Kumpulan Cerita Korea

Kumpulan Cerita Korea
just you *part 1*


__ADS_3

Normal pov


Mata seohyun terus memandangi langit yang sepi, tanpa bintang satu pun yang menghiasinya. Seperti hatinya yang selalu saja sepi, ia selalu berharap yoona, eonni nya akan kembali lagi dalam kehidupannya. Perpisahan 5 tahun lalu meninggalkan kesepian dalam hatinya, saat yoona sahabat yang sudah dianggap sebagai eonninya harus pergi tanpa alasan.



Seo pov


Yoona eonni, tak ada kah sedikit rasa rindumu padaku, seperti aku yang selalu merindukanmu? Yoona eonni dimanaaa? Aku sungguh merindukan eonni. Hadirlah dalam mimpi ku eonn, aku sungguh sangat merindukanmu.


Normal pov


Bruug …


Seohyun selalu saja melakukan kecerobohan. Menabrak sunbae nya dihari pertama kuliah. Dengan rasa bersalah seohyun pun segera meminta maaf pada sunbae yang di tabraknya itu.


“Mmmmianhae, jeongmall mianhae” dengan terbata seo meminta maaf pada sunbae yang belum dikenalnya itu.


“Gwenchana” ucapan yang lembut dari subae itu, sambil mengambil bukunya yang jatuh dan segera pergi meninggalkan seohyun. Seohyun pun bergegas menuju kelas untuk mengikuti mata kuliah.


Di taman kampus


Seohyun melamun duduk termenung memikirkan sunbae yang bertabrakan dengannya pagi tadi. “Sunbae itu… seperti aku mengenalnya, suara itu tak asing di telingaku, suara itu seperti suara..”


Masih dalam lamunan seohyun. Ggabjagi datang seorang yeoja dan langsung duduk di sebelah seo.


“Yoona eonni” seketika seo memeluk yeoja yang duduk disebelahnya itu, dipeluknya dengan erat seperti tak ingin ditinggalkannya lagi,


“Aku sungguh merindukan eonni” ucap Seo belum melepas pelukkannya, tanpa sadar air mata Seo membasahi pipi chubby nya, “aku sayang eonni, aku mau eonni selalu disamping ku.” tangisan Seo makin terisak.


Perlahan YoonA melepas pelukkan Seo dan berusaha menenangkan dongsaeng kesayannya itu, sambil mengusap airmata di pipi Seo.


“Tak perlu kau menangis hyunnie chubby ku, saat ini eonni ada disamping mu, eonni pun ingin selalu berada di samping mu, berhentilah menangis eonni janji, tidak akan meninggalkan mu lagi” ucap YoonA menenangkan dongsaeng kesayangannya itu,


“Apa eonni bisa menjelaskan kepergian eonni tanpa kabar 5 tahun lalu eonn?” tanya Seo penasaran


“Maaf Hyunnie untuk itu eonni tidak bisa menjelaskannya, bukankah yang terpenting saat ini eonni ada di samping mu Hyun?” Jawab YoonA


“Ne eonn” ucap Seo.


“Bagaimana untuk merayakan pertemuan kita, kalau eonni aku traktir? Eh maksud aku, eonni traktir aku? hehehe” pinta Seo pada eonninya


“Baiklah, permintaan mu akan terkabul Hyunnie” ucap YoonA menuruti kemauan dongsaeng kesayangannya.


Di restoran


“Kau yakin hanya memesan salad? bagaimana dengan es krim coklat dan hamburger ini apa kau sudah tidak menyukainya?”


Seo pov


Eonni, kau sangat tahu tentangku, aku kira setelah 5 tahun lalu kau melupakannya, tapi ternyata tidak eonn, kau memang eonni terbaik yang ku punya,


Normal pov


“Hyunnie apa yang kau lamunkan? aku sedang berbicara pada mu? Aigoo!!!” Tanya YoonA pada Seo.


