
" Gue pastiin semua akan baik-baik aja la , gue gak akan buat Lo bingung , gue gak mau Lo menderita .. "
" Thanks banget ya dik , gue seneng Lo bisa balik ... " Andika mencium puncak kepalaku , huuuufffttt itu kebiasaan arkan yang aku rindukan .
ESOKNYA ...
Andika message :
La nanti makan siang bareng yaa tapi berdua aja , plisss Jangan bilang anak-anak .
Lula message :
Ogah ahh takut gue jalan sama Lo !!
Andika message :
Yailaaa awalnya doang kali takut lama-lama juga enak hahahaha ...
Lula message :
ANDIKA LONDON BIKIN OTAK LO TAMBAH MESUM YAA ???
jam 12 tepat Andika menelpon ku dia sudah ada di lobby .
Dia sudah didepan mobil Mercedez Benz merahnya . Padahal beberapa waktu lalu kami masih menggunakan motor matic untuk bepergian .
" Motor Lo kemana dik ? " Tanya ku disela perjalanan kami .
" Ada di rumah nenek gue , oh iya nanti sore balik gawe kerumah nenek gue ya .. dia mau ketemu Lo "
" Sama anak-anak juga ? "
" Enggak la , gue sudah ijin sama anak-anak lain gue mau fokus ngurusin kita .. "
" Sori dik maksudnya kita tuh apa yaa ? " Tanya ku bingung .
" Lo masih ga ngerti juga la beneran ? " Andika menghentikan mobilnya , dia menggenggam tanganku .
" La ... Gue mau nikah sama Lo . " Dia menatapku lekat-lekat .
" Dika Lo serius mau Nerima anaknya arkan ?? "
" Iya sayaaanngg ... " Arkan tersenyum lalu kembali mengemudikan mobilnya .
********************
Sore ini saat pulang kerja Andika benar menjemput ku lagi dan kami bertemu neneknya .
Sebelumnya aku pernah bertemu juga dengan neneknya namun saat itu kami bersama dengan teman-teman yang lainnya .
Nenek Dika terlihat senang karena kedatangan ku , dia memeluk ku erat dan mencium keningku .
" Makasih ya sayang karena kamu Dika mau balik ke Jakarta lagi .. " katanya .
Setelah ngobrol cukup lama dan membicarakan masalah pernikahan kami , nenek pamit istirahat dan menyuruh bibi di rumahnya untuk menyiapkan makan malam .
Aku dan Dika pun keluar dan duduk-duduk di teras rumah nya .
" Dik keluarga Lo tau gue hamil anak arkan ? "
__ADS_1
" Kalo Lo hamil iya tapi anak gue .. " katanya santai .
" Dik Lo nikah sama gue alasannya apa ?"
" La Lo bunting jadi bego yaa ?? " Dika menoyor kepalaku lalu meninggalkan ku di teras .
" DIKAAA !!! "
Aku masih tidak percaya kalau Andika mau berkorban untuk ku dia mau menjadi ayah dari anaknya arkan .
Tapi bagaimana cara aku mulai belajar mencintainya sedangkan , perasaan aku ke arkan setiap harinya semakin dalam .
Setelah selesai makan malam Andika mengantarku pulang .
Aku mengajaknya masuk untuk bertemu kedua adikku .
Sebelumnya aku sudah mengatakan masalah pernikahan ku yang begitu mendadak melalui telepon dengan adikku dan mamaku .
Mama sangat setuju dengan pernikahan ku dengan Andika , karena mama sudah kenal Andika dan yang dia pikirkan adalah anak yang dikandung ku .
Walaupun aku menikah dengan arkan tapi aku hanya istri siri dan semua orang lebih mengenal Anjani sebagai istrinya dibandingkan aku .
" Duduk dik .. gue panggil mereka dulu "
Tidak berapa lama Dimas dan putri pun menghampiri Andika dan duduk bersama .
Kami membicarakan masalah pernikahan dan Dimas memastikan kami menikah secara agama dan negara .
