
sekitar 20 menit kemudian andika cs sampai dirumah sakit dan dika segera menggendong istrinya , dika berlari mencari pertolongan .
" sus , cepat tangani istri saya panggil dokter terbaik segera secepatnya sus .. "
" istri bapak kenapa ? "
" dia tertembak sus , cepat sus "
beberapa perawat pun akhirnya membawa lula yang masih belum sadar ke ruang operasi , lula sedang ditangani andika menunggu diluar dengan cemas ditemani armand dan tian .
" gue udah ngabarin keluarga lo sama keluarga lula dik , dan dimas lagi on the way kesini . " kata tian namun dika masih diam .
" nyokap lo sama bokap lo juga akan secepatnya kesini . "
kata tian lagi .
" handphone gue mana ? gue gak mau nyokap kesini nanti pasti dia bawa eleana gue gak mau eleana kenapa-kenapa .. " andika meremas kencang bahu tian .
" oke oke dik , gue akan telpon nyokap lo nyuruh dia gak usah kesini gue akan bilang situasi lagi enggak kondusif . "
" yaudah cepet telpon jangan diem aja !!! " bentak andika .
tian pun lalu segera menjauh dan menelpon orangtua tian , andika kembali duduk sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya .
armand mendekat duduk disampingnya ..
" Dik .. kalau lo mau nangis , nangis aja itu normal kok enggak usah malu . "
" kalau ngebunuh orang normal enggak ? " andika menatap tajam armand .
" psyco lo dik !! .. "
tiga j**am kemudian** ..
pintu ruang operasi terbuka lalu ada dua dokter laki-laki juga tiga perawat yang keluar dari ruangan tersebut , andika segera menghampirinya .
" istri saya bagaimana dok ?? " tanya andika cemas .
__ADS_1
" alhamdulillah berjalan lancar pak , hanya saja karena istri bapak mengeluarkan banyak darah dan saat kejadian tubuhnya sedang tidak fit jadi dia sekarang kondisinya masih lemah belum stabil .. "
" apa perlu donor darah dok ? " tanya dimas yang dari satu jam tadi sudah sampai .
" tidak perlu , untuk saat ini sudah cukup . tinggal menunggu pasien sadar saja pak setelah ini pun kami akan membawa pasien keruang perawatan .
" oke .. terima kasih dok " andika tersenyum.
esok paginya ..
lula masih belum sadar dan andika masih setia disampingnya , tidak pernah melepaskan genggaman tangannya juga sesekali mengecupnya .
" bangun sayang aku rindu kamu , eleana kangen kamu , kami butuh kamu mommy .. " ucap andika lemah .
" dik nih makan dulu , lo pucet banget kalau nanti lula siuman lo gantian sakit gimana ? " ucap intan yang bergantian menjaga lula , armand dan tian pamit pulang sebentar gantian lula dan kak erna yang dirumah sakit .
" thank's yaa ntan .. " andika lalu melepaskan sebentar genggamannya dia pindah ke sofa untuk makan sejenak .
" dik lo tahu enggak seberapa sayangnya lula sama lo ? " tanya intan tiba-tiba .
" tetap aja dia lebih sayang arkan , kenangan mereka lebih banyak . kalo gue cuma tameng gue cuma jalan buntu nya dia dan gue terima kok asal dia ada disamping gue terus ."
andika kaget bahkan lula pernah nyesel enggak ngasih mahkotanya buat dia , bahkan andika pun enggak berfikir sejauh itu .
" dan sekarang lo lihat dia dalam keadaan begini dan itu demi ngelindungin lo , lo masih bilang dia lebih sayang arkan dibanding lo ?? cowok brengsek emang lo dik , lo pikir lula lagi ngeprank lo gitu . tolol !!! " intan menjitak kepala andika , dia benar-benar kesal dengan laki-laki bodoh ini .
" auuww sakit bego !! " andika mengusap kepalanya yang terasa panas .
" kalau saja arkan berani menentang keluarganya dan enggak terlalu mikirin bisnis pasti dia sudah bahagia sama lula , hmmmm tapi sayang ... " kata kak erna
" berisik lo kak , lula tuh jodohnya sudah ama gue arkan mah pengecut enggak pantas sama dia !! " kata andika lantang .
" preeettt lo dik , dulu juga waktu belum sukses kaya sekarang lo lebih pengecut dari arkan . nyanyi-nyanyiin lula apalagi kalau mabok berisik banget lulaaaa mulu tapi didepan orangnya kicep !! "
" emang bucin dasar , najis !! " kak erna ikut menimpali .
" bacot lo berdua , jadi males makan gue !! " padahal paket bento yang intan pesan sudah ludes .
__ADS_1
cklek ..
" kak dika , kak arkan mau jenguk kak lula boleh ? " tanya dimas .
" suruh dia masuk . " jawab dika .
lalu arkan pun masuk , tersenyum ke arah dika , intan dan kak erna .
" gue ngebolehin lo jenguk tapi dengan syarat lo stop ganggu kita lagi , gue enggak mau lula kenapa-kenapa lagi .. "
" tapi apa boleh gue berdua aja sama lula ? "
" enggak bisa , gue temenin lula disini yang lain tolong keluar . "
" oke .. "
setelah semua keluar kecuali andika , arkan duduk disamping lula yang masih juga belum sadar .
arkan memandangi wajah lula yang pucat , " masih tetap cantik .. " gumam arkan .
andika berusaha bijak dia tahu bagaimana perasaan arkan saat ini , dan dia tahu dia pasti tidak sengaja menembak lula , pasti sebenarnya arkan mengincar dirinya .
dan andika juga memastikan ini pertemuan mereka yang terakhir kalinya .
" nta .. aku minta maaf .. " arkan pun menangis tanpa suara hanya airmata yang terus mengalir dipipinya .
aku ingin peluk kamu nta .. aku ngerasa sakit lihat kamu begini tapi aku enggak bisa berbuat apa-apa . aku enggak guna lagi nta .. semua salah aku nta , aku bernyali kecil . aku pembohong besar aku ingkarin semua janji kita , aku enggak pantas buat kamu nta .. semoga dengan andika kamu akan lebih bahagia nta , aku ikhlas ini sebagai ganti semua salah aku ke kamu . asal kamu bahagia aku ikhlas nahan semua sakit ini sendirian . demi kamu nta . demi cinta aku ke kamu .
arkan hanya berucap dalam hati , dia tak mampu berbicara dengan mulutnya . dia benar-benar rapuh dan merasakan bagaimana yang dulu lula rasakan saat dia amnesia .
melihat orang yang dicintai sakit namun kita tak berdaya untuk melakukan apapun , iya arkan merasakan semuanya .
arkan berdiri ingin beranjak pergi .
" makasih dik masih ngebolehin buat lihat dia .. "
" gue harap ini yang terakhir kan , gue enggak mau lula dapat masalah apapun itu apa lagi masalah itu datangnya dari lo atau keluarga lo karena lula sekarang istri sah gue , enggak ada yang boleh nyakitin dia .. "
__ADS_1
arkan pun keluar dengan lesu ..
" dik ... " suaranya sangat lemah bahkan hampir tidak terdengar .