KU SEBUT INI CINTA

KU SEBUT INI CINTA
EPS 3: GOSIP


__ADS_3

“fi, apakah kau pernah mendengar gosip tentang diriku?”


“Gosip apaan?”


“Gosip aku berpacaran dengan siapa”


“Ah iya, kabarnya kau berpacaran dengan Fitri apakah itu benar?”


“siapa yang memulai cerita tersebut?!”


“Ntahlah, itu cerita langsung panas panasnya”


“Pantasan dia mengira begitu..”


“dia siapa?”


“Ah tak ada, bukan siapa siapa”


“Apakah benar?”


“Tentu saja tidak! Aku tak menyukai fitri”


“bukankah ini pernah terjadi juga saat kelas 7? Santailah nanti akan hilang juga gosipnya”


“iya masalahnya..”


“apa?”


“Aku menyukai seseorang dan seseorang itu merasa aku hanya ingin menyakiti nya saja”


“woah, benarkah? Siapa dia?”


“rahasia”


“hm itu gawat sih, tapi kau cobalah ceritakan padanya yang sebenarnya. Kau ajak juga fitri agar dia yang kau sukai itu benar benar percaya dengan perkataanmu”


“hm, nanti aku pikirkan.”


Sementara itu disisi Ayu


“ais kenapa dia sangat menyebalkan sih?! Seharusnya aku tak berlibat urusan apapun padanya!” Keluh ayu kesal


Tak lama menunggu, Ayu di jemput orangtunya. Disisi Rama...


Rama mencari fitri untuk membuktikan kalau dia dan fitri tak punya hubungan apa apa.


“Fitri” Panggil rama kepada fitri yang sedang duduk di bawah pohon bersama temannya


“Rama? Ada apa ma?”


“Ada yang ingin aku bicarakan padamu”


“Hm baiklah..”


Rama mengajak Fitri ke tempat yang lumayan jauh dari teman teman fitri. Dengan tatapan Rama yang biasa saja bahkan bisa dibilang jutek menatap fitri yang malu-malu.


“a- ada apa?”


“Bisakah kau ikut bersamaku besok?” tanya rama


“k-kemana?”


“ikut saja besok pagi aku akan menemui mu di kelas. Baiklah hanya itu sampai jumpa”


“Baiklah”


Rama langsung pergi menggunakan motornya kerumah.


(dirumah Rama)


Rama rebahan sembari menatap smarphone nya


“Sayang sekali handphoneku sepi dan sunyi, kenapa aku tak meminta nomor hpnya Ayu ya? Apakah dia menyenangkan di chattan?”


“Rama!” Panggil ibu rama


“kenapa mak?”


“Tolong gantiin jaga warung bapak lagi sakit”


“Hm iya ma”


(Disisi ayu)


“kakakk aku lapar” Ucap adik ayu


“kamu lapar?”


“Pengen makan baksoo”


“Bakso? Hmm yasudah ayo kita pergi”


“Asyikkk, ayoo kak!!”


Ayu pergi memakai sepeda keranjangnya mengandeng adiknya mereka sudah biasa pergi berdua karna orangtuanya sibuk bekerja.


Saat sampai ditoko bakso yang biasa mereka kunjungi ternyata tutup.


“yah tutup kak”


“aha kakak tau dimana yang enak dan murah walau agak jauh sih”


“Ayo kak ayo kak!!”


“iya iya, ayo kita kesana”


Ayu menganggayuh sepedanya ke tempat bakso yang hujan-hujan ia beli bersama ibunya walau agak jauh tapi agar adiknya engga sedih ayu pun dengan usaha pergi kesana walau agak cape.


(sesampainya di toko)


“Loh bang rama? Jadi beneran ada bang rama?”


“siapa kak?”


“engga dek gaa. Ayo turun”


Ayu turun dari sepedanya dan segera memesan


“beli bakso 2” ucap Ayu


“eh, ayu?”

__ADS_1


“bang rama?”


“dibungkus” ucap ayu jutek


“kesini sama siapa?”


