
Still arkan POV
Pagi ini aku sungguh bahagia ada lula disampingku saat aku terbangun bukan wanita lain , sebenarnya ini yang aku harapkan setiap hari tapi mungkin ini tidak selamanya aku tetap memikirkan cara agar lula menjadi istri sah ku agama dan negara .
Aku mengelus-elus pipi lula yang berwarna pink merona tanpa make up cantik natural , dia belum bereaksi masih terlelap , lalu aku usap bibir mungil tipis nya dia pun masih belum bereaksi masih terlelap , aku tersenyum nakal setelah bercinta berkali-kali semalam aku dan lula memang belum menggunakan pakaian dan langsung saja ku hisap payudaranya kanannya hingga meninggalkan bekas kemerahan dan ku pijat lembut payudara kirinya , hehehehe aku terkekeh melihat reaksi nya yang menggeliat dan mendesah kecil .
" Arkaaaannn , kamu ngapain sih ?? Kamu gak ada capek nya ya ?? " Lula terbangun lalu menarik wajahku .
" Abis kamu dari tadi di bangunin susah , ayo mandi terus sarapan ... " Aku bergegas ke kamar mandi , " oh iya kok si bibi ada semalem bukannya kamu nyuruh dia sampai sore aja ya ? " Tanya ku .
" Putri sama Dimas 3 hari ini pulang ke rumah mama jadi aku minta bibi buat nemenin aku , gak apa-apa kan? " Jawab lula dia pun segera bangkit dari ranjang dan bergegas mandi mengikuti ku , aku langsung menggendong nya namun posisi nya berhadapan jadi seperti anak monyet hehehe ...
" Kamu beneran gak capek sayang ? " Tanya lula , aku langsung melumat bibir nya sampai masuk ke kamar mandi lalu mandi bersama sambil sesekali menggoda dan menjahilinya .
********************
Arkan POV
" Nta .. , kamu hari ini off kan ? Ada planning mau kemana gak ? " Tanya ku sambil mengunyah roti sandwich yang lula buat .
" Belum ada sih , kenapa emang ? " Tanya lula balik .
" Aku mau balik ke rumah aku dulu , takut ada masalah disana .. " jawabku , aku yakin lula mengerti maksudnya .
" Ohh oke , kalau nanti aku mau kemana-mana berarti gak perlu ngabarin kamu kan nanti ganggu kamu ... " Ledeknya sambil tersenyum .
" Enak aja langsung telfon kalau kamu mau keluar rumah !!! " Ketus ku .
Lula hanya tersenyum-senyum sendiri dia paling tahu caranya meledek ku .
Setelah selesai sarapan aku kembali pulang kerumah , dan benar saja Anjani ada disana sedang berbincang dengan mami ku .
" Arkan kamu darimana , kenapa Anjani pergi kesini sendirian ?? Masalah kerjaan biar Abang kamu yang handle kamu kan baru menikah istirahat lah liburan dengan istrimu ... " Kata mami saat melihat ku muncul dia langsung bicara tanpa henti .
" Aku mau bicara berdua sama mami , aku tunggu di ruang kerja ku " ucapku tanpa menoleh ke arah Anjani aku masih muak dengan caranya yang mencoba menjebakku semalam .
Mami pun mengikuti ku dari belakang ke arah ruang kerja ku .
" Ada apa ? " Tanya mami dingin
__ADS_1
" Apa mami yakin menantu pilihan mami itu wanita baik-baik ? Mami gak salah pilihin istri buat aku mam ?? " Tanya ku ketus .
" Arkan jaga bicaramu , mami selalu berikan yang terbaik buat anak-anak mami , jadi Anjani adalah perempuan terbaik yang pantas jadi istri kamu !! " Mami terlihat agak marah .
" Dia mungkin baik dari garis keturunan tapi dari harga diri dia jauh dari kata baik mam , mami tanya sama Anjani sudah berapa laki-laki yang berhubungan intim dengannya ?? Aku bukan anak kemarin sore yang tidak tahu mana perawan mana pelacur ... " Ucapku sambil menatap ke arah mami tajam , mami terlihat kaget .
