Lelaki Idaman

Lelaki Idaman
Hadiah yang tak pernah di duga Reno


__ADS_3

Perahu mereka pun, sampai pada tepian bukit. Dan Reno, memberikan tangannya untuk di genggam oleh Rini, agar Rini tidak jatuh.


"pegang tangan aku sayang, biar tidak jatuh, kita bentar lagi sampai kok."


Reno pun menyuruh Rini agar memegang tangannya.


"Hati-hati saya, entar kamu jatuh, kalau kamu jatuh kamu nyebur dong, nanti sakit, makan aja kamu belum tadi."


"Iya iya sayang, aku tahu kok, walau aku nyebur, kamu juga pasti akan nyebur aku yakin .. weeekk."


Rini juga membalas ucapan Reno, karena memang iya kan Reno tidak mungkin membiarkan Rini nyebur sendiri pasti akan ikut nyebur dan nolongin Rini.


"Heheheh... kamu tahu aja. Aku tidak akan membiarkan mu nyebur sendiri, pasti aku ikut dan menolongmu."


Reno terus memegang tangannya Rini, dan membawanya kearah bukit. Ternyata Reno sudah membuat surprise ke Rini.


"Sayang, kita kemana sih? Kok dari tadi gak sampai-sampai, Masih jauh ya ?."


Rini yang begiti celingak celingukan. Melihat kesana, kemari karena penasaran akan dibawa kemanan. Namun dia bingung, dan menyerah bertanya kepada Reno.


"Tenang, sebentar lagi sampai kok sayang, sabar kok, Nah itu disana sayang, tutup mata dulu ya."


Reno mengeluarkan sapu tangannya, Untuk menutup mata Rini, iya ingin memberikan kejuta sebelum dia juga akan pulang ke rumah opa dan omanya.


"Aduh, kok di tutup segala sayang, kan jadi gelap. Bagaimana aku bisa lihat jalan sayang?."


Rini pun mengeluh, karena merasa gelap dan tak melihat jalan.


"Tenang, kan ada aku yang terus memegangmu. kamu jangan takut, ada aku yang selalu akan menjaga mu sayang."


Reno terus memegang tangan Rini. Dan menuntunnya kearah yang ingin Reno bawa. Tak lama kemudiam Reno membuka penutup mata Rini.


"Taraaa.... Surprise ....!!!"


Reno teriak, begitu merasa sangat bahagia. Dan sangat bersemangat.

__ADS_1


"Aaaaaaa..."


Rini, yang begitu terkejut, melihat apa yang dihadapannya itu.


"Kamu suka sayang?."


"Akuu sangat sangat suka sayang, kamu ihhhh sweet banget."


Rini yang sangat menyukai kejutan yang di beri Reno di hadapannya, Bunga mahar yang bertaburan begitu indah, berbentuk hati, Bertulisan I ❤ u, dan bertulisan dibawah ❤ RR yang artinya Reno, Rini. Banyak lilin dan juga iya disuguhkan Alunan musik yang Rini sangat sukai iaitu Biola dan saxophone, irama yang begitu romantic. Lalu Rini, langsung memeluk Reno dengan erat, seakan tidak ingin melepasnya lagi. Tidak terasa kristal bening di pelupuk mata Rini terjatuh.


"Kalau kamu sangat suka sayang, Aku sangat bahagia, bener-bener bahagia, aku tidak menyangka kamu akan menyukai nya, selama ini aku merasa kurang baik dan romantis untuk mu sayang. Maaf ya, selama ini aku bukan tidak peduli, tapi aku belum menemukan ide dan waktu ya pas sayang, Aku tahu kamu ingin dimanjakan, dan diberikan momen seromantis mungkin sama seperti pasangan yang lainnya kan? Aku minta maaf sayang, tidak seromantis seperti pasangan yang lainnya."


Reno, membalas pelukan hangat Rini, semakin erat. Seakan tak mau dilepas, dan mengatakan semua yang sedang Reno pikirkan tentang apa yang dirasakan Oleh Rini. Dan Reno meminta maaf dan menciumi kening Rini.


"Kamu gak salah kok sayang, kan aku juga yang terlalu cuek dan sangat jutek terhadapmu. Dan tak berani mengutarakan apa yang aku harapkan, aku meminta maaf sayang, benar-benar minta maaf sayang."


Rini meluncurkan, ciuman di bibir Reno. Namun hanya sekilas.


"Kamu tidak salah sayang, Mulai hari ini dan kedepannya, kita harus saling terbuka satu sama lain, karena aku mencintai mu, aku tidak ingin melepasmu, ataupun aku tidak ingin kamu pergi dari hidup ku dan mencari cinta yang lain."


Reno dan Rini saling bertemu pandangan, dan tersenyum lepas.


"Hem.. Ayo sayang, kita harus duduk, menikmati angin dari pulau ini dan alunan musik idaman mu, serta memakan hidangan yang telah aku pesan untukmu, agar kamu tidak sakit perut karena magh kamu kambuh lagi."


