
" arkaaaannn ... "
" Arkan , kamu gak apa-apa ? Ayo kita pulang kan ?? " Aku duduk bersujud dihadapan nya .
Wajah itu benar-benar berbeda dia terlihat dingin dan tatapan nya kosong .
" Maaf saya gak tahu siapa anda dan tolong keluar saya mau istirahat !! "
" ARKAN MAKSUD KAMU APA , KAMU JANGAN MAININ AKU KAYA GINI YAA ?? "
" Za bawa dia keluar saya mau istirahat .."
Reza pun menarik ku keluar ruangan itu .
" Reza jelasin ke gue arkan kenapa ? Lo gila ya za ? Gue sama arkan salah apa hah ?? " Aku menepis tangan Reza .
Reza membawaku ke halaman samping rumah itu .
" Bukan gue yang bikin arkan begini , gue cuma disuruh jaga dia disini "
" Maksudnya apa za ? Siapa yang nyuruh Lo ?? "
" Gue deketin Lo sebenarnya disuruh sama nyokap nya arkan , dan berhasil gue bisa ketemu sama Lo sayangnya gue gak bisa ambil hati Lo , gue juga disuruh ngikutin Lo sama arkan dan akhirnya gue tahu Lo sama dia ke Bandung . Gue disuruh nyelakain arkan sama Lo tapi gue nolak beralasan gue ga paham hal kaya begitu dan dia nyuruh orang lain buat lakuin itu , dia berhasil tapi sayang nya Lo ga ikut sama dia jadi arkan kita sembunyikan disini sambil perawatan mental juga luka-lukanya . Arkan amnesia dia lupa semuanya . "
" Lo jahat za , gue pikir Lo tulus .. "
" La gue masih gak mau nyelakain Lo itu udah bagus , karena gue mau ngelindungin Lo gue gak mau Lo celaka !"
" Terus apa maksud Lo bawa gue kesini sedangkan arkan gak mungkin Lo kasih ke gue kan ?? "
" Itu pintar !! Gue cuma mau Lo ngerasain gimana rasanya Lo gak bisa milikin apa yang harusnya milik Lo , gue pengen arkan tahu rasanya jadi pecundang kaya gue , hahaha ... Besok Lo nikah kan ? Dan besok arkan juga akan ketemu sama Anjani , ini perintah nyokap nya dan Lo gak mungkin ada lagi di hidupnya dan di ingatannya . " Reza tersenyum licik ke arah ku .
PLAK ..
Aku benar-benar tidak bisa menahan lagi emosi yang sedari tadi ku pendam .
Reza menarik tangan ku kasar dan mengusirku keluar , dia terlihat puas karena dendam nya .
Dan ternyata di luar pun ada Anjani beserta ibu paruh baya namun terlihat elegan juga berkelas seperti nya itu mami arkan .
" NGAPAIN LO DISINI ? REZA LO COBA MAU BOHONGIN KITA YAA ??!! Anjani berteriak saat melihat ku .
" Gue cuma mau kasih tahu dia buat stop ngarepin arkan , karena arkan yang sekarang bukan arkan yang dulu . Bahkan tadi arkan ngusir dia Jan .. "
Perempuan paruh baya itu pun mendekati ku .
" Kalau kamu mencintai anak saya , saya harap kamu mengerti posisi kamu dan juga jangan membuat saya bertindak lebih kejam lagi ke kamu dan juga arkan , jadi saya harap ini terakhir kali kamu bertemu arkan . PAHAM !! "
Aku pun keluar dengan perasaan yang benar-benar tidak terima dengan semua perbuatan mereka .
Kenapa semua orang yang kemarin ada bersama arkan sekarang malah ada didekat nyonya itu .
Padahal arkan bilang mereka orang kepercayaannya tapi tadi aku lihat mereka hanya tertunduk saat aku menatapnya .
Aku saat ini benar-benar bingung harus berbuat apa karena besok aku harus menikah dengan Dika tapi arkan sudah didepan mataku namun keadaan nya berbeda dia amnesia dan keluarga nya sangat menentang ku .
Lalu bagaimana nasibnya anak ini ?