“ga tau.”


“Kamu marah?”


“enggalah! Ngapain aku marah coba?”


“kamu cemburu ya?”


“engga ih ngapain cemburu orang aku ga suka sama kamu! Cuman aku ga nyangka kenapa aku harus bodoh ikutin permintaan kamu padahal aku ga salah!”


“itu artinya kamu ga ikhlas minta maaf sama aku”


“saat itu aku merasa omonganku salah tapi ternyata omonganku benar”


“itu hoax! Itu hanya gosip belaka saja yu, percayalah padaku”


“Yasudah bodoamat cepat, aku pengen pesan baksonya”


“iya iya ini udah kok, maaf ya ayu aku ga bermaksud memanfaatkanmu”


“yasudah aku tak peduli juga! Terserah padamu, dan satu lagi jangan pernah bertemu denganku lagi!”


“Ayu, tunggu!”


Ayu langsung naik sepeda dan menggoyah sepedanya.


“kak, ada apa?” tanya adik nya


“gapapa dek”


(sesampainya dirumah Ayu)


Dia langsung kepikiran dengan Rama.


“Ah sial! Kenapa aku terus memikirkannya jika tau akan seribet ini aku lebih baik tak mengenalnya dari awal!”


(keesokannya disekolah)


Disisi Rama, Ia bersiap ke sekolah lumayan pagi karna ia akan mengira kalau Ayu akan datang pagi juga.


“mah, rama pergi duluan assalamualaikum”


“iya nak wa’alaikumsalam”


Rama naik motor beatnya ke sekolah, dan parkir di toko depan sekolahnya.


Terlihat sekolah masih pagi karna masih jam 7:20.


“Ku harap Ayu sudah ada” Ucap Rama


Rama lewat depan kelas Ayu dan melihat kedalam kelas nya tapi ternyata Ayu belum datang


“Dia belum datang, hm lebih baik aku ke kelas dulu dan menemui Fitri”


Rama masuk ke kelasnya dan terlihat ada surat di mejanya yang bertuliskan:


“dari siapa ini? Tak mungkin dari Ayu” Rama bertanya tanya


Tanpa pikir panjang Rama langsung membuang kertas tersebut dan segera menemui fitri di kelasnya, syukurnya fitri sudah ada di kelas.


“Rama?” ucap fitri kaget melihat Rama yang berada di depan kelasnya


“Ayo ikut aku”


“k-kemana?”


“Ikut saja!”


Fitri mengikuti Rama ke kelas Ayu dan bari terlihat ayu baru datang dengan tas ransel abu abunya.


“Bang rama?”


“Ayu! Ini yang namanya fitri”


Ayu melihat di tag name fitri dan itu benar fitri.


“Terus?” tanya Ayu


“Fitri, jelaskan bahwa kita tak punya hubungan apapun” Perintah Rama


“iya dek, kakak sama bang rama ga ada hubungan apapun kita dekat hanya karna ada sesuatu kita saja sebenarnya tak terlalu dekat” Ucap Fitri yang tak tau apa yang sebenarnya terjadi.


“Bagaimana apakah kau percaya?” Tanya Rama dengan harapan Ayu akan mempercayainya.


Sebenernya Ayu tak percaya karna tak mau mencari masalah lagi Ayu pun mempercayai hal tersebut.


“Baiklah aku percaya.”


“Apakah kalian pacaran?” tanya Fitri


“Engga!” Ucap Ayu


“Iya!” ucap Rama


“hah?” ucap fitri yang kebingungan


“Sejak kapan kita pacaran?” tanya Ayu


“Baru saja”


“aku tidak mau berpacaran dengan seseorang yang tak aku suka” ucap Ayu


“Kalau begitu setelah kau menyukai ku”


“Hanya mimpi dan jangan berharap, kak fitri ayu masuk dulu ya”


“iya dek”


“Ayu, tunggu!!”


“apa lagi?”


“Kalau begitu izinkan aku membuatmu menyukaiku!”