“Aniyo eonn, aku hanya ingin makan salad saja saat ini,” Jawab Seo


“Ya sudah dua porsi es krim dan hamburger ini biar eonni yang menghabiskan”.


Selepas makan mereka menghabiskan malam ini hanya berdua, bernostalgia masa masa indah saat mereka kecil sepasang kakak adik yang saling menyayangi. Maklum saja YoonA dan Seohyun adalah anak tunggal dan orang tua mereka selalu sibuk dengan pekerjaannya.


“Ini sudah terlalu larut Seo aku akan mengantar mu pulang”


Tak berniat mengakhiri malam ini, namun rasa sayangnya mengharuskan YoonA melakukannya, karena ia tak ingin dongsaengnya sakit karena kelelahan.


“Tapi eonn, aku masih ingin bersamamu, aku tak ingin malam ini berakhir.” Seo menolak ajakan eonninya,


“Kita masih bisa pergi kapan saja kau mau, tapi cukup untuk hari ini, ini sudah terlalu larut, aku tak ingin kau sakit, cepat masuk ke mobil.” Tegas YoonA pada Seo.


Dengan sedikit terpaksa Seo pun menurut pada eonni nya untuk segera pulang.


Seo pov


Tuhan terimakasih, Kau telah mempertemukan ku kembali dengan eonni ku, yaa Im YoonA yeoja cantik itu eonni kesayanganku. Jaga ia untukku Tuhan, berilah mimpi indah dalam tidurnya karena aku sangat menyayanginya.


YoonA pov


Aku sungguh sangat senang bisa kembali bertemu dengan mu, hyunnie chubby dongsaeng kecil ku kini telah berubah menja yeoja yang sangat cantik, aku bangga menjadi eonni mu.


Terimakasih Tuhan telah memilihkan ia menjadi dongsaeng kesayanganku, semoga dalam tidurku, aku memimpikannya.


Normal pov


Selamat pagi duniaaaaaa!!!


Semangat seohyun kini telah kembali, yaa IM YOONA lah semangat hidup Seohyun, perpisahan 5 tahun lalu, kini menjadi pertemuan yang indah. Langkah demi langkah pasti seo menyusuri koridor kampus menuju ruang kelasnya. Saat Seohyun hampir sampai di kelasnya, ia melihat YoonA, langsung saja Seo lari menghampiri dengan memeluk eonninya dari belakang


“annyeong eonni kesayangan” Sapa Seo pada yeoja cantik di hadapannya itu.


“hey kau seo, buat eonni kaget saja, hampir saja eonni jantungan karena mu.” Jawab YoonA yang agak kaget karena perbuatan dongsaengnya itu.


“Apa sekarang eonni punya penyakit jantung?” Tanya Seo polos


“SEO!!! Apa kau mendoakan eonni mu punya penyakit jantung?” Tanya YoonA kesal karena dongsaengnya yang terlalu polos


“heeeeheeeeee…” Mata bulatnya menyipit saat Seo memamerkan giginya yang putih


“Salah eonni sendiri masih pagi seperti orang yang sedang melamun, apa yang eonni lamunkan?” Tanya Seo


“anniya, tak ada yang eonni fikirkan, mianhe Seo eonni harus cepat sampai kelas karena dosen nya kali ini killer” Jawab YoonA mengakhiri percakapan pagi ini, dan seo pun bergegas menuju kelasnya.


Seo tampak bingung, karena dimanapun ia tak mendapati eonninya, satu tempat yang belum ia datangi perpustakaan. Yaa Im YoonA, yeoja cantik dan cerdas itu tempat favourite nya adalah perpustakaan.


“Tak heran eonni ku menjadi idola para namja. Cantik, cerdas, berhati baik. Sempurna sekali.” Puji Seo pada eonni kesayangannya itu.