Arkaaaannn , aku harus apa ? Aku butuh kamu , anak kita butuh kita kan ...
" Hallo om .. " aku menghubungi Armand mungkin saja dia bisa sedikit membantuku karena aku belum siap untuk bercerita ke Andika .
" ______ "
" Ketemu di cafe biasa yaa gue mau ceritaaaaa huhuhu ... "
" Ok gue otw sekarang .. "
Setengah jam kemudian aku sampai ditempat yang dijanjikan , ternyata Armand sudah sampai lebih dulu .
" Udah pesenin gue belom ? "
__ADS_1
" Belom lah nanti takut udah gak enak .. mbaaakk !! " Armand pun memanggil waiters .
Waiters yang ramah itu pun menghampiri ke arah meja kami .
" Ada yang bisa dibantu mas ? " Tanya nya ramah .
" Pesen apa la ? "
" Ehhhmm avocado chocolate satu sama cheese cake satu , itu aja mba .. "
" Oke ditunggu ya mba .. " waiters itu pun beranjak pergi .
" Lo abis nangis la ? Kenapa ? " Armand menatapku serius .
" Lo percaya gak kalau gue tadi ketemu arkan ? "
" HAH !! Serius Lo ?? " Armand yang hendak meneguk kopinya pun malah terhenti dan terkejut.
" Arkan amnesia om huhuhu ... Gue , gue gak tahu selanjutnya harus gimana ? "
Aku pun bercerita panjang lebar mengenai tadi pertemuanku dengan arkan dan juga sebab dia kecelakaan .
" Pesenannya mba , avocado chocolate sama cheese cake yaa .. "
" Ohh iya makasih mba .. "
Aku pun kembali terdiam sambil menikmati cheese cake kesukaan ku .
" La , Lo gak berfikir buat gagalin pernikahan besok kan ? " Tanya Armand hati-hati .
" Gue masih belum sanggup khianatin arkan om , dan gue juga takut kalau suatu saat arkan sembuh dan tahu gue udah nikah lagi . "
" La , apa Lo gak bisa mikirin juga perasaan Andika ?? "
" Tapi om .. "
" La lo mending pikir baik-buruknya apa buat Lo , status Lo sama arkan ga jelas dan juga keluarga nya nentang Lo dan dia juga punya istri sah .. "
**********************
" Saya terima nikah dan kawinnya AKIFFA QAILULA ZANOV binti HAMZAH AKBAR dengan mas kawin tersebut diatas dibayar tunai .. " Andika mengucapkan ijab Qabul dengan lantang dan lancar .
" Saksi-saksi sah ? "
" Saaaahhhh "
" Alhamdulillah ... "
Suasana pun menjadi haru dan setelah itu arkan memakaikan cincin ke jari manis ku dan aku mencium tangannya tanda bakti istri kepada suaminya , Andika membalas dengan mencium keningku .
" Ciiiieeee akhirnya yaa dik ahay ahay juga niiihhh hahaha ... " Tian meledek .
Andika terlihat sumringah dan tidak melepaskan tangannya dari tanganku kecuali ada yang mengajak bersalaman .
" Perut kamu sesak ga yang ? " Aku menggeleng .
" Kalau capek bilang yaa jangan maksa . " Andika kembali mencium keningku .
Setelah selesai acara ijab qobul kami melanjutkan ke acara resepsi karena kami mengejar waktu untuk langsung ke London setelah ini .
" Kamu cantik banget sayang .. " kata Andika saat aku kembali dari berganti gaun pengantin .
Aku telah melepas kebaya putih ku kini berganti dengan gaun mewah berwarna peach yang menawan .
Andika juga terlihat tampan dan mempesona dengan setelan jas putih nya .
Banyak tamu dari keluarga , kolega dan juga teman-teman yang hadir .
Sikap kedua orang tua Andika pun hangat kepadaku terlebih lagi mama aida mamanya Andika yang selalu mengelus-elus perutku , dan selalu bertanya apa aku capek , lapar atau mual ?
Hari ini aku bahagia dan menikmati kehangatan dari orang-orang terkasih .