Andika pun tersenyum , " pasti nya dim saya juga gak mau kalau nikah siri doang takut kakak mu kabur sama cowok lain .. hehe "
" Oh iya ada yang lupa aku kasih tahu la , setelah nikah kita tinggal di London yaa kerjaan aku masih numpuk disana .. "
Oh iya kami sepakat memanggil dengan sebutan aku kamu agar lebih terdengar sopan , sebenarnya sih bukan kesepakatan tapi paksaan Dika karena kalau tidak dia akan mengunciku dikamarnya dan menginap dirumahnya .
" Nenek udah ga bagus lho pendengaran nya dan si bibi juga pasti nurut sama aku hehehe ... " Andika tersenyum jahat .
Dan aku menurut .
" Kamu lagi hamil la , ga mau emang menikmati masa-masa kehamilan kamu .. "
Hmmmm bener juga yaa , dulu planning ku dengan arkan pun begitu .
Setelah aku hamil aku resign dari kerjaan ku lalu aku akan menjadi ibu rumah tangga .
" Client kamu tuh tar cuma anak-anak kita dan aku nta ... " Kata arkan dulu .
Aku kembali mengingat nya , dan tanpa terasa air mata sudah berada diujung mataku .
" Oke dik , aku mau .. " aku menunduk mencoba menutupi perasaan sedihku .
***************
Setelah sebulan persiapan pernikahan akhirnya besok adalah hari bahagia kami .
Tapi selama sebulan ini Andika pun terkadang sering bolak-balik Jakarta London , karena perusahaan nya memang sebenarnya tidak bisa ditinggalkan .
Pernikahan kali ini benar-benar menjadi pernikahan yang aku impikan .
Resepsi sederhana tapi terkesan romantis , resepsi ditengah perkebunan bunga dengan nuansa putih dan hijau .
__ADS_1
Saat fitting baju pengantin aku sangat bersemangat .
Andika terlihat tampan dengan setelan serba putih , wajah blasteran nya benar-benar membuat hati meleleh dan berdecak kagum .
Tadinya aku ingin menggunakan gaun tanpa lengan dan berbelahan dada rendah yang membuat ku terlihat benar-benar menawan .
Tapi Andika tidak mengijinkan dia menukar semua gaun ku yang tanpa lengan menjadi gaun yang terlihat lebih sopan .
" Kamu cantik dan gak perlu diekspos , menang banyak mereka nanti !! " Kata Andika sambil mencubit pipiku .
Tok ...
Tok ...
Tok ...
" Kaaaa ada temen Lo tuh .. " terdengar suara putri dari luar pintu kamar ku .
" Iyaa bentar gue turun .. "
Dan ternyata ..
" Rezaaaa ... "
" Hai la , apakabar ? " Reza tersenyum kepadaku .
" Baik za .. kok Lo bisa tahu rumah gue ? "
" Sori yaa la beberapa hari lalu gue pernah ngikutin Lo pulang kantor dan gue jadi tahu ini rumah Lo gue pernah ke kostan Lo tapi katanya udah lama pindah .. "
" Ohh iya sorii yaa gue ngasih undangan nya via Facebook hehehe ... "
" Gak apa-apa la , gue mau ngajak Lo keluar bentar bisa ga ? Kado buat Lo ketinggalan dirumah gue soalnya besok gue gak bisa Dateng la .. "
" Oke gue beres-beres bentar yaa "
*********
Sesampainya di rumah Reza ..
" Turun la .. " ucap Reza .
Aku memasuki rumah yang bisa dibilang lumayan besar . Rumah serba putih dan ada beberapa mobil luar dan dalam negeri .
Reza mengajak ku masuk ke sebuah ruangan dan disana ada seseorang yang sedang duduk di kursi roda sedang menatap keluar jendela .
" Permisi .. " ucap Reza .
Dan pria itu pun berbalik .
" Arkaaaannn !!! "
Tubuhku lemah aku terjatuh sambil menangis tanpa disadari .
Semua rasa bercampur aduk , yaa tuhan aku harus berbuat apa ???
permainan macam apa ini .
note : thanks reader's jangan lupa like dan komen nya yaa see you on next chapter 😘
__ADS_1