
Liu Cheng kini berhasil meningkatkan martial soul menjadi tingkat perak dengan sumberdaya dan metode yang di pahami dari dunia sebelumnya dan menghabiskan waktu selama dua bulan di dalam batu ruang.
" apa kau sudah siap nak.....?" ucap Liu Bei
" sudah....." ucap Liu Cheng yang kini mengenakan baju yang dipesannya sebelumnya berwarna putih dengan aksen biru cerah selain itu lengan kirinya terdapat pelindung dari baja tipis serta sarung tangan di kedua tangannya.
meski umur Liu Cheng masih berumur tujuh tahun namun di dalam keluarga kewajiban anak berumur lima tahun untuk membangkitkan martial soul secara penuh dan mulai belajar ilmu silat.
Keluarga Liu sendiri merupakan salah satu penguasa di kota Yuang.
Kota Yuang terdapat empat keluarga yang memiliki kekuatan besar di kota Yuan yaitu Liu, Mu , Wei, Yan mereka juga di juluki empat pelindung elemen.
karena mereka menggunakan elemen yang berbeda beda seperti Liu memahami elemen api begitu juga dengan martial Soul mereka, Keluarga Mu elemen Angin yang terkenal dengan kemampuan terbang dan juga gerakan yang cepat, Keluarga Wei elemen Kayu dan juga keluarga Yan elemen Air.
Liu Cheng memasuki lapangan yang akan di gunakan sebagai tempat pertemuan terlihat beberapa orang menatap Liu Cheng dengan tatapan merendahkan namun kemudian mengalihkan pandangannya setelah mengetahui bahwa Liu Bei melihat mereka.
" sampah keluarga Liu....!"
" tidak berguna..."
__ADS_1
" aib..."
Liu Cheng dapat mendengar semua itu karena memiliki Indra pendengaran yang tajam setelah mengkonsumsi banyak tanaman dari dunianya sebelumnya.
"Patriarch tiba.....!!" ucap seseorang yang memberikan Tanda kepada orang orang yang mengikuti pertemuan keluarga.
" patriarch....!" ucap para petinggi keluarga Liu yang lain.
" mengapa patriarch membawa anak itu...
.!" ucap salah satu petinggi keluarga bernama Liu Song atau ayah dari Liu Sang.
" ternyata sampah ini tidak mati....." ucap Liu Sang berjalan mendekat ke arah Liu Cheng, mendengar itu Liu Cheng hanya diam
Pertemuan akhirnya berlangsung yang membahas tentang acara penentuan murid berbakat serta hadiah dan serta tiga teratas akan menjadi peserta dalam turnamen kota Yuan dan satu lagi beberapa sekte besar akan hadir untuk merekrut murid baru.
Setalah semua selesai Liu Cheng mulai bersiap untuk meninggalkan lapangan namun tiba-tiba Liu Sang menghalanginya dan mengatakan ingin menantang Liu Cheng untuk bertarung
Orang yang berada di tempat tersebut menjadi bersemangat beberapa dari mereka bahkan merasa kasihan atas Liu Cheng.
__ADS_1
" apa maksudmu Liu Sang....." ucap seorang gadis yang seumuran dengan Liu Cheng bernama Qinlin dia adalah anak asuh dari salah satu petinggi keluarga Liu.Qinlin juga salah satu teman yang dimiliki oleh Liu Cheng saat orang lain merendahkannya. Selain itu Qinlin memiliki martial soul yang langkah serta tinggi sejak awal pembentukan martial soul tingkat martial soulnya berada di tingkat emas.
" hanya ingin mengetahui kekuatan dari anak seorang patriarch....." ucap Liu Sang yang menatap merendahkan.
Liu Song yang mendengar itu hanya tersenyum melihat anaknya.
" apa kau ingin bersembunyi di belakang perempuan.....?" ucap Liu Sang
Liu Cheng kemudian berdiri dan berjalan ke arah lapangan
" baiklah mari bertarung tapi saya ingin membuat taruhan....." ucap Liu Cheng
" hahahahaha baiklah apa taruhannya....."ucap Liu Sang yang masih tertawa puas.
" yang kalah akan dirusak dantiannya....." ucap Liu Cheng santai.
Liu Song yang mendengar itu melihat ke arah Liu Bei yang masih tenang.
" apa yang dipikirkan anak itu kalau dantian dihancurkan itu sama saja tidak akan bisa menjadi pendekar lagi....." batin Liu Song namun tetap tersenyum karena yakin anaknya akan menang.
__ADS_1
" bagaimana patriarch....?" ucap Liu Song dengan senyum lebarnya.
Liu Bei sendiri terkejut mendengar pengakuan anaknya namun kemudian setuju dan memberikan mereka ruang untuk bertarung.