KULTIVATOR MAWAR DARAH

KULTIVATOR MAWAR DARAH
EKSEKUSI YANG SADIS


__ADS_3

"Orang-orang munafik dari sekte kebenaran itu pasti tidak akan pernah memberi peluang pembalasan dendam kita. Karena itu ... Yue Ji, tetaplah siaga. Di antara semua pengikut sekte Kerajaan Darah, kau adalah yang paling mencolok. Tetap hati-hati dan jangan pernah lengah!" cetus Wang Hui memberi pesan kepada Yue Ji agar ia lebih berhati-hati.


Yue Ji pun menjawab dengan sigap, "Pemimpin, Anda tidak perlu mengkhawatirkanku. Juga, aku tidak perlu khawatir dengan mereka. Mereka semua bukanlah tandinganku," kata Yue Ji dengan percaya.


"Yue Ji, sifat percaya dirimu itulah yang selalu menjadi titik kelemahanmu. Sekali pun secara langsung mereka semua bukanlah lawanmu, tapi kita tidak tahu cara seperti apa yang mereka rencanakan untuk melawanmu. Kau harus tetap berhati-hati saat bergadapan secara langsung dengan mereka," ujar Wang Hui.


"Baik, aku akan mengingat nasihat dari Anda," cetus Yue Ji.


"Baguslah. Kalau begitu, kau boleh pergi," perintahnya.


Yue Ji mengeratkan pedang di tangannya seraya memberi salam kepada Wang Hui sebelum dia beranjak pergi dari tempatnya. Yue Ji pun akhirnya keluar dari ruang diskusi yang ada di sekte Kerajaan Darah.


Dengan tatapan lurus terhunus, Yue Ji mulai menutupi wajahnya dengan sehelai kain. Selain dikenal sebagai pembunuh bayangan yang diberi julukan Ratu Iblis Mawar Darah, Yue Ji pun menutupi wajahnya dengan sehelai kain berwarna merah yang senada dengan warna pakaiannya. Karena dia menggunakan kain penutup wajah, tak ada seorang pun yang mengenal wajah Yue Ji beberapa tahun terakhir.


Wajah Yue Ji berubah dari sebelum dia menjadi seorang wanita pembunuh bayangan. Perubahan wajahnya dilakukan dengan cara menerapkan ritual pertukaran wajah dengan seorang wanita lain. Sedangkan wanita lain yang bertukar wajah dengan Yue Ji telah terbunuh karena pada masa lalu mereka berpikir bahwa dia adalah Yue Ji. Namun, setelah menyelidiki lebih lanjut, ternyata mereka membunuh orang yang salah.


Orang yang dibunuh oleh salah seorang pengikut sekte kebenaran bukanlah Yue Ji, melainkan wanita lain yang bertukar wajah dengan Yue Ji melalui ritual. Menyadari hal itu, mereka pun yakin bahwa Yue Ji masih hidup. Hingga tak perlu waktu lama, muncullah seorang pendekar wsnita kuat di dunia Jianghu yang diduga adalah Yue Ji.


Namun sayangnya, pendekar wanita itu mengenakan penutup wajah setiap kali menampakkan diri. Ya, sampai saat ini tak ada satu pun orang yang tahu bagaimana wajah Yue Ji sebenarnya, karena Yue Ji mengenakan penutup wajah untuk menyembunyikan identitasnya. Semua orang hanya mengenal ciri fisik Yue Ji, tetapi mereka sama sekali tidak pernah melihat wajah asli Yue Ji yang tertutup oleh sehelai kain merah.

__ADS_1


***


"Tidak bisa dibiarkan! semakin hari, wanita itu semakin kurang ajar. Berani sekali mereka membunuh murid-murid sekte kita!" cetus salah seorang pemuda yang tak lain berasal dari sekte Xu Feng.


"Benar, kita harus membalaskan dendam saudara-saudara kami!" sambung yang lain.


"Jadi, bagaimana dengan keputusan sekte? apa mereka mengizinkan kita pergi melawan Yue Ji?" tanyanya.


Kreeek ... tiba-tiba terdengar suara pintu yang dibuka dari luar ruangan. Kemudian, muncullah seorang pria paruh baya yang berjalan perlahan menghampiri para murid sekte Xu Feng yang tengah berdiskusi dengan geram.


"Guru!!!" seru para murid sekte Xu Feng serentak kala menyambut kedatangan seraya memberi salam hormat kepada seorang pria paruh baya yang tak lain adalah guru mereka.


