Let Me Love You Hubby

Let Me Love You Hubby
Makasih Tata


__ADS_3

"Ndre liat aku",Vana menangkup kedua pipi pria lalu mengangkat wajah pria itu ke arahnya. "Ga peduli apapun kondisi kamu bagaimanapun keadaan kamu nanti aku ga akan ninggalin kamu".


Pria itu melihat ke arah mata dari Letta dia mencoba mencari kebohongan disana tapi yang dia temukan hanya ketulusan saat kata kata Letta diucapkan. Jadi apakah cahaya akan benar benar bersamanya?.


"Aku yakin kondisi kamu akan membaik,aku akan disini bersama kamu menemani kamu,kita sama sama berjuang supaya kaki kamu bisa sembuh". Melihat ketulusan dari Letta pria itu merasakan perasaan manis dalam dirinya ia merasa lega,puas dan senang ketika tahu bahwa Letta tidak akan pernah meninggalkan nya.


"Makasih Tata" hanya itu kata yang bisa pria itu ucapkan dari semua rasa manis yang ada di hatinya. Ia tidak pernah menyangka bahwa akan ada hari dimana seseorang akan memperhatikan nya,ia merasa bahwa hal ini seperti tidak nyata.


Mendengar kata terimakasih dari pria itu Letta merasakan perasaan sesak dalam hatinya. Harusnya aku yang bilang makasih ke kamu Ndre,makasih karna udah mencintai aku sebesar itu,makasih karna ga pernah ninggalin aku dan makasih buat waktu yang mempertemukan kita kembali.


Kali ini biarkan aku yang akan mencintaimu sepenuhnya Ndre. Di dunia ini cuman kamu satu satunya yang ga akan pernah aku tinggalin.


"Apaan sih kan kamu suami aku"


"Aduh kok kita jadi banget ya,wkwk" balas Letta ingin mencairkan suasana yang tadinya sedih itu.


Pria itu hanya terkekeh manis mendengar tawa kecil dari Letta nya. Kali ini dia akan berjuang untuk menyembuhkan cacat nya karena kali ini ada seseorang yang akan berada di sisinya. "Aku ga akan pernah ngecewain kamu Ta" tegas Andre dalam hatinya.


****


"Jadi apa rencana kita selanjutnya?" tanya Vana pada Leon saat menunggu pesanan mereka datang. "Beberapa hari lagi gue mau bujuk Letta buat ngasih saham dia ke gue" balas Vana pada Leon.


"Lo yakin Letta bakalan kasih saham dia ke elo?". Mendengar bahwa Leon seakan tidak percaya padanya Vana membalas dengan percaya diri "ya gue ga minta saham dia sekaligus gue cuman minta setengah nya doang supaya dia ga curiga".


"Tapi alasan apa yang lo buat supaya Letta ngasih setengah saham nya ke lo?" Leon bertanya dengan serius ke arah Vana.


"Oh gue tinggal berpura-pura seakan gue diasingkan di keluarga Anderson,ya kan lo tahu sendiri bokapnya Letta ga ngasih saham ke gue pasti tuh cewe mikir kalo gue merasa kalo bokap dia pilih kasih".

__ADS_1


Karna dia hanya anak angkat dia memang tidak mendapatkan saham apapun dari ayahnya atau lebih tepat nya ayah angkatnya.


Walaupun ayahnya Letta sering bertengkar dengan Letta tapi ayahnya Letta tetap memberikan haknya Letta pada nya.


Vana sadar kalau ayahnya sangat menyayangi Letta. Selama ini dialah yang membuat Letta dan ayahnya bertengkar. Dia ingin Letta merasa kesal kepada ayahnya sehingga dia akan lebih mudah untuk menghasut Letta.


Selama ini Letta selalu menyanginya ia tahu bahwa Letta kesepian sejak ibunya meninggal. Karena kepolosan nya ia tidak marah dan malah senang mempunyai saudari ya walaupun dia tidak terlalu menyukai ibunya.


Letta selalu memberikan apapun yang dia minta,selama ini dia hanya berpura-pura sedih lalu Letta akan merasa bersalah lalu mengabulkan permintaan nya. Sehingga ia yakin kali ini Letta juga akan memberikan setengah saham nya padanya.


"Cih dasar cewe bodoh", hina Vana dalam hatinya. Percaya akan rencana Vana Leon juga berfikir bahwa Letta memang benar benar mudah dimanfaatkan,dia semakin jijik ketika mengingat kebodohan dari Letta.


