Kupu-kupu

Kupu-kupu
bab 5


__ADS_3

Tok ...


Tok ...


Tok ...


" Kak Erna , intaaaaaannn bukaaa dooonng !!! "


Aku mencoba menggedor pintu kamar sekuat mungkin , tapi mereka ga bersuara apalagi membukakan , aku telp handphone keduanya pun ga aktif . SIAAALLL !!!


" Yaudah kamu tidur dikamar aku , aku di sofa depan " .. kata Reza .


" Banyak nyamuk tau za , kamu dikamar kamu aja tapi di sofa nya gimana ?" Jawabku .


" Oke deh yaudah bobo yuk , ngantuk aku .. " katanya dan Reza pun langsung ke sofa kamar merebahkan diri .


Aku mencuci muka mengikat rambut lalu ke kasur mencoba untuk tidur , tapi engga tau kenapa mataku susah untuk terpejam padahal aku benar-benar ngantuk .


Aku berbalik aku lihat Reza di sofa seperti nya dia sudah tertidur pulas tapi dia tidur meringkuk seperti nya dia kedinginan , aku mematikan AC nya dan mau menyelimuti Reza .


Setelah selesai menyelimuti Reza , tiba-tiba dia menarik tanganku aku pun jatuh duduk di sofa .


" Kenapa di matiin AC nya ? " Tanya Reza .


" Aku aku pikir kamu .. kamu kedinginan , yaa jadiiiii aku aku matiin .. " jawab ku gugup .


Sumpah aku grogi kalo lihat matanya Reza , enggak tau kenapa ngebius banget ...

__ADS_1


" Aku enggak bisa tidur kalo AC nya mati , tadi aku baru aja udah mau pules ehh kamu matiin , kamu mau godain aku yaa ? Kata Reza sambil tersenyum nakal .


Aku mengernyitkan kening , yang ada sekarang tuh dia yang godain aku kenapa aku yang dibilang godain dia ??? Kampret !!


" Yaudah tuh udah aku nyalain kamu tidur lagi deh .. " aku pun mencoba bangun dari sofa .


Tapi Reza menarik ku lebih kencang dari tadi dan akhirnya setengah tubuh ku jatuh di dada Reza .


" Aku sayang kamu La .. " Reza pun mengangkat pipi ku menghadapkan ke wajahnya .


Bibir sensualnya menempel dibibirku , Reza mengecupku berkali-kali .


Reza pun memutar tubuh ku sehingga kini aku berada dibawahnya .


Kami saling berpandangan , mata jernihnya seperti racun .


" Rezaaaa .... " aku pun mendesah pelan sambil memanggil namanya .


Reza membuka jaket dan bajunya lalu melepaskan kaos ku melempar nya sembarangan .


Kini hanya ada bra hitam di dadaku menyembulkan sebagian benda sintalku .


Wajah Reza memerah sayu setelah membuat beberapa kissmark disana .


" Za .. Reza .. udah ya? " kataku setengah mendesah .


" Panggil aku sayang .. " Kata Reza yang masih asyik dengan aktifitasnya .

__ADS_1


" Sayaaangg .. " Ucapku atas perintahnya .


Tangan kiri Reza mulai bergerilya ke arah celana jeans ku dia mau membuka kancing jeansku .


" Please za aku aku blom siap kalo kesana , jangan ya za pliiisss ... " Ujarku sambil menarik tangan Reza


" Sekaliii aja yaa la , pliiss sayaaanngg aku pengen banget niihh .. " katanya dengan wajah sendunya menahan gairah .


" Kamu ga mau kan aku ngelakuin nya terpaksa za , jadi nanti aja yaa aku beneran belum siap .. " ujar ku sambil mengelus bibirnya lembut .


" Ayolaahh .. " Rengeknya .


Aku menggeleng .


" Aku belum siap Reza .. "


Dia pun ke toilet , dan seperti nya menuntaskan nya sendirian .


Aku pun memakai bra dan kaos ku lalu kembali ke tempat tidurku , sebetulnya aku pun menahan inginku untuk melanjutkan nya tapi aku pikir ini terlalu cepat , bahkan untuk berbuat sampai seperti ini pun sudah terlalu cepat untuk aku berikan kepada Reza , hmmmm dia memang penuh pesona ...


10 menit kemudian Reza pun keluar dari toilet dia menghampiri ku mencium keningku .


" maaf yaa bikin kamu takut , aku hilang kendali kalau udah deket-deket kamu la .. " katanya .


Lalu diapun kembali ke Sofanya dan kami pun tertidur ditempat masing-masing ...


*******

__ADS_1


__ADS_2