"Shifu, bagaimana keputusan sekte? apa sekte akan membiarkan saudara-saudara kami dibunuh dengan cara sadis oleh wanita itu? Shifu, kita harus membalaskan dendam mereka. Kita tidak bisa membiarkan wanita itu bernapas dengan tenang setelah membunuh saudara-saudara kami," kata salah seorang murid yang bernama Li Jing.


Salah seorang guru para murid sekte Xue Feng itu bernama Mo Xuan. Mo Xuan hanya terdiam tatkala salah seorang murid melontarkan pertanyaan semacam itu kepadanya.


Mo Xuan hanya menghela nafasnya untuk menenangkan dirinya. Dia tak berkomentar sedikit pun atas pertanyaan yang diajukan oleh Li Jing. Namun, sikap bisu Mo Xuan mudah sekali dimengerti oleh para muridnya. Seketika semua murid pun menundukkan pandangannya karena kecewa.


"Shifu, jangan bilang ... sekte tidak akan bertindak apa pun," tebak Li Jing berterus terang karena ia penasaran.

__ADS_1


"Shifu, kita tidak bisa diam saja ketika orang-orang sekte iblis itu, terlebih wanita iblis itu menginjak-injak harga diri kita. Jika kita membiarkannya begitu saja, mereka akan berpikir bahwa sekte kita lemah dan tidak memiliki kekuatan untuk melakukan perlawanan. Shifu, kita tidak bisa membiarkannya. Jika sekte tidak membuat keputusan untuk membalaskan dendam saudara kami, maka kami para murid sekte Xu Feng sendiri yang akan maju untuk membalaskan dendam saudara kami. Kami pasti akan membuat Yue Ji memohon ampun, hingga dia ingin mati tapi tidak bisa mati!" cetus salah seorang murid yang bernama Xiao Fan.


"Benar, jika sekte tidak melakukan apa pun, biar kami saja yang maju!" sambung yang lain.


"Benar, kami sendiri yang akan membalaskan dendam saudara kami!!!" cetus para murid itu serempak.


"Jangan bertindak sembrono! Jika sekte tidak memberi perintah apa pun, jangan sekali-kali kalian membuat keputusan ceroboh. Awas saja jika kalian sampai berani bertindak sembarangan. Sekte pasti akan menghukum kalian dengan berat karena menyepelekan wewenang dan aturan!" Mo Xuan memperingati para muridnya sebelum dia berlalu pergi meninggalkan ruangan karena terlalu emosi.


Seketika semua murid itu terdiam tanpa bisa berkata-kata tatkala gurunya membentak mereka dan memberi peringatan keras agar mereka tak melakukan apa pun. Sejujurnya, mereka sangat kecewa karena mereka tak bisa membalaskan dendam saudara mereka terhadap Yue Ji yang dituduh sebagai pelaku utama pembunuhan.


Sekte Xu Feng adalah sekte tempat belajar para murid yang dirumorkan telah dibunuh oleh Yue Ji. Kabarnya, murid-murid sekte Xu Feng yang dibunuh oleh Yue Ji tak hanya dibunuh dengan cara biasa, melainkan dengan cara sadis.


Cara mereka mati, sama dengan cara bagaimana Yue Ji melawan musuhnya. Ketika Yue Ji menghadapi musuhnya, dia akan menyebarkan aroma mawar china dan membuat siapa saja yang menghirupnya terlena. Siapa pun yang terlena dengan aroma mawar khas yang disebarkan oleh Yue Ji, secara perlahan akan mulai pusing karena darahnya mulai terkuras habis.


Ketika darah mereka terkuras habis, maka tubuhnya akan mengering layaknya tengkorak berkulit. Yue Ji adalah pengikut sekte iblis yang menerapakan kultivasi terlarang atau ilmu hitam. Setiap kali dia membunuh dan menyerap darah musuhnya, maka kekuatannya pun akan mulai bertambah. Akan tetapi, Yue Ji tetap memiliki etika pertarungan.


Dia tidak akan mengusik siapa pun yang lebih dulu mengusik hidupnya. Dan jika Yue Ji terlanjur merasa terusik, dia akan mulai bertindak dengan cara kejamnya. Meskipun Yue Ji dikenal karena kekejaman tentang cara dia membunuh musuhnya, tetapi dia tak pernah sekali pun membunuh tanpa siapa pun yang tidak bersalah.


"Kita tidak bisa diam saja. Apa kalian juga tidak akan melakukan apa pun?"

__ADS_1


__ADS_2