
Nia pun beranjak berdiri,dan mengambil mickenya dari tangan si protokol.
"Hem,cek.."
Sambil mengetuk ngetuk micke itu.
"Aduh Rini kok jadi gemeter ya,heheee..,
Rini mulai dari mana ya,Rini bingung mau mengatakan apa,Rini juga belum ada buat persiapan kata kata,Rini juga kaget dipilih untuk memberikan kesan ataupun pesan.Soalnya Aku dan ka Nia banyak melewati hari,waktu,jam,menit bah kan detik.Selama Ini ka Nia udah Rini anggap seperti kakak kandung sendiri,kak rini orang yang baik,pokoknya humble banget deh orangnya.Ka nia pengertian,setiap nia sakit dia yang rawat,dia yang khawatir.Hidup ka Nia dengan ku sama,bedanya ka Nia masih memiliki mama,Dan aku hanya anak yatim pyatu.Di tempat kami bekerja yaitu di Radio mawar,kak nia adalah orang yang menjadi ibu,ayah bahkan sekaligus kakak bagiku.Cinta dan kasih sayang yang dia berikan kepadaku,tak cukup di rangkum dengan kata kata,kak Nia dan kak Angga adalah ke dua orang yang memanjakanku,menjadikan ku seperti orang yang berharga,mereka berdua sudah lama aku kenal.Ku yakin cinta kak angga dan ka Nia akan menjadi cinta yang sejati dan abadi sampai maut memisahkan. Terima kasih buat kak angga sudah mencintai kakak ku Nia dengan tulus..hikzz..hikkzz 😠"Air mata yang sedari tadi ditahan kini kian tak terbendung,pada akhirnya terjatuh juga."
Nia dan angga pun datang memeluk Rini.Menguatkan Rini,Nia dan angga menghapus air mata Rini.sambil merangkul rini.
Rini pun melanjutkan kata katanya,walaupun airmatanya jatuh,bukan karena sedih namun ini air mata kebahagiaan,banyak yang mendengar curahan Rini dan ikut kebawa suasana,meneteskan air mata juga.
"Mulai Hari ini kalian adalah dua insan yang dipertemukan Tuhan,yang takkan dapat dipisah kan oleh manusia,Hanya maut yang hanya bisa memisahkan kalian kak,jaga kak Nia sebaik mungkin,sayangi dia kak,dan selalu datang mengunjungi Rini kak,karena setelah hari ini,Rini akan sangat kesepian dan merasa hampa.Tanpa kejahilan Kak Rini,kecerewetannya,ketawaknya dan ceritanya,perhatiannya.Kak Nia adalah orang yang selalu mengingatkan ketledoran Rini yang suka lupa.Dan selalu membangunkan dan mengingatkan Rini untuk makan.Rini sangat menyayangi kak Nia selayaknya kakak kandung,karena kak Nia aku mendapatkan Rasa bagaiman memiliki seorang kakak.Kak Nia adalah kakak yang terbaik yang pernah ku miliki.kak,semoga kalian hidup dengan bahagia ya..".
heeeekzz..hikzz ..Rini pun masih menangis dan angga menguatkan Rini serta nia juga mereka bertiga pun berpelukan ..
__ADS_1
Angga pun mengambil micke dari tangannya Rini,tangan kanan memgang microphone dan tangan kiri masih merangkul pundak Rini.
"Rini adik kakak yang tersayang,kamu tau..Betapa beruntungnya kak angga pernah mengenal kamu,Malah Nilai kehidupan kakak lebih banyak belajar dari kamu dek,ka Nia tau semuanya.Kamu anak yang baik banget,Selalu tertawa lepas seakan akan kamu tak memiliki beban bidup dan selalu mensyukuri hidup,tidak pernah sekali pun ka angga mendapati kamu mengeluh.Kamu Tahu rin,kakak selalu bersyukur di pertemukan di tengah tengah kalian berdua dek yang selalu perhatian dan baik kepada kakak.Rin kakak akan selalu mengingat ucapan kamu,dan kakak akan selalu mencintai dan menyayangi Nia,dan kami juga akan selalu menemui kamu.Karena kami berdua sudah sepakat akan selalu menganggap kamu menjadi adik tersayang kami.Jangan menangis kakak tahu kamu terharu kan melihat ka Nia bahagia,tapi kamu juga akan pasti bahagia sayang,kan kamu sendiri yang selalu menguatkan kami berdua.Terima kasih banyak Rini buat cinta kamu kepada kami berdua."
