Lelaki Idaman

Lelaki Idaman
Tiba Tiba Kabar Dari Ka Nia dan Ka Angga Mengejutkan


__ADS_3

Jalanan pun begitu banyak mobil dan motor berlalu lalang pergi kesana kemari.Dan Untungnya Mereka berangkat sangat pagi sehingga tidak terkena kemacetan di jalanan itu.


Dan Dari Rumah Reno,Mereka lebih banyak terdiam dari pada berbicara.Dan pada akhirnya Reno membuka suara terlebih dulu memecahkan kebungkaman mereka berdua.Karena Dodit dan Adit sudah sedaritadi tidur dengan nyenyaknya.


"Hem,.sayang ! Kamu kok sedari tadi tuh melamun terus ya ? Apa sih yang kamu pikirkan,sampe sampe hape kamu bunyi aja ga kamu denger."


Reno pun bertanya dengan Raut wajah yang sedikit pias dan terlihat sangat penasaran dan khawatir itu.


"emm,.ga kenapa napa sih ka,cuma tiba tiba Rini rindu mama dan papa.Rini rindu sekali ka,Rini rindu pelukan mereka,Rini rindu ciuman mereka.Bahkan Rini rindu Rumah Rini,Rini merasa berdosa selama ini,jarang datang kerumah peninggalan Papa sama mama ka.Rini merasa gagal menjadi seorang anak yang baik !."


Tiba tiba,kristal bening terjatuh dari ujung mata Rini.Dia sangat merasa bersalah dan sangat terpukul.


"Sayang,kamu jangan menyalahkan dirimu sendiri.Kalau kamu menyalahkan diri kamu terus menerus sayang.Papa dan mama kamu bersedih melihat kamu yang terus terusan bersedih.Mulai sekarang kamu harus kuat dan tabah,Aku akan selalu menjaga dan melindungi kamu sayang.I Love You My Love ❤.!!"


Reno tiba tiba memberhentikan mobilnya di pinggir jalan dan melihat ke arah Rini sambil memegang tangan Rini dan menguatkan Rini untuk tetap semangat dan membawa Rini kedalam dekapannya.Dan mencium pucuk kepala Rini itu.


"Makasih sayang... Aku sangat menyayangi mu,terimakasih buat semua yang sudah kamj lakukan."


Rini membalas pelukan Reno dan mencium pipi Reno.Dan setelah itu Rini pun menyuruh Reno melanjutkan perjalanannya,untuk sampai ke Radio dengan tepat waktu.


"Tin..tin..tin..tin..!!"


karkson Reno pun berbunyi dan menunggu yang dikarksoninya membuka gerbang tersebut.


"Dan tiba tiba ka Angga keluar dari dalam dan membuka gerbang tersebut."


Angga membuka gerbang dan menyuruh reno untuk masuk dengan tangan seperti memanggil.


"Hai ka Angga,kaka apa kabar ? Ka Nia dimana ya ka ?"


Tanya Rini setelah turun dari mobil,yang ga biasanya ka Nia tuh menyuruh orang untuk membuka gerbang gitu.


"Hai Rin,kaka baik kok,oh ka Nia,ka Nia kamu sedang di kamar mandi tadi.Kamu juga apa kabar?".


Tanya angga kembali,sembari menutup gerbang lagi.


Dan Reno mengangkat tubuhnya adit,untuk di bawa kedalam kamarnya Rini.


"Ah,kabarr rini seperti yang kaka liat kak,sangat baik !."


Rini berhasil memperlihatkan senyuman dari wajahnya.Sedangkan Reno sedang menunggu Rini selesai bicara dengan angga sambil menggendong adit.


"Ka dodit,ka...bangun kak !!"


Rini juga membangunkan Dodit dan Dodit pun terbangun.


"Eh,maaf Rin,kaka tidurnya pulas dan keenakan,ampek ga nyadar tidurnya jadi lama banget."


Dodit yang sudah sadar dan mengucek ngucek matanya untuk mengumpulkan energinya untuk bangun.


"ahahaha..santai aja ka !"

__ADS_1


"Oh iya,ayok masuk ka..maaf jadi kelupaan deh sama kamu,pasti kamu pegel kan gendong adit ?".


Rini pun tersadar,Daritadi Reno berdiri di belakangnya dan menggendong Adit,setia menunggu Rini selesai mengobrol dan membangunkan temennya itu.


"iiya iya sayang gak apa apa kok,yuk masuk ,."


Setelah sampai di kamarnya Rini,Reno pun meletakkan tubuh Adit dan kembali menatap wajahnya Rini.


"Hum..sayang,kamu jangan bersedih lagi ya ! Jika kamu butuh tempat untuk bersandar mencurahkan semua isi hati kamu,aku siap sayang !".


Tutur Reno dan menarik tubu rini kedalam pelukannya dan mencium pucuk kepala Rini.


"Iya sayang,makasih banyak ya buat ngertiin aku.Terima kasih sudah kembali memberi warna kedalam hidupku yang kemarin warna hidup ku terasa sangat kelam."


Rini pun membalas pelukan Reno dengan erat dan mencium pipi Reno.


"Sayang,aku boleh ga pakai kamar mandi kamu.Aku mau mandi nih,udah gerah ?."


Reno kembali bertanya dan merasa kepanasan,mungkin akibat panasnya kota Jakarta.


"Iya bisa sayang,ya sudah mandi lah ! Aku mau nunjukin kamar buat ka Dodit,kelihatannya dia masih mengantuk."


