
Sudah lebih dari dua
bulan arkan tidak ada kabar , aku mencoba mencari tahu lewat Anjani dia pun malah memarahiku memaki dan menghinaku , dia tidak tahu arkan dimana .
Orang tua arkan pun sulit ditemui , dan di semua media berita pun tidak ada pemberitaan tentang arkan padahal saat pernikahan nya dengan Jani begitu heboh hingga trending topik .
" La , Lo gak boleh begini terus arkan juga pasti sedih kalau tahu keadaan Lo begini .. " kata Armand .
Armand , Tian , intan dan kak Erna hampir setiap hari datang kerumah ku menemaniku sepulang kerja . Aku masih menempati rumah mewah yang arkan berikan , karena rumah ini memang atas namaku .
" Om gue ngerasa semua kaya mimpi om , arkan baru aja bikin gue bahagia tapi kenapa cepat banget dia ninggalin gue ? "
" Semua udah kehendak Tuhan la , kita cuma bisa usaha dan jalanin sebaik mungkin .. saran gue tata lagi hidup Lo kita kangen Lo yang dulu " Armand memelukku erat aku pun menangis di pelukannya .
Dua Minggu kemudian ...
Andika POV
Hari ini aku tiba di Jakarta setelah sekian lama aku meninggalkan kota penuh kenangan ini , aku menghilang sementara kembali ke kota London untuk meneruskan bisnis ayahku .
Flashback #
Setelah kejadian aku melakukan pelecehan terhadap lula aku memutuskan untuk keluar dari PT TRIDHARMA INDONESIA dan meneruskan usaha orang tua ku di London , tidak banyak yang tahu kalau papa ku berdarah asli Inggris dan mamaku yang berdarah Indonesia .
Mereka telah menetap disana hampir 15 tahun karena company papaku lumayan berpengaruh besar di London , dan aku harus tinggal di Jakarta untuk menemani nenek ku juga karena sekolah menengah atas ku yang mau mendekati ke lulusan .
" pah , kalau aku tinggal sementara di London boleh ? Aku mau kerja sama papa .. " ucapku di telpon dengan papa .
" Serius ?? Papa senang dengar nya nak .. oke papa urus perjalanan kamu secepatnya .. " papa terdengar antusias dia senang karena akhirnya aku mau bergabung didalam bisnis nya .
" Makasih pah .. " aku pun menutup telponnya .
" Aku akan buktiin ke kamu la , aku bisa lebih mapan dan sukses dari arkan dan aku akan segera nikah sama kamu " batinku .
Tapi ternyata aku mendengar dari Armand lula telah menikah siri dengan arkan , hatiku panas aku merasa Tuhan tidak adil kenapa aku yang mau menikahinya dengan status jelas selalu dipersulit sedangkan arkan yang menurutku hanya mempermainkan lula selalu dipermudah , tapi dua Minggu kemarin Armand memberitahu ku masalah lula dan arkan yang menghilang dan ... Aku pun kembali .
Flashback off #
Lula POV
" Kejutaaaannnn selamat ulang tahun ablay ku sayaaanngg ... " Teriak intan dan kak Erna membawakan ku kue ulang tahun .
" Lo gillaaakkk ya semua , gue gak ulang tahun bengaaaa !!! Dih stres ... " Ucapku kaget karena saat aku pulang kerja Tian mengajak ku kerumah Armand dan saat didepan pintu mataku ditutup memakai dasi nya .
" Lah terus siapa yang ultah ?? " Tanya Tian bego .
" Yaudah yaudah ... Selamat ulang tahun Armand sayaaanngg semoga kamu gak judes lagi yaa " ucap kak Erna sambil membawa kue ke arah Armand dan mencolek wajahnya dengan krim kue , dan Armand tersenyum-senyum sambil menggeleng .
" Pada gila Lo ya ga ada yang ultah juga pada kenapa sih Lo semua hah ?!! " Aku mulai kesal karena mereka semua sekarang saling mencolek krim kue ke arah muka ku .
" Hahahaha akhirnya lula ku kembali marah-marah lagi .. aku suka aku suka aku suka . " Kata Tian sambil menirukan gaya Mei Mei temannya Upin Ipin .
Akupun ke kamar mandi untuk mencuci muka dan rambutku yang terkena krim kue .
__ADS_1
Tok ...
Tok ...
Tok ..
Aku pun membuka pintu kamar mandi .
" ANDIKAAA ?!!! "
PLAAAKKK ...
" Sakit bego la .. " Andika mengusap pipinya yang merah karena bekas tamparan ku .
" Hihihi gue kira mimpi ... "
" Bilang aja Lo masih dendam ?!! "
" Udah ah males gue bahasnya "
Aku pun meloyor pergi melewati Andika yang masih didepan pintu .
Dan diruang tamu bocah-bocah ajaib bin bodoh itu sedang asyik menikmati makanan dan minuman yang lumayan banyak .
" Perasaan tadi ini gak ada dah " tanyaku sambil melahap chicken wings .
