LIU CHENG : THE GOD OF SWORD

LIU CHENG : THE GOD OF SWORD
MAKAM RAJA YAMA II


__ADS_3

" Baiklah......!!" ucap Liu Cheng yang kemudian bersiap untuk bertarung dengan kelima jendral hitam tersebut begitu juga dengan Buqi yang yang berdiri di samping Liu Cheng.


Auuuuffff.........!!


Auman buqi menjadi pertanda mulai nya pertarungan Liu Cheng


trang.....! benturan Pedang Liu Cheng dengan jendral hitam yang juga menggunakan senjata semacam golok.


dua jenderal berhadapan dengan buqi sedang Liu Cheng melawan tiga sekaligus di mana salah satu jendral tersebut merupakan tipe serangan jarak serta ahli formasi membuat Liu harus tetap waspada sedangkan dua lainnya merupakan tipe jarak dekat dengan golok dan satunya menggunakan tombak yang ujungnya mirip dengan golok.


Liu Cheng terus melakukan pertukaran serangan sambil teruss menghindari semua serangan jarak jauh membuatnya kewalahan sedangkan buqi saat ini terlihat unggul melawan jendral yang keduanya merupakan ahli serangan jarak dekat dengan senjata kapak dan juga tangan kosong.

__ADS_1


Liu Cheng terus bergerak dengan sangat cepat sambil terus menyerang jendral tersebut dengan dua pedang yang salah satunya merupakan pedang bulan.


" langkah petir angin....!!"


" tebasan bintang.......!!" ucap Liu Cheng mengeluarkan teknik yang di pelajari nya.


Liu Cheng bergerak dengan sangat cepat serta terus melesatkan serangan tebasan bintang milik membuat kedua jendral itu kewalahan untuk mendekati Liu Cheng sedangkan jendral dengan serangan jarak jauh itu sedang di sibukkan dengan puluhan pisau terbang milik Liu Cheng yang terus menyerang dirinya sehingga jendral itu susah untuk melakukan serangan karena adanya pisau terbang Liu Cheng.


" tebasan bulan.....!!" teriak Liu Cheng yang kemudian melesat tebasan melengkung seperti bulan sabit yang di ikuti oleh lima pedang ke arah ketiga jendral hitam yang sedang sibuk melawan pedang terbang milik Liu Cheng.


Duarrrr......booommmmm

__ADS_1


serangan Liu Cheng yang dengan telak mengenai ketiga jendral itu hingga tak bersisa dan hanya menyisakan asap hitam yang mengepul kemudian menghilang.


Tak lama setelah pertarungan Liu Cheng selesai, Buqi juga selesai dengan pertarungan nya dengan salah satu jendral di kunyah sampai habis.


" lumayan juga......!!" ucap Liu Cheng sambil mengacungkan jempol ke arah buqi yang di sambut dengan buqi menggoyang kan ekor nya kemudian berdiri dengan pose seperti sedang menyombongkan dirinya, Melihat itu Liu Cheng sedikit menyesal memuji serigala tersebut dan langsung menarik kembali jempol yang masih di acungkan kepada buqi.


melihat Liu Cheng seakan menyesal memuji nya buqi dengan sedih berjalan ke arah Liu Cheng.


" Baiklah saatnya kita lihat apa yang kau punya raja Yama...!!" ucap Liu Cheng dengan senyum mengerikan sambil berjalan ke arah singgasana dan mulai memeriksa tengkorak yang berada di tempat itu.


di dalam tubuh tengkorak itu Liu Cheng melihat dua buah yang satunya berwarna hitam kebiruan dan berwarna ke emasan.

__ADS_1


" i..ini...." ucap Liu Cheng yang kemudian mengambil kedua gulungan tersebut di samping itu Liu Cheng juga melihat sebuah kalung berwarna hitam legam dengan liontin yang berwarna hitam kebiruan dengan bentuk balok persegi panjang. dimana kalung tersebut merupakan ruang penyimpanan yang berisi semua harta milik raja Yama membuat Liu Cheng tertawa sangat puas setelah melihat isi kalung itu.


__ADS_2