Reno menarik tangan Rini, dan membuka kursi yang telah disediakan untuk duduk dan menikmati hidangan yang telah disediakan.


"Nah, sekarang giliran kamu, membuka hadiah yang aku berikan, aku gak tahu kamu suka atau tidak dengan hadiahku, yang penting itu dari hati ku yang terdalam, aku mau kamu selalu memakinya dan mengingatku sayang."


Reno pun membuka bungkusan itu dan membuka kotaknya dan melihat isinya, matanya seakan berkaca-kaca, serasa ingin menangis. Apalagi pada saat, membaca kartu ucapan itu, iya membaca ucapan yang mengharukan itu.


Ucapan Rini yang tertulis itu :


"Hey sayang, saat kamu membuka hadiah dariku, kuharap kamu suka dan bahagia, Dan disaat kamu membuka kartu ini, ini adalah kata-kata yang sedang ku harapkan untuk mu kedepannya. Sayang, jangan pernah puas dengan yang sedang kamu capai sekarang ini, ini adalah awal dari perjuangan mu kedepannya, Aku tahu kamu akan tetap merendah diri dan tidak meninggi, serta kamu pasti selalu menjadi orang yang bersyukur selalu. Dan aku hanya bisa memberi kado ini, karena disaat aku melihat kado ini, aku langsung melihatmu yang sedang mengenakannya, betapa gagah dan tampannya kamu sayang, aku membeli ini karena setelah ini kamu bilang kamu akan bekerja di perusahaan papa kamu, jadi aku ingin menjadi orang yang pertama memberikanmu dasi ini. Sebagai ucapan selamat ku kepadamu, yang akan menjadi orang yang bekerja keras dan memikirkan masa depannya kedepan. Aku harap setiap kau merasa lelah dan bosan ketika bekerja, jika kamu melihat dan memegang dasi ini disitu aku sedang menyemangatimu sayang. Semoga harimu kedepannya bahagia selalu dan selalu dalam lindungan tangan Kasih Tuhan. Amin.


Reno langsung berdiri setelah membaca kartu ucapan itu. Lalu memeluk leher Rini dari belakang, karena Rini sedang duduk dan melihat para pemain biola dan saxophone itu dan tersenyum begitu bahagia.

__ADS_1


Dan Rini begitu kaget, Reno tiba-tiba memeluk lehernya.


"Terima kasih banyak sayang, Kamu adalah anugerah yang Tuhan berikan kepadaku, Kamu datang seperti kado istimewah yang dititipkan Tuhan untuk aku jaga sayang, hariku begitu berwarna setelah kamu datang. Aku sangat mencintaimu, kuharap cintaku dan cinta mu ini tak akan berubah sayang. Muachhh...."


Reno, memberi ucapan yang sangat dalam sambil memeluk leher Rini dan menciumi pucuk kepala Rini, merasakan hal yang bahagia dan ia pun sangat bersyukur.


"Sayang, aku pun begitu. Kamu tahu sendiri bagaimana dunia ku, kehidupanku sebelum kedatanganmu, Aku sangat rapuh kan? Jadi kuharap kamu tidak akan pernah meninggalkan ku. Dan kuharap cintamu akan utuh untuk ku selamanya, Terima kasih banyak sayang, i always love you."


Rini berdiri, dan memeluk Reno dan memberikan senyuman yang sangat manis itu, Dan Rini juga merasakan kebahagiaan yang luar biasa, seperti ia merasa sedang mendapatkan undian, tiba-tiba ia sebahagia ini.


Setelah menikmati musik dan menyantap makanan yang telah dihidangkan. Akhirnya Reno mengajak Rini untuk pulang ke Rumah, apalagi melihat Rini yang memakai gaun batik yang tipis itu, Reno langsung memasangkan jaznha ke tubuhnya Rini dari belakang. Sehingga Reno, langsung merasakan kedinginan dan gemetaran yang sangat luar biasa di terpa angin dari danau tersebut. Lalu Rini melihat Reno yang sangat kedinginan itu, ia berinisiatif memeluk pinggang Reno, agar reno tidak merasakan terlalu dingin.


Setelah sesampainya Di parkiran, Reno langsung membukakan pintu mobil untuk Rini, dan melajukan mobil.


***Akan ada Masa..


Dimana kamu akan jatuh cinta


Dengan pilihan Hati mu


Masa dimana kamu memilih seorang


Yang kamu rasa sudah mencintai mu..


Pada saat masa itu, kamu akan jauh merasakan yang namanya Rasa bahagia...


Semoga Masa kalian jatuh cinta tetap merasakan Masa yang indah ..


Tetap ikutin jalan cerita ini ya ,..


"Love you Readers" 😘😍


Follow IG aku ya : @deby_martch20 & @sharingfriends***


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2