
Nia,Berhambur kepelukan ibunya.Dia berjanji walaupun dia sudah menikah dia akan tetap menyayangi ibunya dan akan membantu ibunya.
Mereka pun berpelukan erat satu sama lain,dan saling meneteskan air mata.Lalu ibu Arum melepaskan pelukannya dan membujuk Nia.
"Nak,ayo nak..kita kedepan,kasian calon suami mu serta keluarga,temen dan tamu undangan menunggu,hapus air matanya dong nak,nanti jadi jelek kamu.Udah cantik kok nangis.. heheh.."
ibunya pun membujuk Nia,serta menghapus air mata anak semata wayang mya itu.Dan merangkul nya untuk pergi ke Ruangan resepsi pernikahan berlangsung.
"Kamu harus senyum,kamu harus bahagia dan nurut ya sama suami kamu nanti.Karena kamu sudah menjadi seorang istri bahkan sebentar lagi sudah menjadi ibu nak."
Ibunya Nia pun memberi nasihat sambil meramgkul dia dan menyusuri karpet untuk keplaminannya.
"Iya ma,Nia akan denger kata kata suami Nia ma,tapi mama juga harus janji jaga kesehatan mama sama selalu kabarin Nia ya ma."
Nia pun sadar akan tugas nya yang sebentar lagi menjadi seorang istri bahkan juga sekaligus menjadi ibu.
Semua pun sedang menatap Nia,dan Angga calon suaminya pun langsung menyambutnya dan menggandeng Nia.
"Kamu cantik banget,bener bener cantik,aku sampai pangling lihatnya !".
Angga pun memberi pujian kepada Nia,iya mang bener Nia sedang cantik,Anggun apalagi sedang memakai gaun pengantinnya sungguh indah.
"Ah,kak Angga pasti boong.."
__ADS_1
Nia pun malu,dan tak percaya diri..
"iya kamu bener bener cantik,wah sampai pangling.Mulai hari ini kamu akan sah menjadi istriku,aku ingin kamu memanggil ku sayang,atau Mas,Atau papa mungkin .. heehe.."
Angga pun lagi lagi merayu Nia,membuat wajah Nia yang sudah dirias makin merah,sangkin malunya.Namun tentu saja dia bahagia.
"Hem,kamu ini mulai deh,Ya udah aku panggil kamu Sayang ya."
Nia pun menyetujui permintaan laki laki yang sedang duduk di plaminan itu.
Dan Acara pun di mulai mereka pun akhirnya mengucap janji sehidup semati,diberkati oleh pendeta.
"Duh,.sweet nya .. !"
"Hahah,kita nanti,akan lebih dari itu.Pesta kita akan mewah Rin.Aku janji padamu."
Tiba tiba Reno pun mengeluarkan kata kata,karena memang iya ingin menikahi Rini.
"ih,,apaan sih.Ga lucu tau,Emangnya aku jodoh kakak apa ?".
Rini pun mengelak karena malu.
"Iiis,emang kamu,ga mau ya nikah sama ku?."
__ADS_1
Reno pun melontarkan pertanyaan.sebenernya hanya ingin mengetes Rini.
"Hem,Jodoh siapa yang tau? Kalau berjodoh yah,mungkin sudah takdir kita bersama ka."
Rini pun mengatakan kebenarannya,jodohkan siapa yang tau mau pacaran atau tunangan bertahun tahun pun bisa jadi tidak berjodoh.
"Iya sih,tapi aku serius ingi menikah denganmu Rin."
Reno pun mengatakan isi hatinya.Dan memang sangat berharap pada cintanya.
"Rin,Ren,dit ayo kemari kita poto poto bersama .. "
Nia pun memanggil mereka untuk megabadikan moment kebersamaan mereka,disaat pernikahan nya.Karena Nia sudah seperti adik kandung baginya.
"Oke kak,kami kesitu ya ..."
Mereka pun ikut naik di atas panggung plaminannya,dan berpoto bersama mengabadikan kebersamaan mereka hari ini.Mana tau kelak bisa menjadi hari bersejarah bagi mereka.
Dan protokol pun mengatakan,Beri ucapan atau kata kata buat Nia.Mungkin harapan atau pesan dan kesannya.
Protokol pun memberikan mickenya kepada Rini.Karena memang mereka punya banyak kenangan bersama.
................."Bersambung"..............
__ADS_1