Dan dilanjutkan Nia pun ingin berkata kata.Sambil menghapus air matanya yang kian tak mau berhenti karena terharu dengan pengakuan Rini dan Angga.
"Rini,kakak akan dan selalu menyayangi kamu,benar apa yang kamu katakan sayang,yang berdua kita lalui dan lewati tak hanya bisa di jelaskan lewat kata kata,begitu banyak yang kita alami.Terima kasih Rini kamu juga selalu banyak mengajarkan kakak tentang arti kehidupan.Kaka yang banyak mengeluh namun kamu selalu datang untuk menguatkan kakak,Kamu memiliki rasa bersyukur dan sabar yang luar biasa,terima kasih banyak rini.Kakak gak akan pernah melupakanmu,kakak akan selalu datang menemuimu.Hidup lah dengan bahagia sayang,kakak tau kamu seakan dan seolah olah terlihat kuat selalu tersenyum bahagia,jauh didalam lubuk hatimu yang terdalam kamu sangat rapuh.Jika kakak bertanya kamu kenapa,jawabmu selalu baik,ah aku baik kok,ga kenapa napa.Tapi hampir setiap mala,tengah malam kakak selalu mendengarmu mimpi buruk.Jika kakak bertanya jawabnya selalu,gak kok kak.kakak salah denger,Rini coba lah jangan memendam berat dan belenggu mu sendiri sayang.Kaka tau semuanya,makanya kakak tidak melarang reno untuk menghubungumi.Kamu anak yang sangat baik dan penyayang kakak yakin kamu akan bahagia,jangan bersedih tentang masa lalu mu,yang selalu menyalahkan dirimu sendiri yang kehilangan orangtua rin,ini semua sudah suratan takdir sayang.Kami semua menyayangi kamu,kapan dan dimana pun itu kamu tetap adikku. I love you so much my princess Rini Merisha.You are a very strong woman. We all love you.
Kata kata terakhir yang di berikan Nia kepada Rini sambil menciumi,pipi Rini.Dan mereka bertiga berpelukan kembali dan tersenyum,mereka tidak tau banyak yang mengambil moment mereka bertiga diatas panggung.Mereka semua ingin mengabadikan moment ini.
Setelah selesai dinner,Rini pun ingin berpamitan kepada seluruh keluarga besar.Dimana Besok tanggal 22 December adalah acara wisudanya Reno.
"Kak,tante,ibuk.. Rini harus pamit buk,soalnya Besok ka Reno mau wisuda,jadi harus berangkat malam ini juga buk.Soalnya keluarga kak Reno juga sudah menghubungi kami kak."
Rini pun menjelaskan,keadaan yang tak bisa mereka meneruskan ikut sampai besok.Dalam merayakan keberhasilan pesta pernikahan Nia itu.
"Iya kaka,mengerti kok dek,lagian kakak yang harus minta maaf kan,udah ngerepotin kalian berdua banget,acara udah kelar eh masih ngajak untuk makan diluar aja,padahal reno juga besok wisuda.Iya ga apa apa,tunggu sebentat ya kakak,mau bungkus kue,makanan dan buah buahan serta minuman dan cemilan yang ada,untuk diperjalanan kalian,mana tahu Rini,Reno,Adit dan Dodit nanti kelaparan kan."
__ADS_1
Nia pun langsung pergi ke dalam,untuk membungkus makanan,minuman serta buah dan cemilan yang ada,soalnya kan banyak yang diberikan oleh para tetamu yang ada.
"Nih dek,buat makan,serta oleh oleh dari kami berdua untuk keluarga dek Reno ya.".
Nia dan angga pun memberikan bingkisan besar dan bungkusan yang banyak.
"Tidak usah kak,ini terlalu banyak."
Reno pun menolak karena merasa tidak enakan,Nia dan Angga yang menikah eh malah mereka yang diberi bingkisan.
"Sudah ambillah dek,ini buat kalian.Pasti juga kan lama kita akan bertemu.Hanya itu yang bisa kami beri dek."
Lalu Reno dan dodit mengambil bungkusan serta bingkisan itu dan memasukkan nya ke mobil.
setelah mereka berempat pamit untuk pergi.Mereka pun berangkat untuk pulang ke Rumah Reno.
...............*****Bersambung*****..................
__ADS_1