
gerakan Liu Cheng tertahan oleh teknik Ma Ying melihat itu Ma Ying kembali melesatkan banyak jarum ke arah Liu Cheng namun kali ini Ma Ying melempar jarum milik nya sambil bergerak memutari Liu Cheng, pedang Liu Cheng terus terbang menahan serangan tersebut membuat Liu Cheng merasa terpukau melihat kemampuan Ma Ying dalam memanfaatkan teknik nya.
" saat nya mengakhiri ini.... Pisau rantai beracun....." ucap Liu Cheng yang kemudian muncul pedang berantai tepat di bawah kaki Ma Ying yang dengan cepat melilit tubuh Ma Ying meskipun Liu Cheng tidak menggunakan racun dari rantai nya namun Ma Ying tetap kesakitan akibat panas dari rantai tersebut yang membuat tubuhnya yang terlilit rantai Liu Cheng memerah.
" tolong...saya menyerah..." ucap Ma Ying.
Liu Cheng dengan cepat membatalkan teknik miliknya dan mengeluarkan pil penyembuh dan langsung menyerahkan nya ke kepada Ma Ying.
di kursi penonton terlihat tercengang dengan kemampuan Liu Cheng yang kemudian terdengar kebisingan yang di sebabkan oleh teriakan para penonton.
" telan ini ...." ucap Liu Cheng sambil membantu Ma Ying bangun dan memasukkan pil kedalam mulutnya.
tak butuh waktu lama luka di tubuh Ma Ying sembuh total.
__ADS_1
" terimakasih....." ucap Ma Ying yang kemudian turun dari arena m.
" ahahaha itu putra ku...." ucap Liu Bei.
" sungguh bibit luar biasa....." ucap seorang pria dengan pakaian putih ke hijauan dengan rambut dan jenggot panjang yang juga berwarna putih.
" terimakasih patriarch Ma...." ucap Liu Bei memberikan salam.
sedangkan patriarch Wei semakin gelap karena putra nya tidak berhasil menang dan kemudian menoleh ke arah patriarch keluarga Yan dengan kesal.
Turnamen tersebut terus berlangsung hingga menyisakan 10 orang yang lolos ke semi final yang membuat orang-orang kembali menggila .
Turnamen akan kembali di lakukan tiga hari kedepan untuk semua final dan semua peserta kembali ke kediaman mereka masing masing untuk mempersiapkan diri untuk pertarungan semi final.
__ADS_1
" huh.... akhirnya pulang...." ucap Liu Cheng yang kemudian merebahkan dirinya di atas kasur dan tak lupa kembali memeriksa kondisi tubuhnya.
Tak lama kemudian Liu Cheng tertidur.
Di lain tempat terlihat muncul ke anehan dimana banyak bangkai hewan roh yang mati membuat kondisi hutan menjadi sangat kelam di penuhi oleh bau yang sangat menyengat orang orang yang melihat itu segera memberi laporan tentang kasus tersebut yang segera di tangga Pi oleh walikota dan langsung mengirim pesan kepada penjaga kota untuk memeriksa hal tersebut.
di dalam hutan kematian terlihat muncul sosok yang sangat aneh dengan bentuk seperti manusia namun seluruh tubuhnya putih dan sangat kurus mahluk itu tidak memiliki mata dan telinga namun memiliki mulut yang sangat besar makhluk itu sedang makan seekor badak dan mahluk tersebut lah yang membuat banyak binatang roh mati dengan tubuh yang sudah tidak lengkap lagi.
" semuanya istirahat dulu....." ucap seorang pemimpin dari pasukan penjaga kota yang di beri perintah untuk menjelajahi hutan kematian dan mencari tahu penyebab banyaknya binatang roh yang mati.
" akhirnya....." ucap para pasukan tersebut yang kemudian mencari tempat ternyaman mereka untuk beristirahat dan beberapa menyiapkan makanan untuk mereka.
komandan pasukan penjaga tersebut kemudian memetakan lokasi tersebut dan sesuai dengan laporan.
__ADS_1
" sial siapa penyebab masalah ini...." ucap komandan tersebut kesal.