
Hello nama saya Rini saya bekerja di Radio, oke sebut saja nama Radio yang saya tempati untuk bekerja Adalah Radio mawar.
Dan saya akan menceritakan kisah saya, saya bekerja sebagai penyiar, setelah saya bekerja selama tiga bulan.
Saya begitu banyak mendapat fans.. Danlangsung saja saya mengisi acara Radio Pop Dan Juga Asia.
Banyak yang telpon dan kirim pesan untuk merequest/meminta lagu.
Dan banyak yang mengirim atau menceritakan isi hatinya melalui sms.
Pada saat itu ada seorang lelaki yang bernama Reno Andika dia sering mendengar saya sedang siaran dia tak pernah lupa mendengarkan saya.
Dia selalu menunggu jam saya siaran.
Oke tidak usah panjang lebar selamat menyaksikan novel saya 🙏
"siang hari pukul 12 siang..
Hey giliran kamu siaran Rini, saya mau istirahat dulu di kamar, nanti pukul 2 siang bangunin aku ya".
Nia berkata kepada Rini agar membangunkan Nia nanti.
Baik kak Nia saya akan bangunin kakak, selamat istirahat kak....
"Rini menutup pintu Ruangan siaran lalu lanjut siaran"
Baik selamat siang guys kembali lagi bersama saya Rini merisha saya akan menemani gaulmuda di Radio Mawar di jam 12:00 sampai jam 02:00 siang nanti, oke saya akan salam- salam buat teman teman yang bekerja dan sekolah maupun kuliah semangat ya buat aktivitas kalian dan buat orang tua kami juga semangat ya menjalankan aktivitasnya salam sejahtera buat kita semua !!
Dan buat yang jomblo dan yang masih galau-galau tetap semangat ya ...
Lanjut siaran ada seorang lelaki yang bernama reno menelpon.....tuttttt....tuutttt
hallo selamat siang buat gaulmuda !!
selamat siang ka salam kenal saya Reno Andika
"ya salam kenal Reno"
gumam Rini..
ka boleh minta satu lagu, lagunya Dari B tentang Rasa, oke sebentar lagi saya akan putarkan lagu yang kamu minta, tetap staytion di Radio Mawar Fm dan saya akan menutup telepon kamu selamat mendengarkan!!
"Gumam Rini sambil senyum dan matiin telepon"....
__ADS_1
Pukul 2 siang, Baiklah guys saya undur diri dari pop radio mawar, saya Rini merisha pamit undur diri dan salam sejahtra untuk kita semua .....
"Rini mengetuk pintu kamar.
tuk..tuk...
ka Nia waktunya kakak siaran.."
Nia membuka pintu.
"huuuuaayyyaamm kakak keenakan tidur deh Rin..."
eh iya ka tidak apa-apa.. ka Rini pergi dulu ya.
"eh kemana Rin??"
Nia bertanya
Rini mau ke pasar dulu ka beli sesuatu untuk dimasak.....
oh oke lah rin.
"Nia menjawab"
Sesampainya di pasar, Rini bingung mau beli sayur dan ikan apa untuk dimasak...
Ah baiklah, saya beli sayur kangkung aja dengan ikan laut, nanti kan kangkung tinggal di cah ikan disambel ah mantap tuh.
Oh iya jangan lupa beli cemilan juga dong, buat entar malam ngerjain tugas-tugas kuliah dan tugas diradio biar gak bosen aja.
Dan siap beli ini semua, waktunya pulang ke radio, Aku dan ka nia kan hanya berdua tinggal di radio, karena kalo ka Raja, Jarang nginep dimesh, Jadi bosen kalo ga ada cemilan dan juga cukup kok dengan belanjaan sayur dan ikannya cukup makan buat dua hari.. hehehehe
Rini pulang, dan sampai dipagar rumah, Rini langsung disambut oleh anjing jinggo dan jabut, mereka anjing yang besar dengan bulu-bulu yang lebat, mereka selalu menunggu tuannya.
Lalu Nia datang menghampiri,
Kamu beli apa dek??
Oh iya kak aku beli sayur kangkung dan ikan laut.
"Sahut rini sambil tersenyum."
Oh baiklah, kamu letakin di meja belakang aja ya, biar kakak yang masak dek !