Tutur Rini sembari meninggalkan Reno dan sebelum meninggalkan Reno.Rini memberikan handuk dulu kepa Reno.


"Ka.. ka dodit,bangun kak..Sini biar Rini antar dulu kaka kekamar tamu untuk istirahat !"


Rini membangunkan Dodit yang tertidur di sofa.Anehnya Dodit tertidur secara duduk pun dia bisa lakukan.Rini pun merasa aneh.


Dodit pun beranjak dari duduknya,mengikuti arah jalannya Rini.


"iya tidak apa apa kok kak,anggap aja rumah sendiri.Ka Reno mandi ka,dia kegerahan."


Rini pun membuka gagang pintu kamar itu.Dan mengambil bantal dan selimut dari lemari kamar tersebut.


"Oh,ya sudahlah..kaka istirahat dulu ya Rin !".


Rini pun pergi kembali kemarnya.Dan mendapati Reno yang sudah selesai mandi dan sedang duduk Di ranjangnya Rini.


"Kemari sayang,kamu ngapain duduk disitu ? Ayok kemari aku gak bakalan gigit kamu kok !"


Reno memanggil Rini untuk mendekat dan duduk dekat dengannya.


Dan Rini pun mendekat dan duduk dekat dengan Reno.


"ia ka,Rini juga agak sedikit mengantuk kak.soalnya bangun jam 3 subuh tadi ka.Kaka ga tidur sama ka Dodit di sana ?.


Rini pun bertanya sambil menguap.


"Iya gak lah sayang.Aku mau tidur di samping kamu sekali aja.Aku ingin menjaga kamu dan melihat kamu agar tidak terkena mimpi buruk,tenang aku ga akan apa apain kamu ataupun menyentuh kamu !".


Reno pun memgang bahu Rini dan meletakkan tubuh rini dengan pelan dan lembut.Mereka pun saling berhadapan dengan posisi tidur yang menyamping.

__ADS_1


"Iya aku tau kok,kamu gak bakal senekat itu.Kamu kan baik ga mungkin kan kamu melanggar janji kamu !"


Rini yang memang sudah percaya dengan Reno.Dan dengan pembuktian Reno selama ini.


Reno pun mengelus elus rambut Rini dengan sangat lembut dan pelan.Sehingga Rini merasa lebih nyaman dan mengantuk.


"Sayang,aku udah ngantuk banget.Aku bobok duluan ya !".


Rini yang sudah memejam kan matanya sedikit demi sedikit,karena merasa ngatuk dengan elusan lembut di kepala rini yang di elus oleh Reno.


Reno pun jatuh kedalam tidurnya dan memeluk tubuh rampingnya Rini dengan hangat dan erat seakan akan tidak mau terlepas.


*********************


Setelah sejam berlalu semua penghuni di Radio itu tertidur.Maka Rini pun terbangun dari tidur pulasnya,karena sudah laper,jadi dia terbangun ingin memasak untuk mereka semua.Rini terbangun dan melihat Reno dengan sangat tenang,Rini yang bersandar di kepala Reno dan mereka yang tidurnya berpelukan merasa ini semua seakan akan hanya mimpi.Rini yang takjub dengan wajah tampan nya Reno dan bibir merah nya Reno yang terlihat seperti menggunakan liptin aja.padahal memang sejak lahir bibirnya sudah begitu.


Rini pun beranjak dari kasurnya menyusuri dapur dan melihat apa yang ada di kulkas.Dan memasak untuk mereka semua.Setelah selesai memasak.Rini juga membuat Air buah dari timun.


Dan Ka Nia pun datang mwnghampiri Rini.Dan memeluk Tubuh rampingnya Rini.


"Hum..kaka kenapa,kok menangis sih ?kan Rini sudah pulang ka !."


Rini membalas pelukannya Nia.


"Rin.maaf kaka mengecawaknmu Rin ! Dan tidak mendengar perkataan perkataan mu sayang ."


Nia pun kembali memeluk tubuh Rini.Dan menangis merasa malu terhadap Rini.


"Ka Nia..kakak kok nangis sih ? Oh iya kakak gemukan iya ?."


Rini pun bertanya dan pangling dalam 2 hari dia meninggalkan kak Nia langsung gemukan aja gitu.


"Maaf Rin.. hiikkkss hikkzz.. ! (Sambil menagis kencang)


"Kenapa sih kak?"(Tanya Rini yang sudah sangat bingung dan ingin tau.)


"Dek,.ternya yang kemarin itu kaka muntah dan tidak enak badan.Ternyata kaka hamil..hikss hikss 😭.."


Menangis dengan sangat merasa malu dan menyesal atas perebutannya itu semua.


Rini pun tersontak dan terbelalak terkejut.Kok bisa terjadi sepeeti ini ka.Dalam hati Rini juga sedih sih.Tapi itu semua sudah menjadi takdir ka Nia.


"Ya ampun kak,kok bisa sih ka.Kakak jangan nangis,yang penting kakak juga harus menjaga dedek yang di dalam kandungan itu kak.Kasihan dia hanya janin yang tidak bersalah ka."


Rini pun kembali menguat kan Nia.Dengan mengajak dia untuk cerita.


"Iya sayang makasih ya,kakak dan kak angga bentar lagi Akan menikah dek,sebelum kandungan kakak semakin membesar.Dan mungkin kakak juga akan berhenti dari radio dek."


Nia pun dengan berat hati cerita dan menangis kembali.


"......................................."

__ADS_1


"********BERSAMBUnG **********"


__ADS_2