“No body’s perfect seo!!!” Sanggah YoonA


“Ok I Know. Eonni mau kah kau menemaniku ke kantin, aku lappar eonn,” Rengek Seo


“arraseo” Jawab Yoona


Di kantin


“Salad lagiii? Kau bilang kau lapar? Kau bisa memesan makanan yang lebih mengenyangkan seo, ouhhmm.. tunggu tunggu, apa dari semalam kau hanya memakan salad saja?” Selidik YoonA


Seo sangat takut saat YoonA bicara dengan nada tinggi seperti itu, seo pun tak bisa bohong pada eonni kesayangannya itu, dengan menunduk Seo menjawab “nde eonn, jujur aku sedang diet eonn, akhir akhir ini ku hanya makan saad, aku ingin meniruskan pipiku yang chubby, ingin punya badan langsing seperti eonni”

__ADS_1


“Apaaaa? Diet? Dengar yaa Hyunnie chubby dongsaeng kesayangan eonni, badan mu sudah bagus, kau cantik, bahkan lebih cantik dari ku.” Puji YoonA pada dongsaengnya.


“Eonni masih memanggil ku chubby, berarti aku masih gendut eonn,” Kekeh Seo.


“Hyunnie, chubby itu panggilan kesayangan ku ke kamu dari kecil, dan kau memang terlihat lebih cantik dengan pipi chubby mu itu. Tak perlu lah kau diet diet yang menyiksa seperti itu, aku tak mau kau sakit Seo. Sekarang kau pesan makanan kesukaan mu, gizi dalam tubuh mu harus terpenuhi, agar kinerja otak mu bisa maksimal”.


So pov


inilah yang sudah lama ku rindukan dari yoong eonnie, meskipun aku bukan anak kecil lagi, aku sangat senang diperhatikan seperti ini oleh mu eonn,


“Kau melamun seo?”


“Aigoooo!! Jadi kau tidak mendengarkan apa yang aku katakan?” Tanya YoonA yang sedikit kesal


“Aniyaa eonn, aku memperhatikan kok semua yang eonni katakan tadi. Arraseo, aku akan mendengarkan semua nasihat mu eonn”.


Hari semakin larut, namun mata seo tak kunjung bisa terpejam. Permasalahan saat di kampus tadi membuatnya tak bisa tidur. Tanpa sadar airmatanya membasahi boneka kesayangannya.Normal pov


Ditaman kampus, YoonA duduk sendiri dengan tatapan kosong, entah apa yang ada dalam benaknya saat ini. Ggabjagi Seo datang dan duduk di sebelah YoonA, karena melamun YoonA tak menyadari kehadiran dongsaengnya itu.


Chuup


Seo mengecup pipi kanan eonninya.


“Apa yang kau lakukan Hyunnie?” YoonA kaget atas perlakuan dongsaengnya.


“Menyadarkan lamunan eonni, sedari tadi aku duduk disamping eonni, eonni malah melamun, apa yang sedang eonni lamunkan? ada masalah kah? Bicaralah eonni ku sayang, mungkin donsaengmu bisa membantu.” Ucap seo yang sedikit risau.


“Ggwenchana seo, eonni baik baik saja, dalam benak dan fikiran eonni kan hanya ada dirimu seorang,.” Jawab YoonA smbil menyeringaikan deersmille nya.


Tak lama setelah itu, muncul seorang namja yang memeluk YoonA dari belakang.


“Lepaskan Eonni ku!!!” Ucap Seo sinis pada namja yang sedang memeluk eonni nya itu.


“Aku bilang lepaskan!!!” Ucap seo makin keras.


“Oppa, lepaskan pelukan mu oppa!” Pinta YoonA pada namja yang ia panggil oppa.


“Oppa? sebenarnya dia ini siapa eonn, beraninya memeluk eonni ku.” Tanya seo penasaran.


“Oppa ini namanya oppa donghae, dia namja chinguku eonni, hyunnie”


“dan oppa, ini dongsaeng ku, seohyun.”


YoonA mengenalkan donghae pada seohyun dan sebaliknya.


“Eonni, baru saja eonni bilang, hanya aku yang eonni fikirkan, kenapa ada dia diantara kita eonn” Ucap seo kecewa pada YoonA, dan seo pun belari menjauh dari YoonA dan Donghae.


