Lelaki Idaman

Lelaki Idaman
BERANGKAT


__ADS_3

Setelah Rini selesai memandikan Adit.Rini juga merapikan tempat tidur dan menyusun baju serta semua benda benda miliknya dan milik adit di masukkan kedalam Ransel.


Reno memanggil Rini dan Adit untuk sarapan,serta langsung membawa ransel Rini dan Adit.Mereka pun turun kebawah untuk ikut sarapan serta akan berpamitan untuk pulang.


"Ayo duduk nak sini dekat tante.Kita sama sama sarapan,semuanya sedang menunggu kamu."


Mama Reno menarik tangan Rini untuk sarapan dan duduk di sebelahnya.


"Wah,... Enak banget sup dan sambalnya,bayam nya juga.Ini bibi yang masak ma ?."


Tanya Rani kakak nya Reno,Dia sangat menikmati makanan itu.Dia makan sangat lahap,seperti orang kelaparan.


"Bukan..bukan bibik Nung ataupun bik Mina yang masak Ran,tapi calon adik ipar kamu yang cantik ini bangun jam tiga subuh lo.Untuk masak ini semua buat kita."


Tutur Mamanya Reno,Mamanya menjelaskan kepada Rani kakaknya Reno.Kalau masakan yang lezat itu dimasak oleh Rini dengan nada bangga dan memujinya.


"Wah,..kakak ipar hebat ya.Dan Kalah sama masakan mama juga.Hahahaha..."


Mereka pun puas tertawa,hanya untuk meledek mamanya.


Dan Pujian Rika dan Risa serentak.Membuat semua ikut tertawa di meja makan itu.


"Lho,.Kamu dan Adit kok hanya makan Roti dan susu ?"


Tanya mama Reno dengan Rasa penasaran,karena iya lupa Rini dan Adit sudah 2 hari menginap disitu,memang tidak pernah sarapan nasi pagi pagi.Mereka hanya sarapan Roti atau sandwich dan segelas susu.


"Maaf ya tante,aku dan adit biasanya hanya sarapan roti atau sandwich dan segelas susu.Siang baru makan nasi tan,keluarga kami sudah biasa seperti itu."


"iya tidak apa apa dong nak,tante mengerti kok.Dulu sewaktu tante masih muda tante hanya minum juice orange sama Roti selai kalo pagi sayang.Tapi semenjak nikah dengan papanya Reno karena dia setiap pagi harus makan nasi,jadi keikut dia nak."


Mamanya Reno memang orang yang baik dan perhatian.Dia sangat mencintai papanya reno dengan tulus.Sehingga kebiasaan nya juga dia ubah dengan mengikuti kebiasaan Papanya Reno.


"Kalau Reno sih nanti mah,bakalan Reno yang ikut Rini,apapun kebiasaannya biar Reno mengikuti kebiasaannya."

__ADS_1


Menunjukkan Rasa gentle man nya.Kepada semua orang di meja makan itu.


"cielah gaya lu,makan Roti pagi pagi aja gue ajak,elunya langsung ngeluh.Sok sokan mau ikut gayanya Rini,bisa mati kelaperan lu."hahahhahahhah....


Dan semuanya pun tertawa,seketika hening kembali untuk menyantap sarapan mereka.Setelah sarapan mereka pun duduk sebentar di ruang keluarga.Semuanya sedang bercanda cerita itu dan ini.Dan jam juga sudah menunjukkan puku Tujuh pagi.Mereka pun pamitan kepada keluarga Reno.


"Tante,Om..Rini pamit pulang dulu ya,jaga kesehatan tante dan om ya."


Rini mencium punggung tangan papanya Reno dan punggung tangan mamanya Reno dan sambil memeluk mamanya Reno juga.Karena mamanya Reno tiba tiba meluk dan mencium kening dan pipinya Rini.


"Iya nak,.hati hati ya sayang.Ingat tanggal 21 kemari lagi ya,kan wisudanya Reno !"


Mamanya Reno memeluk Rini,seakan tidak rela melepaskan Rini.Dan mengingatkan kepada Rini untuk kembali lagi di acara wisudanya Reno.


"Iya tan,Rini bakalan balik tan,soalnya Juga kan udah janji sama ka Reno,bahkan juga kita mau berangkat ke yogya tan.Ke tempat opa dan oma untuk natalan bersama dan tahun baru bersama tan."


Rini pun menjelaskan dia akan datang lagi ke acara wisudanya Reno.


"Hati hati ya Rin,Hati hati kakak dan kakak ipar".


Mamanya Reno pun kembali merasa kesepian.Dan juga begitu Niko dia merasa kesepian,karena dalam dua hari itu dia selalu bermain dan lari kesana kemari dengan Adit.Tiba tiba saja Rumah Reno hening dan susana serasa hampa.


Dut.tuttt...tuttt..


Suara dari Hapenya Rini.


"Yang,sayang kok ga di angkat hapenya.Angkat dong mana tau kan penting."


Reno mendengar suara nada hapenya Rini berbunyi.Mungkin itu penting,Reno tidak tau kalo Rini sedang melamun.


"Hemm....sayang... Hallo"..


Reno melambai lambaikan tangannya di depan mata Rini.

__ADS_1


"Eh maaf kak,iya ada apa ka ?"


Tanya Rini seketika sadar dari lamunannya.


"Mikirin apa sih dari tadi sayang,Tuh hapenya dari tadi bunyi bunyik terus lo."


Reno pun penasaran dengan apa yang sedang Rini pikirkan.


"Oh maaf ya kak".


"Hallo..Syalom dan selamat pagi."


Rini langsung menekan tombol hijau tanpa melihat nama dari si penlpon tersebut langsung mengangkatnya.


"Lah,tumben lo.Ngomongnya Formal banget sama gue,lu nape sih.. ni gue Florent."


Florent pun bingung dia merasa aneh.Gak biasanya Rini ngomong seformal itu dalam benaknya.


"Maaf Flo,aku tadi lagi melamun aja,eh sampai lupa lihat nama si pemanggil.Hehehehe...Maaf ya cantik ??"


Nada Rini yang terlihat tidak enak.Dan minta maaf kepada Florent.


"oke..oke santai aja kali,lo udah pulang ?Hari ini masuk kerja atau ? "


Florent menelpon juga hanya ingin bertanya Rini masuk kerja atau tidak.


"Iya,aku masuk Flo.Ini aku masih di jalan diantar kak Reno,bentar lagi udah nyampek ke Radio kok.Paling sejam lagi gitu,kalo kata kak Reno sih 45 menit lagi udah sampai."


Rini juga tidak mau bekerja masih beberapa hari cutinya panjang sekali.Dia juga kan harus menjaga perasaan Florent.


"oh,.oke.Gue tunggu lo ya.Ha hati sayang sayang gue,udah dulu ya gue mau cus lanjut kerja nih !"


Florent pun menutup teleponnya.Dan melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda itu,dia bahkan tersenyum lebar ketika saat bertelepon dengan Rini.Dia merasa bahagia Rini yang Florent tau kisah hidup nya sangat menyedihkan,pada akhirnya menemukan cintanya.

__ADS_1


"............................................"


"************BERSAMBUNG**************"


__ADS_2