" Dari si bos Dodol noh tadi bilang ga jadi Dateng ehh Dateng juga yaudah kue nya udah dipake buat surprise ga jelas hahaha , tadinya kan mau kasih surprise dia ... " Ujar Armand menjelaskan dan orang yang dibicarakan hanya cengar-cengir kuda dan menghampiri kami .
" La Lo ga mau nyanyiin lagu buat gue nih , gue mau nonton konser live Lo tau .. " dia merangkul ku .
" Bayar pakai cinta !! " Katanya sambil mengedipkan sebelah matanya .
" Ahhh cowok mesum kaya Lo mana punya cinta , nafsu gede percaya gue !! " Ucapku asal .
" Anjiirrr Lo la .. " andika melotot ke arahku lalu membopongku paksa .
" Dika turunin gue begooo !!! Dikaaaa ... " aku memukul-mukul punggungnya dia pun tetap membopongku memasukkan ke dalam mobil nya .
Bocah-bocah bodoh itu hanya bisa tertawa terbahak melihat aku dan Andika yang baru bertemu langsung bertengkar seperti biasanya .
Andika di kursi kemudi dan aku dikursi belakang .
" Mau kemana sih dik ?? " Tanyaku .
" Udah diem aja jangan bawel !! "
Setelah 45 menit perjalanan ternyata Andika membawaku ke Ancol , mau ngapain dia ??
Andika memarkirkan mobilnya lalu kami berjalan menuju pantai .
" Tumben banget Lo ngajak gue kesini .. "
" Gue Bingung mau kemana soalnya , kalau ke hotel pasti Lo marah-marah nanti .. "
__ADS_1
"Yeeeee mesum kan bener .. "
Andika menarik tanganku dia menuntunku ke pinggir pantai , kami duduk disana .
" La , kalau gue bilang gue mau ngejar Lo gimana ? Gue gak mau bohongin perasaan gue lagi la , gue gak mau cuma sekedar jadi sahabat Lo !! " Katanya yang kini menatapku , dan aku masih menatap lurus ke arah pantai .
" Gue juga tau dik Lo mau ngomong gini ke gue , seandainya bukan hari ini pasti suatu saat Lo ngomong juga .. "
"_______"
" Lo yakin mau pacaran sama gue ?? " Tanya ku balik
" Gila gue mau pacaran ?? Gak lah .. gue mau kita nikah !! "
" Lo emang gila dik , beneran gila emang gratis dik tapi jangan diborong juga .. " ucapku tak percaya .
Dika tersenyum lalu menarik tubuhku dan memelukku erat .
" Menurut gue pacaran tuh buang-buang waktu la , gue mau Lo jadi milik gue seutuhnya .. "
" Sori dik gue gak bisa , gue ... "
" Kenapa la ? Arkan ? Lo masih berharap dia muncul ?? " Andika melepaskan pelukannya dan kini mencengkeram bahuku .
" Ada lagi alasan lain Dika bukan cuma karena arkan ... " Aku tertunduk .
" So ?? "
" Gue hamil !! "
Andika menatap ku mengapit kedua pipiku dengan dua tangannya .
" Gue hamil Dika , gue juga gak tau nanti apa yang akan terjadi huhuhu gue bingung .. " aku menangis Andika mengusap air mataku dan kembali memelukku .
" Gue pastiin semua akan baik-baik aja la , gue gak akan buat Lo bingung , gue gak mau Lo menderita "
Entah semua ucapan Andika tulus atau hanya sekedar untuk menghibur ku yang pasti semua perkataan nya telah menghangatkan hati sama halnya dengan pelukannya yang menghangatkan di suasana malam yang dingin .
Namun jujur , aku belum bisa membuka hati untuk siapapun .
Arkan benar-benar membuat ku merasakan artinya kehilangan , aku baru merasakan benar-benar mencintainya saat aku tak lagi bisa melihat senyuman nya , tak lagi bisa merasakan hangat sentuhan nya juga terbuai akan semua perhatiannya .
Apalagi saat sebulan lalu aku merasa ada yang berbeda dari biasanya aku mengalami muntah hampir setiap pagi aku pikir aku masuk angin atau maag ku kambuh karena semenjak arkan menghilang aku benar-benar lemah makan dan minum pun aku terkadang malas .
Bibi Ita pun menyuruh ku untuk tes kehamilan aku sempat menolak beberapa kali tapi akhirnya bibi Ita sendiri yang membeli kan testpack aku mencoba dan hasilnya positif .
Aku bingung aku merasa bahagia juga sedih .
Entah ku mulai hidup ku dari mana tapi yang pasti aku akan menjaga bayi ini , karena ini hadiah terakhir dari arkan .
Terimakasih arkan bahkan disaat kamu menghilang kamu masih berusaha menjagaku dengan meninggalkan benih cinta yang nantinya akan menggantikan kamu menemaniku .
note : guuyyss minta like dan komentar nya dong ...
__ADS_1
kalau ada yang kurang atau memang suka makasiiihh , see you on next chapter 😘😘😘😘