
Rini terbangun jam tiga subuh,lalu pergi ke kamar mandi untuk membasuh muka,setelah itu Rini pergi untuk bersiap siap dan memasak di dapur,untuk sarapan yang ingin Rini masak untuk balasan rasa terima kasihnya kepada keluarga Reno.
"Hum,.Aku masak apa ya,coba aku lihat apa yang ada di kulkas."
Rini pergi untuk membuka kulkas,untuk melihat apa saja yang ada dikulkas.
"Ehm,.aku masak Sup aja deh,sama buat sambal dan tumisan sayur sayuran aja deh."
Rini bergumam didalam hati,karena dia hanya melihat sayur wortel dan kentang,serta sayur bayam.
"Setelah mengupas dan memotong sayur sayuran ini,aku butuh merica deh,dimana ya tempat bumbunya?"
Rini mencari kesana,kemari dan membuka lemari atas dan bawah,tidak menemukan merica tersebut.
"Huh,wangi banget,masak bibik udah bangun jam segini?Sepertinya gak mungkin deh,bibik masak jam setengah empat begini."
Tutur mama Reno,dia terbangun karena mencium bau yang sangat wangi dan enak dari dapur itu.
"Eh,.sayang kamu ngapain sih,cari apa nak?Biar tante bantu."
Mama Reno heran dan bingungelihat Rini kesana kemari,seperti mencari sesuatu dia menghampiri rini dan bertanya.
"Iya nih tan,Rini lagi cari merica soalnya supnya udah mau masak tan,tapi Rini cari belum ketemu juga."
Rini menjelaskan dengan menunjukkan sup nya yang sudah hampir masak.
"Oo,kamu nyari merica toh,ini sayang di simpan di dalam gelas itu,soalnya bibi beli kemasan besar kemarin,jadi gak muat tempat yang biasa digunakan untuk menyimpan mericanya sayang,ini mericanya ya."
Mama Reno,mengambil merica yang ditaruh dalam gelas itu lalu menyerahkannya kepada Rini.
"hahaaha...Maaf tante Rini gak sampai berpikir kalau merica tersimpan disitu."
Rini tersenyum dan meminta maaf kepada mama reno.
__ADS_1
"Lho,kok minta maaf sih nak,kan yang salah bibik dan juga kan mana ada orang taruh bumbu di dalam gelas sayang dan lagi kamu bangun jam berapa sayang ? Kok cepat banget bangunnya dan juga kenapa kamu yang masak sih sayang ?"
Mama Reno memegang tangan Rini dan bertanya,karena mama Reno merasa Rini terlalu cepat untuk bangun.
"Rini bangun jam 3 subuh tan,soalnya mau masak buat keluarga ini tan,setidaknya kan Rini bisa membantu,walau pun hanya membantu dengan masakan Rini tan,semoga saja masakan Rini enak dan pas dilidah kalian tante."
Tutur Rini dengan lembut sambil memegang spatula masak itu atau sendok masak itu,sambil menaruh merica dan garam kedalam sup itu.
"Pasti dong masakan kamu enak,soalnya dari dalam kamar tante aja udah wangi sekali,tante jadi lapar nak."
Tutur mama Reno sambil memegang perutnya dan tersenyum.
"Mah,Rin.. kalian lagi ngapain ?"
Tiba tiba Reno datang sambil menguap dan bertanya.
"Oh,.ini nak,mama kebangun karena mencium wangi yang sedap ini dari dalam kamar mama,mama jadi bertanya tanya siapa yang masak dan pergi ke dapur dan melihat,ternyata Rini sedang memasak.Mama sampai terkejut nak."
Penjelasan Mama Reno kepada Reno.Dengan memperlihatkan senyuman yang tersanjung.
Penjelasan Reno kepada mamanya dengan rasa bangga nya terhadap Rini.Dan dia memamerkan senyum bahagia dari raut wajahnya yang terlihat sangat mensyukuri Rini yang hadir di hidupnya.
"Ah,..kak Reno hanya gombal tante,enggak semua kok Rini bisa ngerjainnya,itu hanya kebohongan kak Reno tan.Agar Rini bahagia aja mendengarnya tante."
Rini menyanggah ucapan Reno,karena Rini tidak suka di puji,Rini merasa pujian itu tidak pantas untuk dirinya.
"Siapa bilang Reno bohong yang Reno katakan ma,benar adanya !!"
Jawab Reno dengan semangatnya,yang memang fakta adanya semua yang dia ceritakan itu.
"Mama tau kok ren,Rini memang calon mantu yang luar biasa,mama ingin Rini yang akan jadi istrimu kelak."
Tutur mama Reno dengan rasa bersyukur dan berharap,Rini dan Reno untuk menikah kedepannya.
__ADS_1
"Tente ini,Sama kayak ka Reno suka memuji,Ya udah tante Rini mau menghidangkan masakan ini semua di meja,setelah itu kekamar mau mandi dulu tan dan bangunin Adit,biar kita sarapan bersama semua tante".
Tutur Rini dengan senyuman yang terlihat bahagia.Dan menyiapkan sup kedalam mangkuk untuk di taruh ke meja makan.
"Ya sudah ma,Reno juga mau keatas dulu mau siap siap,biar kita sarapan bersama.. dan juga udah jam lima pagi mah,mau berangkat jam enam pagi nanti ma."
Reno melambaikan tangan dan berlalu pergi dari dapur dan pergi ke atas,pergi kemarnya untuk mandi dan bersiap siap.
"Iya udah tante juga mau kekamar dulu mau mandi dan bangunin om kamu,biar sarapan bareng bareng."
Mama Reno juga pergi ke kamarnya.Dan untuk bersiap siap dan membangunkan ayah Reno.
"Aduh non,kok gak bangunin bibik,kalau mau masak ?"
Tanya bibik asisten rumah tangga Reno itu.Dan membnntu Rini menyiapkan semua masakan,piring dan gelas untuk di taruh di meja makan.
"Gak papa bik,Rini juga udah biasa masak kok,bentar lagi kan Rini pulang jadi Rini kepingin masak buat keluarga ini,karena rasa bersyukur Rini di terima dengan baik di keluarga ka Reno ini bik".
Rini berusaha menjelaskan kepada bibik,agar tidak salah paham kepada bibik karena Rini memasak tanpa sepengetahuannya.
"oh iya non,sekali lagi bibik minta maaf ya,tidak bantu nona tadi untuk memasak".
Bibik itu pun meminta maaf dan menunjukkan rasa penyesalannya terhadap kekasih tuannya itu,tidak membantu dia didapur.
"Tidak apa apa bik,harusnya kan Rini yang minta maaf,oh iya bik Rini mau keatas dulu ya mau siap siap,soalnya jam enam Rini dan kak Reno pergi,soalnya Rini mau kerja lagi nanti bik".
Rini menjelaskan kepada asisten rumah tangga itu dan sekalian permisi beranjak pergi ke kamar untuk bersiap siap.
"Iya non,bibik juga mau cuci piring kotor yang baru selesai digunakan non setelah memasak ini."
Tutur Asisten rumah tangga itu dan mengambil piring piring kotor dan membawa ke washtapel itu.
....................................
__ADS_1
"......................"
....................Bersambung.................