"Gue juga bakalan tetep deketin Letta gue bakalan pura-pura hibur dia". Vana mengangguk kan kepala nya pada Leon "Letta itu benar benar cinta ke sama Lo jadi gue yakin dia ga akan ngerasa aneh kalo lo tetep deketin dia walaupun dia udah nikah sama cowo cacat itu".


Leon juga berfikir seperti itu dia tahu bahwa Letta tidak bisa meninggalkan nya sebenarnya dulu dia memang menyukai Letta. Dia menyukai wajah cantik dan sikap manis dari Letta tapi ketika Vana mendekati nya dia sadar bahwa selain wajahnya Letta tidak dapat diandalkan.


Ia tidak bisa bisa meninggalkan Letta karna ia membutuhkan uang nya Letta. Leon bukanlah orang yang berasal dari keluarga mampu keluarga mereka hanya berkecukupan,sehingga semua barang-barang mewah yang dia pakai diberikan oleh Letta.


Bahkan pada hari ulang tahun nya tahun lalu Letta menghabiskan tabungan nya untuk memberikan Leon sebuah mobil sport mewah. Karena hal itu Letta dan ayahnya bertengkar hebat bahkan Letta sempat kabur dari rumah.


Bahkan ketika keluarga Letta akan mengalami kebangkrutan Letta tetap membelikan Leon barang mewah. Sebenarnya dia sudah muak dengan kebodohan Letta tapi ia memerlukan uang Letta,dia ingin membangun bisnis.


Dia ingin membangun sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi tapi ia tidak mempunyai modal. Sebenarnya dia tahu bahwa Letta tidak akan mampu memodali dia banyak uang tapi sejak Letta nikah dengan pria cacat itu dia tahu bahwa Letta bahkan bisa memberikan sebuah perusahaan padanya.


Jadi dia tentu saja tidak akan membuang rencana ini apalagi dengan mengetahui bahwa Letta sangat mencintai nya.


Hal ini akan semakin memudahkan nya untuk mencapai tujuan nya.

__ADS_1


Dia tinggal mengucapkan kata kata manis pada Letta dan Letta akan memberikan nya.


Leon tersenyum sinis mengetahui kebodohan dari Letta "Bodoh banget si lo Let".


Leon dan Vana tertawa bersama mengingat bahwa rencana mereka akan berjalan dengan mudah padahal mereka tidak tahu bahwa Letta yang mereka anggap bodoh telah memikirkan rencana untuk membalas mereka.


****


"Ndre gimana kalau besok kita check kaki kamu ke rumah sakit?" tanya Letta di kamar bersama pria itu. Ketika hari sudah mulai sore Letta membawa pria itu masuk ke dalam rumah.


Letta membawa pria itu ke kamar mereka berdua,dia lebih nyaman berbicara hanya berdua dengan pria itu. Karena kamar mereka kedap suara dan orang luar tidak akan mendengar perkataan mereka dari dalam kamar.


Mendengar Letta nya tidak sabar untuk menyembuhkan nya pria itu hanya menganggukan kepalanya. Apapun hasilnya nanti ia akan berusaha keras untuk menyembuhkan kakinya.


Melihat bahwa pria itu menyetujui nya Letta bergegas ingin keluar dari kamar,ia ingin memasakkan makan malam pada pria itu.


"Ok besok setelah sarapan kita pergi ke rumah sakit" balas Letta.


Ketika Letta akan membuka pintu pria itu memanggil Letta "mau kemana?". Pria itu bahkan segera menggerakkan kursi rodanya ke arah Letta "aku mau ke dapur,aku mau masukin kamu makan malam".


Mengetahui niat dari Letta nya senyum pria itu bahkan terbit dengan sendirinya. Sekarang akan ada seseorang yang memperhatikan nya bahkan seseorang itu adalah orang yang sangat dia cintai.


Tak ingin hanya menunggu di dalam kamar pria itu membalas perkataan dari Letta "aku ikut". Letta hanya menganggukkan kepala nya lalu mendorong kursi roda dari pria itu.


Ia berfikir bahwa pria itu pasti bosan jika hanya harus menunggu sendirian di dalam kamar.


Ia juga berfikir bahwa akan lebih menyenangkan jika dia dapat terus berduaan dengan Andre. "Yaudah skuyy" balas Letta sambil terkekeh kecil yang bahkan dibalas kekehan oleh pria itu.

__ADS_1


****


__ADS_2