“Seo tunggu jangan lari!!” YoonA berusaha menghentikan langkah seo, namun seo tak menghiraukannya. Sakit, mungkin itu yang seo rasakan kini, mengetahui ada orang lain yang akan di sayang eonni nya selain dirinya, Dalam kesendiriannya, seo membayangkan masa masa kecilnya yang indah bersama YoonA eonni kesayangannya. Hari demi hari di lewati hanya dengan eonni nya tak ada orang lain yang merusak kebahagiaannya. Hati seo merasa tak ikhlas jika perhatian eonni nya terbagi.


“derrrt derrrt deeerrrrrt derrrrt…” ponsel seo bergetaar, ada panggilan masuk rupanya. Nama YoonA terpampang jelas di layar ponsel Seo. Namun Seo tak memperdulikannya, rasa kecewa pada eonni nya membuat Seo enggan men slide layar ponselnya. Berkali kali ponsel seo bergetar namun seo tetap enggan beranjak dari posisinya.


Yoona Pov


Aku sangat cemas saat ini, saat dongsaengku tak menjawab telepon dari ku. Berkali ku mencoba meneleponnya, namun tetap sama tak ada jawaban darinya, ku mencoba mengirimkannya sms,


To: hyunnie chubby


Mianhe hyunie, jeongmall mianhe. mohon angkat telepon eonni, eonni sangat mengkhawatirkan mu.


– message delivery succes –


Keesokannya di kampus.


Seo pov


Aku sangat tak ingin bertemu dengannya saat ini, jangankan berbicara melihatnya saja aku malas, aku masih ingin sendiri, tak boleh ada yang mengganggu ku.


SEOHYUN!!! suara itu, aku hafal betul dengan suaranya, semakin ku percepat langkah ku untuk menghindarinya. Namun ada yang menarik tangan ku dan menghentikan langkah ku.


“apa yang terjadi pada mu semalam? mengapa telepon dan sms dari ku tak kau jawab?” Tanya yeoja yang menarik tangan ku.


“aku baik baik saja, dan tolong lepaskan tangan ku, ini sakit!!” Jawab ku ketus padanya.


Yeoja itu tak segera melepaskan tangannya yang masih menggenggam tangan ku.


“Keottjimall. mata mu sembab suara mu agak parau, kau pasti habis menangis semalaman, eonni minta maaf jika itu semua memang salah eonni.” Ucap yeoja itu lagi.


“Mianhamnida sunbaenim, kelas akan di mulai dan saya harus segera masuk, tolong lepaskan tangan saya.”


Akhirnya yeoja itu melepaskan tangan ku, aku pun segera masuk kelas untuk mengikuti mata kuliah.


Dosen di kelas tadi memberi ku tugas dan deadline nya besok. Ahhh!! Rasanya badan dan fikiran ku sedang tidak sinkron untuk bisa menyelesaikan tugasnya hari ini juga. Tapi bagaimana pun aku harus segera ke perpustakaan untuk mencari bahan tugasnya dan menyelesaikan tugasku hari ini.


Saat ku sedang di perpustakaan mencari bahan tugas, sunbae yang tadi pagi menarik tangan ku tiba tiba menghampiri ku.


“Apa yang sedang kau lakukan? mencari bahan tugas kah? sini biar eonni bantu.” Ucap yeoja itu pada ku.


“Tak perlu, saya bisa melakukan semuanya sendiri.” Ucap ku pada sunbaenim itu, aku pun segera pergi saat semua bahan tugas ku dapat.


YoonA pov


Sikapnya benar benar berubah pada ku, bahkan saat berbicara pada ku, ia menggunakan bahasa formal, dongsaeng kesayangan ku berubah seperti orang yang tak mengenali ku. Apa salah ku pada mu, aku sungguh bingung dengan perubahan mu ini. Sekali lagi ku coba menghampiri mu, saat kau tengah serius mengerjakan tugas mu, dan membawakan makan siang kesukaan mu.


