
" pagi sayang , mandi bareng yuk .. "
" Aduuuhh arkan kamu kebiasaan deh mandi sendiri aja sana .. "
" KAMU TUH APA-APAAN SIH LA !! "
Andika melepaskan pelukannya kasar , dia berdiri di samping ranjang .
astaga aku lupa suamiku sekarang Andika . ARRRRGGHHHH bodoh banget sih lula !!!
" Sorii dik maaf aku lupa , akuuu ngelindur deh kayaknya .. " aku langsung menghampiri nya dan menggenggam tangannya .
" Orang ngelindur tuh ga sadar bodoh , kamu tuh kangen yaa sama dia ? HAH !!! " Andika kini mencengkeram bahuku .
" Maaf dikaaa aku beneran gak ada maksud buat .. mmmhhhh .. " Andika melumat bibirku kasar lalu menarik pinggangku hingga lebih erat lagi .
Tangan Dika mulai bergerilya masuk ke dalam piyama ku mengelus-elus punggungku dan membuka kancing nya satu persatu .
Aku melepaskan ciumannya .
" Dika kasih aku waktu yaa please .. "
" Kamu ngehindar dari aku karena kamu masih berharap sama dia kan ? "
" Enggak dika aku cuma agak aneh aja , kalau berhubungan sama sahabat sendiri .. "
Andika lalu menggendong ku ala bridal style ke dalam kamar mandi .
" Dikaaa turunin dikaaa "
Andika tidak mendengarkan perkataanku lalu dia menaruh ku di bathtub yang sudah terisi air dan kini melepaskan celana ku paksa .
Aku hanya menggunakan gstring sekarang .
" yaudah anggep aja gue bukan sahabat Lo , gue cowok brengsek yang mau ngelecehin Lo !! " Bentak Dika .
Andika menerjang ku dia meremas-remas payudara ku lembut sambil melumat bibirku .
" Ahhhhhh dikaaa stop dik .. "
" Aku maen lembut kok sayaaanngg , tenang yaa .. "
Dan Dika benar-benar melakukan nya dengan lembut dari sentuhannya , ciumannya dan dia selalu bertanya , " apa sakit ? " Jika di menggenjot agak cepat Atau " perut kamu kram gak ? " Sambil mencium perutku .
Semua tubuhku dari ujung kaki hingga ujung rambut tidak ada yang terlepas dari kecupan dan gigitan kecilnya .
" Sayaaanngg ingat yaa sekarang mulai saat ini semua yang tadi aku kecup semuanya punya aku , paham ? " Aku pun mengangguk .
" Ahhh dikaaa uuuuuhhhh ... " Dia kembali menggoyang pinggulnya dengan lincah .
" Uuhh sayang jadi istri yang baik dan buka hati kamu buat aku yaa .. uhhhh ahhhh ahhh .. "
Andika mendesah panjang sekaligus menyemburkan cairan hangat kedalam sarangnya .
Mungkin benar kata Dika aku harus segera membuka hati untuk nya .
Benar-benar melayani nya sebagai suami agar aku tidak berharap lagi dengan arkan .
Setelah selesai bercinta dan membersihkan diri Andika kembali menggendong ku dan menurunkan di ranjang .
" Pakai baju cepat kita langsung check up ke dokter kandungan , sebelum kita berangkat ke London aku mau mastiin kamu dan baby ini baik-baik aja . "
__ADS_1
" Kan kita belum lama checkup dik .. " kataku sambil bergegas memakai baju .
" kenapa sih aku mau checkup yaa checkup , susah banget tinggal nurut !! "
Kenapa Andika jadi marah-marah ga jelas begini , dasar aneh .
Sebelum kami ke rumah sakit , kami pun sarapan dulu di restauran hotel .
Lalu bergegas menuju rumah sakit .
Sesampainya di rumah sakit kami menuju resepsionis untuk mendaftar .
Saat dilorong menuju ruang spesialis kandungan , aku berpapasan dengan sosok laki-laki yang sebenarnya sangat aku rindukan , walaupun dari jauh aku tahu kalau sosok itu ayah kandung anakku .
Andika menarik pinggangku dan menaruh tangannya disana .
Arkan bersama Anjani , Anjani melirik sinis ke arahku .
Arkan pun terus memandangi ku saat jarak aku dan dia lumayan dekat .
" ARRRRGGHHHH ... Janiii tolong aku Jan kepala aku sakit lagi !! " Teriak arkan .
" Oke oke kita balik lagi ke dokter Hermawan , tahan yaa sayang .. " Jani berbalik arah sambil mendorong kursi roda arkan .
" Kenapa kamu kasihan ? " Bisik Dika
" Gak kok "
" Terus apa ? Cemburu ? "
" Mungkin .. "
Andika menatapku tajam lalu melepaskan tangannya dari pinggang ku dan berjalan lebih cepat didepan ku .
