
Liu Cheng menghampiri ular racun yang sudah di kalahkan nya dan bersiap untuk menyerap esensi dari ular racun itu untuk di jadikan sebagai cincin roh pertamanya.
terlihat muncul cahaya berwarna hijau keluar dari tubuh ular itu membentuk sebuah lingkaran dengan beberapa pola yang terlihat sangat indah selain itu terdapat motif ular yang mengelilingi lingkaran itu yang Liu Cheng sedikit terpukau dengan bentuk cincin roh itu.
" cincin roh tingkat bumi ....." ucap Liu Cheng yang melihat cincin roh itu dan langsung menyerap nya.
tubuh Liu Cheng seketika bersinar saat cincin roh itu masuk ke dalam tubuhnya Liu Cheng merasakan perkembangan pada dirinya serta Qi milik nya yang meningkat serta secara otomatis racun dari ular itu di serap oleh belati hijau milik Liu Cheng.
Di punggung tangan Liu Cheng muncul tatto martial nya berupa dua pedang hitam dan biru dan secara langsung muncul lingkaran roh di atas tatto martial nya.
" Teknik roh pertama saya pisau rantai beracun dan ini dapat di kendalikan sesuka hati dalam radius 50 meter......" ucap Liu Cheng yang mengeluarkan pedang dengan rantai se ukuran jemput tangan dengan ujung yang tajam berwana biru dengan beberapa motif ungu yang mengeluarkan racun yang cukup kuat.
Liu Cheng merasa dengan teknik ini dia dapat menciptakan variasi serangan yang lebih banyak dan dapat dengan mudah mengunci pergerakan musuh.
" Baiklah saatnya mencoba teknik baru ini...." ucap Liu Cheng yang melihat seekor buaya yang berada di seberang rawa yang tidak jauh dari tempatnya.
__ADS_1
Liu Cheng kemudian menjaga jarak hingga batas serangan teknik nya dapat mencapai buaya tersebut .
" Rantai racun...." ucap Liu Cheng yang mengeluarkan salah satu tekniknya yang kemudian muncul rantai di sekitar pergelangan tangan Liu Cheng yang kemudian dengan cepat bergerak arah buaya tersebut dan dengan hitungan detik buaya tersebut berhasil di ikat dengan rantai racun Liu Cheng, buaya tersebut terlihat mulai kesakitan akibat lilitan rantai Liu Cheng, area tubuh buaya yang terlilit oleh rantai itu terlihat berasap akibat rantai biru panas di tambah dengan efek racun9 membuat buaya itu dalam hitungan beberapa puluh detik langsung mati.
" hewan roh biasa ....." ucap Liu Cheng melihat buaya tersebut.
setelah berlatih Liu Cheng kembali ke Gowa tempat nya membuat pil dan tepat pada hari ke tujuh Liu Cheng kembali ke kerumah nya dengan menyamar menjadi seorang alchemist dan menjalankan rencananya untuk mengalahkan keluarga Wei.
*
*
*
" Liu Cheng belum kembali sayang....." ucap Xiao Yang, terlihat sedikit kekhawatiran di wajahnya.
__ADS_1
Saat sedang asik mengobrol seorang penjaga gerbang datang menghampiri kediaman Liu Bei .
Tookk.....toookk.....tokkk.....
suara ketukan pintu
" mohon maaf, tuan alchemist itu ingin bertemu...." ucap penjaga gerbang itu.
mendengar itu wajah Liu Bei menjadi cerah dan segera memerintahkan penjaga gerbang itu untuk meminta para tetua untuk berkumpul di aula keluarga dan dia sendiri akan menjemput alchemist itu.
" Sepertinya kau telah bersiap....." ucap alchemist itu yang merupakan Liu Cheng itu sendiri.
" terimakasih tuan, mari saya antarkan ke aula keluarga Liu......" ucap Liu Bei dengan sangat sopan.
Liu Cheng yang menyamar menjadi alchemist berjalan menuju ke aula keluarga Liu bersama Liu Bai sambil mengobrol beberapa hal untuk mencairkan suasana
__ADS_1