“Nasi goreng spesial untuk dongsaeng kesayangan eonni.” Ucap ku pada nya, namun sama sekali tak ada jawaban dari yeoja dihadapan ku saat ini.


Entah apa lagi yang harus ku perbuat, ingin rasanya aku meluapkan emosi ku mengutarakan semua apa yang ingin ku katakan, namun aku takut menyakiti hati nya lagi.


“Mianhamnida sunbae nim, Sepertinya anda salah orang, saya Im Seo Hyun dilahirkan sebagai anak tunggal, sepertinya anda salah orang.” Akhirnya yeoja itu berbicara pada ku juga, walau sakit hati ku mendengar jawabannya.


“Im Seo Hyun!!! berhenti bersikap seolah kau tak mengenaliku, aku Im YoonA eonni mu, kau pernah memanggil ku eonni kesayangan mu, yaa karena memang kau adalah dongsaeng kesayangan ku. Sakit hati ku melihat perubahan sikap mu yang seperti ini. Aku tak minta kau segera kembali menjadi dongsaeng ku seperti dulu. Tapi aku mohon kau makan nasi goreng ini, tidak mendengarkan ku sebagai eonni mu, setidaknya kau peduli dengan perut mu yang sama sekali belum terisi makanan.”


Aku segera melangkahkan kaki ku tuk meninggalkannya, saat air mataku mulai menetes dengan cepat aku mengusapnya, aku tak ingin kau melihat ku menangis. Setidaknya aku sudah cukup lega mengucapkan semua yang ingin ku ucapkan padanya.


Aku tak benar benar pergi ku tetap memperhatikan mu dari kejauhan, kau sama sekali tak menyentuh nasi goreng buatan ku. Entah seberapa besar kesalahan ku pada mu, seo ku mohon kembali lah menjadi dongsaeng ku yang dulu, aku sangat merindukan mu, ucap ku lirih.


Normal pov


“Ada apa dengan mu Yoong?” Ucap Donghae sambil mengusap air mata YoonA


“Entah lah oppa, aku sangat bingung dengan Seo belakangan ini, sikap nya pada ku berubah 180 derajat, aku sangat sedih oppa, diperlakukan seperti oleh nya” Ucap YoonA pada Donghae.


“Diperlakukan seperti apa maksud mu Yoong?” Tanya Donghae lagi


“Seo bersikap seolah ia tak mengenali ku oppa. Aku dianggap orang asing baginya. Padahal aku sangaat menyayanginya. Entah apa yang membuatnya bersikap seperti itu pada ku.” Jawab YoonA lagi


“Kau terlalu terbawa perasaan. Mungkin seo bersikap seperti itu, karena tugas kuliah yang terlalu menumpuk dan deadline pengumpulannya terbatas, makanya ia bersikap seperti itu, tak usah bernegatif thinking pada dongsaeng mu sendiri.” Ucap Donghae berusaha menenangkan perasaan YoonA.

__ADS_1


“Dari mana oppa tau mengenai tugas Seo?” Tanya Yoong


“Kyuhyun sepupu ku yang satu kelas dengan Seo”. Jawab Donghae.


“Tapi tetap saja aku khawatir pada Seo oppa, bagaimana jika ia sampai lupa makan karena terlalu serius mengerjakan tugas.” Ucap YoonA kekeh.


“Ya sudah kalau kau masih khawatir kau sms dia saja” Ucap Donghae memberi solousi pada YoonA


“Arraseo”


YoonA pun mengikuti saran Donghe untuk segera mengirimi sms pada Seo.


to: Hyunnie Chubby


“nado saranghae hyunnie, jangan sampai lupa makan yaa Hyunnie chubby ku sayang, eonni tak ingin kau sakit”


– message delivery succes –


Mata kuliah pun selesai. Seo bergegas pulang saat di gerbang kampus, Seo mendapati YoonA berboncengan dengan Donghae.