“Terserah “ Jawab Ayu jutek

__ADS_1


Ayu langsung masuk ke kelasnya tak menghiraukan Rama.


“Sesuka itu kau dengannya?” tanya Fitri


“Dia cukup menarik bukan?”


“Bukannya kau berpacaran dengan anak smp sebelah?”


“Sudah lama putus, dia selingkuh dariku”


“Oh astaga begitu, mau aku bantu?”


“Tidak perlu, aku yang menyukainya aku juga harus berusaha membuatnya jatuh hati padaku tanpa pertolongan orang lain. Dan aku minta agar kau merahasiakannya ya soalnya aku takut dia malu disukai seorang laki laki seperti ku.”


“Tentu saja”


“Hm sekian udah ya aku ke kelas sampai jumpa”


“iya”


Rama pergi meninggalkan Fitri.


“Menyebalkan! Perempuan itu tidak cantik tapi bisanya disukai rama!” Ucap fitri kesal


Singkat waktu, tak terasa bel masuk pun berbunyi.


Kini ada pemilihan anggota kelompok bahasa Indonesia membaca dialog drama. Ayu berkelompok dengan Yoga, Naya, dan Nisrina.


Ayu sudah sejak kecil belajar tentang kepribadian manusia karna hobi, disini ia melihat Naya seperti jatuh cinta pada Yoga.


“Kau suka dengan yoga?” tanya Ayu dengan naya berdua


“apa?!” ucap Naya kaget


“Bilang saja kau suka dengannya yaa” ejek Ayu dengan senyumannya


“ah engga kok, aku dan dia hanya teman”


“yang bilang kalian pacaran siapa?” Ejek Ayu


“ah iya juga ya haha”


Sudah keliatan jelas dimata ayu kalau Naya menyukai Yoga.


Mereka berempat pun memindahkan meja untuk berkelompok dan berdiskusi.


“aku terserah kalian saja” ucap Ayu


“hm aku yang doni” ucap Yoga


“Aku yang aisyah”


“aku bagian dini”


“kalau begitu aku bagian Zakinya” ucap Ayu


Mereka pun berlatih dialog masing masing, dan dipresentasikan ke depan kelas.


“Makasih ya kerja samanya”ucap mereka secara bersama sama.


Mereka membersihkan meja dan kursi yang mereka satukan tadi menjadi satu satu seperti biasanya. Saat dimana Naya dan Ayu berdua


“Ayu, soal tadi diam diam saja ya rahasia kita berdua” ucap Naya


“iya santai aja”


“tapi Yoga sepertinya naksir shera deh”


“darimana kau tau? Kalau dia suka sama kamu gimana?”


“Haha ga mungkinlah”


“Yah siapa tau aja kan”


“hm..”


(istirahat)


Ayu, serrly, nisrina dan Naya ngobrol di kelas . Rama menemui Ayu di kelasnya.


“Ayu, ada bang rama mencarimu” ucap sonny teman sekelas ayu.


“Ah dia lagi?!”


“Cie kalian pacaran ya” ejek serrly


“pacaran sama dia?! Ah aku ga mau dih amit amit”


“udah sana temuin bang rama itu populer loh disekolah” Ucap Serrly


Ayu pun segera menemui Rama dengan wajah jutek karna merasa Rama terus menganggu ya.


“haii, kita ketemu lagi”


“dih, perasaan kita bertemu mulu dah”


“mungkin jodoh”


“aku yang males liat kamu”


“kenapa? Padahal aku ga jelek juga deh”


“Yah ga tau bosen aja”


“ahh yasudahh deh. Aku ada permintaan padamu”


“Hei, aku sudah selesai masalah denganmu lebih baik kita kembali seperti biasa”


“Enak saja! Kau yang memulai denganku pertama kali enak saja tiba tiba minta seperti biasa”


“aku menyesal berhubungan denganmu”


“salah siapa coba”


“kalau gitu apa yang kau mau?”


“Jadilah temanku!”


“baiklah”


“eh? Kamu ga memberontak seperti biasa?”

__ADS_1


__ADS_2