" Apakah keperawanan buatmu penting dibandingkan kekuasaan , hah ?? Ingat arkan bagaimana pun Anjani cuma dia yang bisa jadi istri sah kamu kecuali ada perempuan yang kekuasaannya melebihi keluarga Anjani baru kamu bisa menggantinya ... " Ucap mami dia pun keluar meninggalkan ruangan ku .
Memang dimana-mana perempuan selalu benar , Anjani yang jalang pun dibela mami yaa tuhan mami sudah buta akan kekuasaan hingga menipu anak nya sendiri , pura-pura sakit tapi setelah aku resmi menikah dia bugar sekali dan sudah bisa menggunakan high heels nya .
Huuuufffttt ...
Menikah yaa menikah tapi jangan harap ada keturunan dari Anjani , lula yang akan memberikan nya untuk keluarga ku .
*****************
Lula POV
Arkan benar-benar gila dia sudah tidak waras seperti nya di malam pertama nya dengan Anjani dia malah melakukan nya dengan ku dan berkali-kali pula , padahal Anjani begitu cantik dan mempunyai tubuh yang sempurna tapi kenapa arkan tidak mau melakukan dengan nya ?? Apa aku harus senang dengan perlakuan arkan ?? Ohh iya aku hampir lupa meminum pil kontrasepsi .
Drrrrtttt ...
Drrrrtttt ...
Drrrrtttt ...
" Haiii om kenapa ?? "
" Dirumah ada Erna sama Tian mau kesini gak ? Status wa Lo kan minta diculik tapi gue ogah ahh Lo aja kesini sendiri , hehehehe ... " Kata Armand sambil terkekeh .
" Merhatiin banget sih status wa gue hahahaha ... Yaudah gue kerumah Lo sekarang " aku menutup telepon nya lalu meminta ijin arkan suamiku hehehehe , dan arkan pun mengijinkan .
1 jam kemudian aku pun sampai dirumahnya Armand , dia sedang asyik memainkan gitar intan , Tian dan kak Erna yang menyanyi dengan suara apa adanya yang penting ada suaranya hehehehe ...
" Nih biar semangat ngebunuh orang nya hehehe ... " Ucapku sambil memberikan mereka minuman kesukaannya mereka masing-masing dan juga 2 lusin donat .
Oh iya Armand , kak Erna , intan dan Tian juga sudah mengetahui kalau aku menikah siri dengan arkan .
" Nyanyi lagi dong ada makanan malah berhenti sih !! Ucapku sambil memanyunkan bibir ku .
__ADS_1
" Tadi kata Lo kita ngebunuh orang yaudah berhenti , masa ngebunuh orang dilanjut " kata Tian sambil melahap donat tiramisu nya .
" Baper Lo !! " Akupun mengambil gitar , dan memulai memetiknya .
" Kau begitu sempurna di mataku kau begitu indah , kau membuat diriku akan selalu memujamu ... "
" Stop stop , Lo blay gak pantes nyanyi lagu itu sini gue yang persembahkan lagu buat akiffa qailula zanov istrinya arkan Bima bakti hehehehe ... " Kak Erna membisikkan sesuatu ke Tian karena kak Erna tidak bisa main gitar jadi Tian yang memainkan gitar dan kak Erna yang bernyanyi .
" Kamu berjalan bersamanya
Selama kamu denganku
Begitu rumitnya dunia
Hanya karena sebuah rasa
Cinta
Jadilah aku, kamu, dan dirinya
Berada di dalam dusta yang tercipta
Mengapakah harus kurasa?
Sepenting itukah cintamu?
Kita berawal karena cinta
Biarlah cinta yang mengakhiri
Ho-o-o-o-ooo
Ho-o-o-o-ooo ........... "
" Kampret Lo ya semua , anjridddd emang !!! " Aku menjambak memukul mereka semua karena awalnya hanya kak Erna yang bernyanyi tapi setelah itu mereka semua berempat menyanyi dengan lantang walaupun Sember .
" Hahahaha itu kan lagunya Agnezmo kesukaan lo , oh iya kemaren arkan nikah Lo gak sedih la ngebayangin dia malam pertama sama cewek lain ?? " Tanya Tian sambil tertawa .
" Ngapain ngebayangin apalagi sedih semalam aja arkan kerumah gue , meok sama gue hahaha ... " Mereka pun bengong mendengarnya .
__ADS_1
Note : thanks guys buat yang nyempetin baca like dan komen nya jangan lupa see you ...