Seo pov


Kau tampak bahagia bersama nya eonn, aku rasa keputusan ku untuk menjauh dari mu itu keputusan yang tepat. Entah sampai kapan aku sanggup bersikap seperti ini. Bagaimana pun ini semua demi kebaikan mu eonn, aku tak ingin menjadi benalu dalam hidup mu.


Im Seo Hyun!!! teriak seorang namja memanggil nama ku, suara yang cukup asing ditelinga ku. Ku menoleh untuk mencari suara siapa itu. Suara itu ternyata dari seorang namja berparas lumayan tampan, tinggi putih namun aku tak mengenali siapa namja itu.


“Kau Im SeoHyun kan?” ucap namja itu mengawali pembicaraan kami “Siapa kau? bagaimana kau bisa tahu nama ku?” tanya ku heran pada namja yang belum ku ketahui namanya.


“Tidak Cuma tahu nama mu, aku pun tahu kau mahasiswa tingkat pertama dari kelas Akuntansi kan?” ucap namja itu lagi


“Bagaimana kau bisa tahu itu semua? sebenarnya kau ini siapa?” tanya ku makin penasaran.


“Baiklah perkenalkan nama ku Kyu Hyun aku pun mahasiswa dari kelas Akuntansi sama sepertimu.” Jelas namja itu.


“Sekelas dengan ku? Jinjaaaa? sepertinya aku tak pernah melihatmu di kelas?” Tanya ku lagi.


“Yang kau lihat di kelas hanya buku buku dan buku, bagaiman kau bisa melihat ku, tapi by the way selamat yaa tugas mu mendapat nilai terbaik di kelas”. Ucap namja itu.


“Ggomawo, mianhe aku sedang buru buru, aku duluan yaaa” Ucap ku mengakhiri perkenalan singkat antara aku dan namja itu. Hari ini adalah jadwal check up ku untuk memeriksa kondisi kesehatan ku.


Di rumah sakit


“bruuug!! Obat yang dibawa Seohyun terjatuh.”


“Mianhae agashi” Ucap seohyun meminta maaf pada yeoja yang ditabraknya.


“Ggwenca… Seo kau kah itu? apa yang kau lakukan disini?”


Ternyata yeoja yang bertabrakan dengan Seo adalah YoonA. Seo pun bergegas segera pergi. Namun YoonA menahan tangan Seo.


“Kau tidak bisa terus bersikap seperti ini pada ku Seo. Jika memang ada masalah bicara lah, jangan kau diamkan eonni seperti ini.” Sambil menggenggam erat kedua tangan Seo, tanpa sadar air mata YoonA terjatuh. “Bicaralah Seo, bicara eonni mohon” saat ini posisi YoonA berlutut di hadapan Seo.


YoonA masih saja tidak melepaskan tangan Seo, Dan Seo masih terdiam tak ada yang ia lakukan melihat eonni kesayangannya berlutut di hadapannya. Bagaimana pun YoonA tidak habis pikir dengan sikap Seo yang berubah padanya tanpa alasan itu. Seo mengguncangkan tangannya, dan akhirnya tangan mereka pun terlepas, seo segera berlari meninggalkan YoonA dengan posisi masih berlutut.


“IM SEOHYUuuuuuun!!!” teriak YoonA memanggil nama Seo, namun seo tetap berlari hingga kini tak terlihat lagi.


“oppaaaa.. seo oppaaaa..” YoonA menangis dalam bahu Donghae.


Seohyun!!! suara ini bukan teriakan YoonA melainkan suara Kyuhyun, namja yang belum lama Seohyun kenal. Seohyun menghentikan langkahnya menunggu Kyuhyun menghampirinya.


“Apa yang kau lakukan dirumah sakit sendirian seperti ini? kau tidak sedang sakit kan?” Tanya Kyu pada Seo.


“Ahh tidak, aku hanya kebetulan lewat saja.”


“Ohh.. bagaimana untuk merayakan pertemanan kita kau ku teraktir, didekat sini ada tempat makan yang enak, kau harus mencobanya.” Ajak kyu pada Seo


“tttttt tapiiiii…”


“Sudahlah ayoo!!!” Kyu menarik tangan Seo untuk mengiyakan ajakannya, Seo pun tak punya daya untuk menolak.