__ADS_1
" Dik , aku mulai capek nih pegel .. "
" Ohh yaudah langsung ke hotel deh biar kamu istirahat , acara juga tinggal 15 menit lagi kok .. "
Andika lalu mengajak ku menghampiri orang tuanya dan juga mama ku , kami ijin ke hotel lebih dulu .
Dan mama aida pun langsung mempersilakan kami ke hotel lebih dulu ditambah nasehat-nasehat untuk ibu hamil .
**************
Setelah membersihkan diri aku merebahkan tubuhku di ranjang dan Andika berada disampingku sambil memijit betisku yang terasa pegal .
" Dik .. aku mau cerita tapi kamu jangan kaget yaa ?? "
" Apa , kamu mau ngasih tahu kalau kamu hamil ?? "
" Iiiihhh serius bodoh . "
" Yaa abis apa ? Yang aku kaget kan pas tahu kamu hamil . "
" Kalau aku bilang kemarin aku ketemu arkan kamu kaget gak ? "
Dika reflek menghentikan pijatannya , lalu menatapku tajam dan kini Dika berada tepat dihadapanku .
" Kalau kemarin kamu ketemu arkan , kenapa kamu mau lanjutin pernikahan kita ? "
" Arkan amnesia dik ? " Ucapku menahan sedih .
" Hah , kok bisa ? Terus dia gak kenal kamu ? " Aku mengangguk , Andika memelukku erat .
" Apapun alasannya kamu akhirnya mau nikah sama aku , aku senang la .. dan aku juga janji kan janji gak akan buat kamu menderita lagi , jadi rencana kamu apa ? "
Aku melepaskan pelukannya dan kini menggenggam tangannya .
" Aku mau buka lembaran baru sama kamu dan aku harap kamu terima baby ini kaya anak kamu sendiri .. "
" Terima anak kita bukan anak ini .. " ucap Dika sambil mencubit hidung ku .
" Everything i do sayang ... " Andika tersenyum manis lalu mengecup kening ku , lalu beralih ke kedua mataku , pipiku , hidung dan melumat bibirku .
Kami akan mencoba mencocokkan hati kami , bukankah rasa cinta ada karena terbiasa ? Semoga saja Dika dapat memberikan cinta untuk aku dan calon baby kita nanti .
Sebenarnya aku masih agak kaku untuk bermesraan dengan Dika karena selama ini dia sahabatku dia juga teman bertengkar ku , kami saling hina saling caci maki saling pukul bagaikan musuh rasa sahabat karena dia juga orang pertama yang akan pasang badan saat aku terkena masalah , tapi kini status kami berbeda aku istri dan dia suami .
Aku harus melayaninya , dan mengikuti kehendak nya yaa selama dia benar . Padahal selama ini pemikiran ku dan dia selalu bersebrangan .
" Dik , kalau kita gak langsung kaya gitu dulu boleh ga ? " Kataku saat Andika melepaskan ciuman bibirnya dan kini dia sedang beralih ke tengkuk leher ku .
" Kenapa la ? Aku maennya pelan deh gak kasar kaya dulu .. "
" Ahhh dik , dikaaa akuuu masih canggung tauuuu .. kamu gak aneh apa ahhh dikaa " aku sesekali mendesah karena Dika masih asyik menjilati tengkuk ku .
" Aku kangen tau la , kita coba yaa pelan-pelan .. " tangan Andika mulai bergerilya kedalam tubuh ku .
Dia sepertinya tidak bisa diajak kompromi , tapi aku benar-benar masih canggung untuk berhubungan intim dengan nya .
" Aduuuhh dik perut aku kram , aduuuhh .." aku berpura-pura mencari alasan hehehe ...
" Tapi kan kita belum ngapa-ngapain la ? "
" Kamu inget kan pas kemarin checkup katanya enggak boleh sering-sering berhubungan kalau hamil muda harus banyak istirahat . "
" Alasan aja ... " Andika bangun dari ranjang lalu menyentil keningku .
" Mau kemana ? " Aku menarik piyamanya .
" Kamu tidur aja duluan , aku mau nenangin hati sama mau nidurin adik ipar aku dulu .. "
" Adik ipar ?? "
Andika bodoh !!!
__ADS_1