
OFFICE , MAKAN SIANG .
Siang ini aku makan siang bertiga dengan Armand dan Tian , karena ada sesuatu hal yang mau aku bicarakan , aku mau meminta pendapat mereka . entah kenapa aku merasa lebih nyaman cerita ke dua laki-laki itu dibandingkan dengan kak Erna atau intan . mungkin kalau ada Andika aku pun akan berdiskusi dengan dia , hmmmm Andika sudah memblokir semua akses dia bagai menghilang ditelan bumi .
lalu akupun menceritakan semuanya yang terjadi antara aku dan arkan aku menceritakan nya sampai terisak , aku bingung dengan posisi ku saat ini .
" Gila si arkan , itu namanya obsesi la bukan cinta udah deh cukup sama dia .. " ucap Tian sambil menyeruput mocca latte kesukaannya .
" Tapi Lo cinta la sama arkan ? " tanya Armand .
" Gue engga tau om sebenarnya apa yang gue rasain tapi yang pasti gue nyaman sama dia , dia baik sama gue .. " kataku lemah .
" Jalanin aja dulu sama dia , kalo enggak Lo nikah siri sama dia dengan perjanjian masalah anak dan lain-lain , itu kalo Lo ngerasa enggak sanggup jauh dari dia dari segi materi atau hati tapi , kalo sanggup yaa sambil Lo jalanin sama dia Lo juga nyari yg Laen soalnya kalo Lo langsung cabut dari dia susah la , arkan bukan orang sembarangan .. " Armand mencoba menjelaskan dengan serius .
Benar kata Armand arkan enggak mungkin gitu aja ngelepasin aku , aku harus pelan-pelan kalau mau pergi dari arkan .
" Sabar ya la , mungkin kalo ada Dika sekarang Lo udah diajak kabur ke tempat dia sekarang , yang kampret nya tuh bocah enggak ngabarin gue sama Tian juga . monyet emang !! " katanya sambil tersenyum mengejek
" temen Lo tuh emang ******* , ******** , mesum , setan , aaarrrggghhh TAAIII POKOKNYA !! " ucapku setengah berteriak memaki dia .
" Udeh Udeh kasian tar panas kupingnya , hahaha .. " Tian pun tertawa .
***********************
Arkan sudah di lobby dia tersenyum manis ke arahku , membuka kan pintu mobil nya untuk ku .
" Aku kangen kamu nta , kamu jangan gitu dong muka nya ... " kata arkan sambil mencubit hidung ku gemas .
" aku enggak apa-apa arkan , kamu tuh punya salah makanya anggep aku marah !! " jawabku ketus .
" Enggak apa-apa tapi ketus , " katanya arkan pun langsung melajukan mobilnya dan selama perjalanan pun kami diam jujur aku masih agak malas bertemu dengan nya .
__ADS_1
" mau ngapain kita kesini kan ? " tanya ku bingung karena kami berhenti di salah satu apartment elite di pusat kota .
" ayooo cepat .. " arkan menarik ku masuk sambil tersenyum sumringah .
Apa iya dia berfikir buat melakukan sesuatu terhadap ku di apartemen ini ?? aku gak mau pokoknya aku masih marah dengannya . apa iya dia berfikir aku segampang itu , arkan terlalu narsis . mungkin aku akan tulus ikhlas melakukan apapun dan sedikit memaafkan nya kalau dia membelikan ku salah satu unit disini hehehehe ... aku terkekeh dalam hati .
" Ayo masuk , jangan senyam-senyum aja kamu .. " kata arkan membukakan pintu salah satu apartment .
Sumpah mewah banget , enggak heran kalau harganya selangit . Dan yang aku suka adalah view nya benar-benar menghilangkan penat seharian setelah lelah bekerja , ahh seandainya ...
Arkan lalu menggendong ku , aku tersentak kaget . aku melotot kearah nya , dia tertawa lalu mencium pipiku sekilas . kami masuk ke kamar dan sepertinya kamar utama karena ukurannya agak besar dibandingkan kamar yang didepan tadi aku lihat sekilas , arkan menurunkan ku dipinggir ranjang , aku kaget karena dikamar itu ada 3 foto ku yang terpajang di sana , maksudnya apa ??
" Kok ada foto aku kan ? " aku bingung .
" Ini rumah kamu yaa masa adanya foto agnezmo sih hehehe , tapi kalau mau kamu ganti enggak apa-apa sih bebas ... "
" kamu nyogok aku ? " ucapku sengit menatap nya .
" kalau aku ninggalin kamu terus bawa cowok lain gimana ? " kataku sambil tersenyum mengejek dan menggantung kan kedua tangan ku ke lehernya .
Arkan melotot lalu menjatuhkan tubuhnya di ranjang otomatis akupun terjatuh tertindih oleh nya .
" kamu jahat nta , " arkan langsung menyerangku mencium leher ku tanpa ampun .
" Ampuuunn arkaannn geliii hahahaha , " aku teriak dan terbahak .
Arkan memegang kedua tangan ku dengan satu tangan kanannya dan tangan kirinya mulai membuka kancing kemeja ku satu persatu .
Arkan melanjutkan rindunya yang kemarin tertunda , aku mencoba menikmatinya .
" Sayang .. " bisikku yang membuatnya semakin terpacu .
__ADS_1
" arkaaaannn geliiii , " ucapku sambil mengelus punggung nya gagah .
" Aku kangen banget nta sama kamu , semuanya yang kamu punya aku rindu aku butuh , kamu bikin aku mabuk sayaaanngg .. " bisik nya ditelinga ku .
Setiap arkan bilang " Rindu " entah kenapa membuat bahagia hingga pipi merona , amarah kemarin lenyap sudah .
arkan semakin bernafsu mendengar setiap desahanku , hingga dia tidak mampu untuk menahannya lagi .
" enggak usah pake pengaman ya ? " ucapnya sambil membuka celananya , kini arkan polos tanpa sehelai benang pun .
" enggak ahh aku ga mau , " aku mencoba bangun tapi arkan malah mendorong ku lalu buru-buru membuka celana jeans ku , kini aku hanya menggunakan gstring .
" Ssssttt , diem kamu tawanan aku sekarang . let's play babe .. " bisikannya membuatku berdesir .
Dan setelah puas bermain arkan benar-benar melakukannya tanpa memakai pengaman bahkan mengeluarkan benih cintanya didalam .
" Gila kamu kan !! " Kataku yang masih didalam pelukannya .
Arkan tertawa puas merasa menang .
Dia paling suka menaklukan dan juga suka memerintah , tidak ada kata tidak dalam kamusnya.
Arkan masih mengukungku di pelukannya sambil terkekeh meski aku terus memakinya .
" iya aku gila gara-gara kamu nta , " arkan melepaskan tubuh ku lalu terbaring dikasur , dia lelah .
*****************
MAKASIH SUDAH MAMPIR JANGAN LUPA LIKE , COMENT DAN VOTE YAA ..
SEE YAA ..
__ADS_1