LIU CHENG : THE GOD OF SWORD

LIU CHENG : THE GOD OF SWORD
MENANG TARUHAN


__ADS_3

" baiklah saya terima......" ucap Liu Qin


...Mendengar itu Liu Cheng tersenyum puas dan kemudian naik ke atas arena dengan santai...


Liu Qi yang melihat tingkah Liu Cheng menjadi sangat khawatir kalau Liu Qin akan kalah.


" Baiklah sesuai dengan taruhan yang sudah di sepakati pemenang dalam pertandingan ini akan mendapatkan 500 koin emas serta 1000 pil latihan......" ucap pengawas.


Liu Qin mulai bersiap dan langsung mengeluarkan martial soul miliknya yang merupakan penjelmaan dari Harimau api merah.


orang yang melihat martial soul Liu Qin mulai melontarkan pujian bahkan ada yang mengatakan bahwa Harimau itu adalah jelmaan dari roh pelindung mata angin lainnya yaitu Qilin sedangkan Liu Cheng yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya pasal nya Qilin adalah Harimau putih yang menguasai seluruh daratan dan ras hewan sedangkan Harimau milik Liu Cheng itu hanyalah bagian dari bawahan Qilin.


" mengapa kau tidak mengeluarkan martial soul mu.....!!" ucap Liu Qin dengan sombongnya.


" mengalahkan mu tidak perlu menggunakan martial soul ku...." ucap Liu Chen dengan santai sedangkan Liu Qin yang mendengar itu menjadi sangat geram dan marah


Liu Qin menyerang Liu Chen dengan tangan kosong setiap gerakan Liu Qin sangat cepat dan memiliki kekuatan yang besar namun dengan santai nya Liu Chen menghindari semua serangan tersebut membuat Liu Qin menjadi geram dan terus menyerang degan lebih cepat.


" cakar Harimau api....." ucap Liu Qin yang kemudian muncul siluet lengan harimau di atas tangan nya berwarna merah Liu melihat itu hanya tersenyum kemudian mengepalkan tangan miliknya.


" pukulan pedang biasa....." ucap Liu Chen dengan santai serta meniru cara Liu Qin kedua tinju beradu dan menciptakan gelombang energi yang cukup besar membuat banyak debu berterbangan dan menutup arena sehingga penonton sulit untuk melihat hasil pertandingan tersebut hingga debu mulai menghilang.

__ADS_1


suasana menjadi hening saat melihat Liu Chen turun dari arena dengan santai sedangkan Liu Qin terkapar di arena tak sadarkan diri dengan tangan kanannya yang patah.


" aku memberikan waktu 3 hari untuk Liu Qin menyiapkan hadiahnya....." ucap Liu Chen dan pergi meninggalkan arena menuju kediaman nya sedangkan Qin Lin langsung mengikuti dari belakang.


" kakak... sangat hebat......" ucap Qin Lin


" hahahaha......" Liu Chen tertawa kemudian mengusap kepalanya Qin Lin


" Liu Chen kau akan menjadi musuhku selamanya....."


"semoga Dewi cinta mengutukmu....."


Liu Bei yang melihat itu hanya tersenyum bangga dan meninggalkan tempat tersebut setelah acar selesai.


*


*


*


" sial.....sial.....sial.....mengapa sampah itu menjadi sangat kuat......" ucap Liu Qin setelah sadar

__ADS_1


" ayah juga tidak tahu..." ucap Liu Qi yang juga merasa bingung serta khawatir bahwa Liu Chen terus bertambah kuat makan anaknya yang Liu Qong yang saat ini berada di salah satu sekte terkuat dan berpotensi menjadi patriarch selanjutnya akan di rebut oleh Liu Chen.


" ayah kapan kakak datang....??" tanya Liu Qin


" kakakmu akan datang sebelum turnamen akbar kota Yuan......" ucap Liu Qi


*


*


*


Hacciu hacciu


" apa aku akan demam...." ucap Liu Chen karena bersin beberapa kali.


saat Liu Cheng sedang beristirahat tubuhnya tiba-tiba merasa aneh dan tenaga dalamnya terasa sedang di hisap dengan cepat membuat Liu Chen bergegas mencari tempat yang aman untuk memasuki batu ruang dan memeriksa kondisi nya.


" apa yang terjadi ....." ucap Liu Chen yang mengetahui bahwa tenaga dalamnya di serap oleh Buqi.


" apa Buqi akan berevolusi.....??" ucap Liu Cheng yang penasaran dan mulai bermeditasi dan menyerap beberapa pil penambah tenaga dalam agar tidak ke habisan tenaga dalam.

__ADS_1


__ADS_2