__ADS_1
"Nia menyuruh sambil tersenyum bahagia, melihat dia punya adik yang baik walau bukan adik kandungnya."
Nia sementara sedang masak.
Rini sementara sedang menyapu dan mengepel. Lalu Nia datang..
"Rin ayo makan, sayur dan ikan udah masak lo, ntar dingin kurang enak. Ayo makan dulu."
Ayo kak sambil lari ke dapur dan mereka berdua makan di meja makan,
Rini pun mengucapkan "selamat makan ka cantik !!"
Eh jangan lupa berdoa ya ka nia.....
iya ..
iya sayang kita sama-sama berdoa dulu ...
'Mereka pun berdoa bersama.'
Setelah selesai makan malam, Rini dan Nia mencuci piring kotor dan kembali kedalam.
"Kak aku kekamar dulu ya, banyak tugas kuliah yang mau Rini kerjain."
Rini berdiri dan hendak mau ke kamar.
iya baiklah adik sayang!
selamat malam......
Rini pun menikmati malamnya dengan mengerjakan tugas- tugas yang menumpuk itu. Rini setiap mau mengerjakan tugas, mandi, nyuci, atau sedang duduk dan melamun dia pasti tidak lupa mendengarkan musik. Musik baginya adalah segalanya, obat pelipur laranya. Iya selalu menikmatinya dengan ikut bernyanyi atau terkadang hanya mendengarkan saja.
Karena, jika Rini selalu merindu, baik Rindu papa dan mamanya, Rindu oma dan opanya, serta seluruh keluarganya dia hanya bisa tenggelam dengan mendengarkan musik, dan hanya sekedar memandang poto-poto kenangan yang di tinggalkan oleh papa dan mamanya dulu. Bahkan Rini sering terhanyut dalam kenangan yang terlalu pahit baginya, dia anak yang malang kehingan kedua orangtuanya sekaligus dalam peristiwa kecelakaan dulu, yang mengakibatkan Rini koma, selama beberapa bulan dan trauma.
Stelah dia sadar, berat baginya untuk melakukan aktivitas biasa yang iya lakuin. Dia sering mimpi buruk, terkadang teriak-teriak. Selalu menyalahkan diri nya sendiri, karena pada saat itu, dia mengajak kedua orang tuanya untuk liburan, padahal papanya udah bilang, besok aja. Namun pada saat itu, Rini sering dijanjikan oleh papanya akan liburan bertiga, namun tak pernah terwujudkan. Ketika dia meminta, namun orang tuanya mengabulkannya, setelah pulang dari liburan, mengalami kecelakaan yang luar biasa. Bahkan kecelakaan itu merenggut nyawa kedua orang tuanya. Padahal pada saat itu dia baru saja berumur 14 tahun.
Dia mengalami tekanan pikiran yang mengganggu sangat kuat, sering menangis, berteriak. Bahkan dia harus mengalami 1 tahun berhenti sekolah, Bukan karena tidak mampu melainkan dia juga baru siuman, tapi memiliki luka-luka pada bagian tubuhnya parah, bahkan tulang kaki nya parah. Rini harus mengalami operasi beberapa kali. Setelah siuman dia bahkan marah kepada opa dan omanya, kenapa Rini harus di tolong, biarkan Rini mati aja.
Dia mengalami Shyok berat, bahkan harus selalu berdiam diri, seperti halnya terlihat sudah mati, namun masih hidup. Tidak memiliki gairah hidup, bahkan orang tuanya di kubur pun dia tidak bisa menghadirinya, karena dia belum siuman. Dia sering menangis, pertama kali dia siuman, dia meminta menemui mama dan papanya, ke tempat peristirahatannya, sesampainya disana dia tidak mau pulang, dia selalu memeluk pusar mama dan papanya, Bahkan dia menangis sesegukan.
Tapi nantenya selalu menghibur dan membujuk Rini, Karena tantenya adalah kemabaran dari papanya, berwajah yang sangat sama, tidak ada bedanya, sifat yang sama dengan mamanya, lemah lembut dan penyayang. Maka dari itu setiap dia pulang, dia pasti ingin selalu tidur di pangkuan tantenya itu. Untuk mengobati rasa rindu terhadap papa dan mamanya, yang telah tiada itu.
...........................Bersambung..............................
__ADS_1