Let Me Love You Hubby

Let Me Love You Hubby
Memasak


__ADS_3

Terbangun karena jam biologisnya Andre melihat ke arah Letta yang tertidur manis di pelukannya,dia mengamati Letta nya dengan serius seakan takut bahwa ketika ia mendipkan matanya kehangatan ini akan segera hilang.


Seperti merasakan tatapan intens seseorang dari dalam tidurnya Letta mulai mengerjapkan matanya,melihat Letta yang akan membuka matanya pria itu segera menutup kembali matanya.


Saat membuka kedua matanya Letta melihat ke pria tampan di hadapannya,bahkan luka di sebelah pipinya tidak dapat mengurangi ketampanan dari pria tersebut.


Menggerakkan tangannya ke arah wajah pria itu Letta mengelus lembut kedua alis pria itu lalu turun mengelus bulu mata lentik pria itu seakan tidak puas hanya mengelus alis dan bulu mata pria itu Letta kembali mengelus di sisi Luka keropong di pipi pria itu.


Melihat bibir merah dan tebal pria itu Letta tidak tahan untuk mengelus lembut bibir pria itu.


Tak kuat akan elusan lembut dari Letta pria itu segera membuka kedua matanya dan langsung menatap ke arah Letta sambil menggenggam tangan Letta yang berada di bibirnya.


Mengetahui bahwa pria tersebut sudah bangun dan mengetahui hal yang dia lakukan Letta merasakan panas di pipinya ia merasa sangat malu.


Balas menatap pria itu Letta tersenyum manis lalu bergumam lembut "selamat pagi".


Terdengar suara serak dari pria didepan nya "pagi".


Selalu menatap ke arah bibir pria itu Letta tak kuat untuk memberikan kecupan lembut tetapi cepat kepada pria itu "morning kiss,hehe" teriak Letta yang langsung berlari ke luar kamar nya.

__ADS_1


Seakan terkejut akan perbuatan Letta pria itu tersenyum lalu memegang bibirnya yang masih merasakan kecupan lembut dari bibir manis Letta nya.


Setelah tersadar beberapa saat setelah Letta berlari keluar pria itu terkekeh lembut untuk pertama kalinya.Segera ia bangkit dari tempat tidur lalu bangkit menuju kamar mandi.


Sementara Letta di sisi lain kamar merasakan degup jantungnya yang berdebar kencang,ia merasa malu akan keberanian nya mengecup bibir pria itu untuk pertama kalinya "huh tenang Let lo harus tenang Andre itu suami lo jadi wajar aja kalo lo mencium dia,toh kami udah sah" hahaha tawa Letta sembari mencoba untuk menghibur dirinya.


Berjalan ke arah meja kecil disamping tempat tidur Letta melihat ponselnya yang menampilkan no dari seseorang yang sangat dia benci,terlihat nama Leon muncul di ponselnya "Letta jangan sedih aku akan tetap bersama kamu,kamu jangan takut aku ga akan ninggalin kamu".


Melihat pesan itu Letta tersenyum dingin "ahh ga akan ninggalin ya, tunggu aja Leon maksud ninggalin yang lo katakan akan lo rasakan",kata Letta sembari menggenggam ponselnya dengan kuat.


****


Sesampainya di dapur Letta menyapa para pelayan dan koki yang sedang memasak "pagi semuanya". Melihat nyonya mudah yang memasuki dapur para pelayan dan pekerja segera membalas sapaan dari Letta


"selamat pagi juga nyonya".


"Nyonya makanan nya akan selesai sebentar lagi,nyonya bisa menunggu di ruang makan",kata seorang kepala koki yang bekerja di rumah mereka.


"Em aku ingin memasakkan sesuatu kepada Andre" mendengar perkataan nyonya muda sang kepala koki kembali melanjutkan perkataannya "kami akan memasaknya nyonya tinggal memberitahuku kepada kami".

__ADS_1


"Engga,aku ingin memasak pribadi untuk makanan suami ku" bantah Letta. Mendengar bantahan dari nyonya muda mereka kepala koki mempersiapkan ruang untuk nyonya muda mereka memasak.


Letta mulai meracik bumbu untuk memasak. Kali ini ia ingin memasak sup ayam spesial untuk suaminya.


Brian tangan kanan nya pria itu mendorong kursi roda nya ke arah lift untuk turun ke lantai satu tempat ruang makan berada. Berada dalam lift Brian memberitahu keadaan dalam kantor nya.


Saat telah sampai di ruang makan pria itu menyerngitkan keningnya. "Tuan,nyonya sedang memasak di dapur", mendengar kepala pelayan yang mengatakan Letta nya sedang memasak di dapur,pria itu menyunggingkan senyum nya berpikir bahwa Letta nya mungkin sedang memasak khusus untuk makanannya.


Dengan tidak sabar pria itu duduk patuh di meja makan sembari menunggu kedatangan Letta. Tak berselang lama Letta dan para pelayan berjalan mendekat ke arah meja makan untuk menghidangkan makanan.


Sedangkan Letta mengangkat perlahan sup ayam yang dibuatnya lalu meletakkan di atas meja makan. "Kamu memasak ini sendiri?"mendengar suara berat pria itu Letta terkekeh lalu duduk di samping pria tersebut.


"Iya dong aku masak ini spesial buat kamu" kata Letta sembari memberikan senyum manisnya pada pria itu. Melihat keakraban Tuan nya dengan Nyonya baru nya Brian menyinggung kan senyumnya.


Melirik Tuan nya yang akhirnya tersenyum Brian berharap kehangatan ini akan tetap berlangsung. Merasakan orang lain di tempat itu Letta melirik ke arah Brian "Halo".


"Halo Nyonya" balas Brian,ketika selesai membalas sapaan Nyonya baru nya Brian merasakan tatapan tajam ke arahnya. Ingin memastikan nya Brian melihat ke arah Tuan nya yang menatap tajam ke arah,kalau saja tatapan tajam Tuan nya dapat membunuhnya pasti dia sekarang tidak akan bisa bernafas lagi.


****

__ADS_1


__ADS_2