama hampir 2 tahun tapi karna disemangati Rama ibunya Rama menjadi pulih kembali. Rama yang hidupnya selalu diajari dengan keras membuatnya harus terpaksa kuat dan selalu berpura pura dia baik baik saja padahal hati Rama begitu rapuh dan mudah retak karna kurangnya kasih sayang kedua orangtuanya.
Sebenarnya rama dan Ayu pernah dipertemukan saat masih TK saat ada perlombaan melukis di museum.
__ADS_1
Hari itu Ayu yang masih berumur 4 tahun ikut lomba melukis, tapi sialnya Ayu lupa membawa pensil warna yang membuat Ayu hampir putus asa tak lama ada anak laki laki yang bersebalahn dengan Ayu yang hitam dan ingusan menawari pensil warnanya kepada Ayu sembari memuji gambar Ayu yang indah dan bagus.
"Gambal mu sangat bagus dan indah seperti pemandangan sebenalnya, ini aku pinjami kita pakai sama sama ya"
Ayu hanya mengangguk malu dan sedikit jijik dengan ingus Rama. Tapi mau tak mau Ayu menerima tawaran Rama untuk memperindaj lukisannya, sedangkan Rama mengambbar dengan sangat jelek dan buruk tapi Ayu melihat kegigihan rama yang membuatnya walau rama tak punya bakat sama sekali dalam menggambar membuat Ayu sedikit kagum padanya.
3 hari setelahnya barulah ada pengumuman tentang perlombaan, Ayu mendapatkan juara 2 dalam perlombaan tersebut dan akan dipajang di museum sedangkan Rama mendapatkan kembali gambarnya. Di hari itu juga Ayu bertemu kembali dengan Rama
"hai gadis cantik" Panggil Rama
Ayu hanya menoleh ke arah rama sembari melihat lukisannya yang terpapang di museum
__ADS_1
"Lihat deh, kamu ga dikasih gambaran kamu ya aku sih dapat kembali hehe"
"Iya kamu kan ga mena-"
"iya aku tau kok gambaranku jelek dan aku juga ga berbakat dalam menggambar"
"Kenapa kamu mau ikut?"
"Kau tau dari awal tak ada manusia yang mempunyai bakat mereka hanya berusaha dan akhirnya mempunyai bakat" ucap Rama
Perkataan Rama membuat Ayu sedikit tersentuh, Tak lama kemudian Rama dipanggil dan pergi meninggalkan Ayu begitu saja.
__ADS_1
sejak saat itu Ayu mulai percaya diri, dia percaya semua orang tak mempunyai bakat dari awal jika dia tak mau berusaha. Dia bisa karna dia berusaha agar dia bisa dan mulailah berusaha untuk mendapatkan bakat tersebut dan mengembangkannya.