“Dilihat dekat seperti ini ternyata kau cantik juga yaaa?” Mendengar Kyu berbicara seperti itu muka Seo memerah malu,


“Selain pemaksa ternyata kau juga pandai menggombal ya” Balas Seo mencairkan suasana.


“Aku tidak menggombal aku serius!!! Tegas Kyu.


“Padahal aku belum lama mengenal mu, namun entah mengapa aku merasa sangat nyaman berada di dekatmu”. Tambah Kyu semakin menggombal. Muka Seo makin memerah mendengar ucapan Kyu yang semakin aneh menurutnya, maklum saja Kyu adalah teman cowok pertama bagi Seo.


“Lebih baik kau habiskan makanan mu dan segera mengantar ku pulang.” Ucap Seo.


“Baiklah tuan putri” Setelah makan Kyu pun segera mengantar Seo pulang.


“Kau harus segera istirahat, aku tak ingin kau sakit.” Ucap Kyu menunjukan perhatiannya pada Seo, mungkin benih benih cinta mulai tumbuh di hati Kyu.


“Baiklah, terimakasih untuk malam ini.” Ucap Seo mengakhiri pertemuan malam ini.


Ting toooong!!! ting toooongg!!!


Bel rumah Seo berbunyi, Seo bingung, siapa yang datang untuk bertamu pagi pagi seperti ini. Segera Seo membukakan pintu, dan ternyata Kyuhyun lah yang telah berdiri tegap siap menjemput Seo untuk berangkat ke kampus bersama.


“Kauuuuuuu? Apa yang kau lakukan di depan rumah ku pagi pagi seperti ini?” Tanya Seo heran.


“Apakah salah seorang teman mengajak teman nya untuk pergi ke kampus bersama?” Ucap Kyu


Untuk kedua kalinya Seo tak bisa menolak ajakan Kyu, dan mereka pun pergi ke kampus bersama.


“Apa kau bisa membantu ku untuk mendapat nilai bagus saat ujian nanti Seo?” tanya Kyu


“Aku tidak sepandai yang kau fikir Kyu, kau minta bantuan sama yang lain saja.” jawab Seohyun.


“Ayolah Seo aku mohon” Rengek Kyu.


“Oke baiklah, sepertinya memang aku tak punya daya untuk menolak keinginan mu. Sepulang kuliah nanti kita bisa langsung memulainya, mengingat waktu ujian yang sudah tidak lama lagi.” Seohyun pun meng iyakan keinginan Kyu untuk membantu nya. Setelah jam kuliah selesai Kyu pergi kerumah Seo untuk belajar bersama.


“Sekarang bagian mana yang tidak kau mengerti, agar memudahkan ku menjelaskan pada mu.” Ucap Seo memulai pelajaran pertama ini.


“Semuanya, aku tidak mengerti semuanya Seo, kau bisa menjelaskannya dari awal.” Jawab Kyu.


“Baiklah aku akan menjelaskannya.”


Dengan cermat Kyuhyun memperhatikan Seohyun, Kyuhyun makin mengagumi yeoja yang kini di hadapannya, Seohyun adalah sosok yang sempurna menurutnya. Beruntung sekali namja yang bisa mendapatkan Seohyun.


“Bagaimana? apa kau sudah mengerti?” Tanya Seo saat selesai menjelaskan.


“Semua terlihat mudah saat kau menjelaskannya pada ku Seo, tapi mengapa saat ku mngerjakannya sendiri itu sangat sulit.” Jawab Kyu.


“Aku rasa tak ada yang sulit selama kita mau belajar dan berusaha.” Ucap Seo menasehati.

__ADS_1


“Baiklah sepertinya cukup untuk hari ini. Ggomawo Seo, aku pamit pulang yaaa.”


Pelajaran selesai, Kyu pun segera pamit pulang.


__ADS_2