
Setelah Rini dan Nia banyak sekali bertukar cerita tentang masa masa mereka sekolah.Bu Dwy bossnya pun ikut bergabung untuk cerita.Seketika itu Mereka bertiga terdiam dan saat itulah Nia ingin cerita tentang yang sedang dialaminya itu.Dia tidak ingin menutupi nya lagi walau bagaimanpun dia harus jujur tentang keadaanya sendiri.
"Buk,Nia mau cerita buk.Nia mau jujur sama ibuk,tentang apa yang sedang terjadi pada Nia buk."
Akhirnya Nia pun membuka suara untuk menyampaikan isi hati nya.Walau pun ada rasa Resah yang dirasakan Nia dia juga sedikit takut dan gemetaran.
"Apa yang ingin kamu katakan nak,katakan lah.Ibu akan mendengarkanya,kamu mau bilang apa,sepertinya serius banget ?."
Ibu Dwy pun menunggu Apa yang ingin disampaikan Nia terhadapnya.Bahkan dia sangat sabar untuk menanggapinya.
"Anu ...em Anu buk..Nia Hamil buk.Dan Nia sebentar lagi ingin menikah.Nia minta maaf buk hikkkzz...hikzzz....hiiikkzzz..Nia gagal menjadi seorang wanita yang bisa menjaga martabatnya yang seperti diinginkan ibuk.Hikzz..hikzz."
Seketika itu juga Nia tak dapat lagi menahan tangisnya,tangisnya sangat pecah dan merasa sangat rendahan di depan ibu Bossnya itu.
"Nia,kenapa kamu baru cerita sekarang nak?Apa kamu tak menganggap ibu seperti ibu kamu ?Ibu kan udah pernah bilang segala sesuatu yang sedang terjadi dan kalian hadapi disini kalian harus cerita sama ibu kan!Terus kenapa kamu baru cerita sekarang nak ?."
Seketika Ibu Dwy merasa sedih dan sakit,Nia yang selama ini juga sudah dia anggap seperti anak sendiri tapi tidak pernah mau jujur dan cerita perihal yang terjadi kepadanya,Ibu Dwy merasa kecewa.
"Maaf bu,Nia tidak berani bu.Nia minta maaf buk,ibu juga sudah Nia anggap seperti ibu kandung Nia buk.Tapi Nia tidak memiliki banyak keberanian untuk mengatakan ini semua buk.Nia minta maaf..hikss..hiksszz ."
Nia pun merasa bersalah karena ternyata selama ini masih banyak yang peduli dan sayang kepadanya,namun dia sia sia kan.Nia sangat merasa bersalah akan apa yang telah dia lakukan itu.
"Ya ampun kamu ini nak,Dan kamu Rini kamu tau ini semua? Dan kamu juga merahasiakan nya kepa ibu ? Kalian Anggap apa ibu ini ?."
__ADS_1
Ibu Dwy pun melontarkan pertanyaan nya kepada Rini.Karena dia berpikir tidak mungkin Rini tidak mengetahui ini semua dalam benaknya,Karena bagaimanapun mereka tinggal berdua.
"Maaf buk,Rini juga tidak tau,Aku baru mengatakannya tadi siang kepada Rini buk,sekali lagi Nia minta maaf sebesar besarnya buk.Atas kecerobohan dan kesalahn Nia ini buk."
Nia pun masih tetap menangis,menyesali atas perbuatannya itu.Dia pun terpukul dengan keadaan yang sedang dia alami ini.
"Bagai mana pun itu semua sudah terjadi nak.Jadi kamu harus kuat menjalani ini semua.Ibuk akan memaafkan ini semua,semua manusia pasti akan selalu memiliki kesalahan kan.Dan kandungan Kamu sudah Berumur berapa nak ? Kamu minum susu kan dan memberi nya vitamin juga kan? Jangan sampai dia kekuarangan Gizi nak.Kamu harus banyak baca buku atau majalah kehamilan iya."
Akhirnya pun Bu Dwy,Memaaf kan Perihal yang menimpa Nia dan juga menyemangati Nia untuk merawat kandungan nya.Dan memberi arahan kepada Nia untuk banyak membaca dan melihat lihat buku ataupun majalah tentang kehamilan.
"Terima Kasih banyak ibu,Terima Kasih banyak buat semua kebaikan ibuk untuk Nia."
Nia pun berhambur kepelukan ibu Dwy itu.Dan menangis sambil mengucapkan terima Kasih.Tentu Nia merasa terharu,karena Nia tidak milikk Ibu,namun ada ibu sekaligus bossnya yang bener bener menyayangi dan peduli terhadapnya selaknya anak kandung sendiri.
Ibu dwy kembali bertanya tentang calon suami Nia itu.Apakah bertanggung jawab atau tidak.
"Iya bu,dia mau bertanggung jawab Nia mau melangsungkan pernikahan Nia buk dengan Angga.Dan Angga sedang menginap di apartment temennya buk.Ibu juga kan mengenali Angga buk."
Nia pun sudah bisa cerita dengan luwes.Dan dia juga berharap bahwasanya Boss nya ini akan datang ke pernikahannya.
"Bagus lah nak,itu yang terpenting.Dia harus berani tanggung jawab atas perbuatannya sendiri.Dan kapan rencana kamu melangsungkan pernikahannya ?."
Dan ibu dwy pun menjelaskan laki laki harus bertanggung jawab.Dan ibu Dwy bertanya kembali kapan Nia akan melangsungkan acara pernikahannya.
__ADS_1
"Rencana awal minggu depan buk.soalnya Kami juga hanya ingin buat acara sederhana saja.Soalnya juga buk kalau kelamaan takut perut Nia semakin membesar."
Nia pun menjelaskan kecemasan mereka,karena bagaimanapun itu akan terjadi.Jika hanya mengulur waktu,maka hanya akan membuat perutnya semakin besar saja.
"Baik lah nak,ibuk juga akan datang dan ikut bantuin kamu menyiapkan resepsi pernikahan kamu."
Ibu dwy pun langsung menyerahkan diri untuk ikut ambil bagian dalam pernikahan Nia nanti.Dia juga ingin ikut membantu Nia menyiapkan pernikahannya.
******Jangan Pernah menyembunyikan Hal yang sangat besar.
Karena Bagaimana pun dan Prihal apa pun yang akan Kamu sembunyikan.
Pasti Akan Ketahuan Juga!
sama dengan pribahasa.
Sepandai pandainya Tupai Melompat,
Pasti Akan Jatuh Juga !***
"...................................."
"\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*Bersambung***\*\*\*\*\*\*\*\*\*"
__ADS_1