" Dikaaaa cepet banget jalannya kamu mau boker yaa !! "
" Iya nanti kotoran nya mau aku lemparin ke muka kamu .. " jawab nya ketus .
Hmmm sadis juga kaya Afgan , batinku .
Diruang dokter ...
Setelah mengecek semua kesehatan ku dan calon baby ini yang ternyata kondisi nya sangat baik .
Dari detak jantung , berat badannya dan juga lain-lain , dokter mengijinkan untuk bisa bepergian jauh dan juga obat anti mualnya beserta semua vitamin harus diminum .
Andika mendengarkan dengan teliti , sambil sesekali mengusap perutku .
Apalagi saat usg dia terlihat antusias dengan gerakan calon baby ini .
Walaupun dia agak kecewa karena belum bisa melihat jenis kelamin nya .
" Dok kalau buat berhubungan aman kan ? " Tanya Dika .
" Boleh pak asal mainnya jangan terlalu sering dan jangan kasar , hehehe .. " dokter itu pun terkekeh .
Dasar si mesum ini , mungkin dia mengajakku checkup karena takut perbuatannya tadi mempengaruhi calon baby kami , hmmmmm ...
Tapi aku senang karena Andika bersikap seolah-olah ini benar-benar anak nya .
Dan setelah itu pun kami pulang kerumah ku untuk menyiapkan peralatan ku yang akan dibawa ke London .
__ADS_1
Andika pun menyuruh kedua adikku untuk tinggal di apartemen nya karena mungkin rumah ini terlalu besar untuk mereka berdua , Andika pun berjanji akan memberikan uang bulanan untuk mereka berdua karena aku sudah tidak bekerja lagi .
Putri dan Dimas pun menyetujuinya karena memang tidak ada pilihan lain , hehehe ...
" Aku mau kamu bawa barang-barang yang kamu beli pake uang kamu sendiri aja , aku gak mau kamu bawa barang-barang dari dia . "
" Tapiii semuanya emang dari dia dik , gimana dong ?? "
" Ya ampun lula kamu tuh bener-bener pengeretan banget ya , terus kamu selama ini kerja duitnya buat apa ?? "
" Yaa buat makan doang atau karaokean atau beli makeup yaa buat having fun aku .. "
Ck .. Andika mendecak sebal .
" Yaudah kamu bawa makeup aja , aku tunggu di teras !! " Ujar Andika dingin .
Setengah jam kemudian aku turun kebawah dengan membawa satu koper dan tas jinjing .
" Make up kamu satu koper ini ? " Tanya Andika .
" Ya gak lah , emang aku mau ngelenong . Ini ada beberapa baju sama yang lainnya juga .. "
" Beneran beli sendiri ? Struknya mana ? "
" Gila kamu dik , kalah kpk !! " Aku pun memukul kepalanya dengan tas jinjing ku .
Dipukul dia malah tertawa .
Setelah berpamitan dengan adik-adikku ,
kami pun bergegas kerumah neneknya Andika dan besok baru kita akan langsung terbang ke London .
Sebenarnya aku ingin juga ijin ke mama ku dan juga mengunjungi ke makam ayahku tapi semuanya harus segera dan aku hanya pamit lewat telepon dengan mama .
Kamar Andika , rumah nenek .
" La , kamu kangen arkan ga ? "
" Gak tahu dik , kamu gak usah bahas dia lagi ya .. " aku membalikkan badan dan membelakangi Dika .
Aku sangat bingung dengan Andika dia memintaku membuka hatiku untuknya tapi dia terus saja membahas arkan .
Aku ingin nama itu tidak disebutkan lagi tapi Andika yang selalu menyebutnya .
Aku sudah menyerah untuk arkan , apalagi aku lihat tadi Anjani bisa menjaganya dengan baik , aku lega .
aku hanya ingin hidup tenang dengan calon baby ku siapapun suamiku yang penting dia selalu bertanggung jawab dan selalu ada untuk kami .
Aku memejamkan mata mencoba untuk terlelap .
Andika POV
Apa-apaan si lula , dia malah membalikkan badannya ? Tidak sopan .
Dia benar-benar masih merindukannya bahkan mungkin masih sangat mencintainya .
Cih ... Semua wanita memang terlahir munafik , seperti laki-laki yang terlahir brengsek , kecuali aku .
Lihat saja nanti bagaimana permainanku untukmu QAILULA sayang ..
Apa yang akan aku lakukan padamu di London pasti kamu tidak akan menyangka , hahaha .
__ADS_1
Kamu pun tidak akan bisa pergi dariku karena kamu disana hanya sendiri dan juga kamu adalah milikku .
Note : thanks buat like dan komen nya , pantengin terus yaaa .. love you readers 😘😘