
Keluar dari kamar mandi dengan menggunakan mantel mandi Letta melihat ke arah kopernya. Ia membongkar kopernya lalu mengambil gaun tidurnya yang biasa ia pakai setelah mengambilnya Letta bergegas berganti ke kamar mandi.
Keluar dari kamar mandi Letta bergegas mengeringkan rambutnya lalu menyisir rambutnya di depan cermin.Setelah selesai Letta segera berlari menuju kamar Andre.
Tok..Tok..Tok.. "Ndre" teriak Letta dengan lembut. Mendengar ketukan dan suara manis dari arah pintu jantung pria itu semakin berdetak lebih cepat.
Memutar kursi rodanya pria itu bergegas ke arah pintu lalu membuka nya dan melihat wanita cantik yang menggunakan gaun tidur yang sedikit terbuka. Merasakan kegugupan nya suara pria itu terdengar serak "ada apa?".
Melihat ke arah pria itu yang masih menggunakan kemeja putih pernikahan mereka Letta menyerngitkan keningnya "kenapa kamu bertanya?bukankah seharusnya kita tinggal di kamar yang sama sebagai pasangan yang sudah menikah" tanpa ragu ragu membalas perkataan pria itu Letta segera bergegas masuk dan menutup pintu kamar.
Merasakan Letta yang mendorong kursi rodanya Andre tersadar dari kegugupan nya,seakan merasa tidak percaya Andre mencubit tangan nya untuk memastikan bahwa ini tidak mimpi,merasakan sakit di tangan nya Andre menggerakan sedikit bibirnya ke atas.
__ADS_1
"Kamu kenapa belum berganti pakaian?",tanya Letta sembari menundukkan kepalanya ke arah Andre.
Melihat Letta yang menunduk di depan nya pria itu merasa gugup dan tidak membalasnya.Tidak mendapat jawaban dari pria itu Letta terkekeh manis yang membuat telinga pria itu memerah.
Meninggalkan pria itu Letta bergegas menuju lemari pakaian pria itu "nih baju tidur kamu,kamu mau aku bantuin mandi ga?".
Terlihat kuping pria itu semakin memerah "a-aku bisa mandi sendiri" balas pria tersebut lalu mengambil baju tidurnya dengan lembut dari tangan Letta dan bergegas ke kamar mandi. Di dalam kamar mandi Andre tidak kuat menahan senyum nya lalu bergegas untuk mandi.
*****
Klik...Andre membuka pintu dengan gugup lalu menoleh ke arah Letta yang terseyum manis sembari menatap tempat tidur yang telah ia persiapkan.
__ADS_1
Melihat senyum manis dari Letta nya perasaan tertusuk pada hatinya telah hilang begitu saja. Mendorong kursi rodanya ke arah Letta Andre bertanya dengan gugup "a-apakah kamu tidak menyukai nya?".
Seakan tersadar dari lamunan nya Letta melihat ke arah pria yang sedang menundukkan kepala nya itu,sambil terkekeh Letta berjalan ke arah pria tersebut lalu mengecup cepat pipi pria tersebut.
Melihat sebuah kaki jenjang yg berdiri di depannya Andre hendak mengangkat kepalanya melihat Letta tapi ketika hendak mengangkat kepalanya "cup.." jantung pria itu berdetak sangat cepat dia ingin memegang pipinya tempat dimana bibir lembut Lettanya mencium nya tapi tangan nya seakan tidak bisa digerakkan.
Melihat kedua tangan pria itu yang terkepal serta telinga nya yang sangat memerah Letta mendekatkan bibirnya ke telinga pria itu lalu berbisik "aku benar benar menyukainya,makasih suami"kekeh Letta.
Mencium wangi memabukkan dari Letta nya ketika mendekati telinganya Andre semakin mengepalkan kedua tangan nya untuk menahan kegugupan nya tapi ketika mendengar kata suami dari mulut Letta nya pria tersebut seakan terhipnotis oleh suara Letta dan merasakan perasaan bahagia yang belum pernah dia rasakan selama 25 tahun di hidupnya.
"K-amu bilang apa?"tanya Andre untuk memastikan bahwa telinga nya tidak bermasalah sambil mengangkat kepalanya melihat Letta nya tersenyum manis padanya,"um aku bilang aku benar benar menyukainya",mendengar jawaban yang tidak dia inginkan dia mengulang kembali pertanyaan nya dengan gugup "b-bukan yang itu tapi yang satu lagi",seakan ingin menggoda pria itu Letta kembali membalas "makasih itu kan,hehe".
__ADS_1
Mendegar balasan Letta yang tidak mengarah ke permintaan nya pria itu berhenti bertanya lalu menundukkan kembali kepalanya.
Tidak tahan melihat kegugupan pria itu Letta berjalan ke arah pria itu lalu duduk diatas pangkuan nya sembari mengangkat tangan nya ke leher pria itu "suami....".