LIU CHENG : THE GOD OF SWORD

LIU CHENG : THE GOD OF SWORD
TUBUH QIN LIN


__ADS_3

" Kau ...." ucap Liu Chen yang melihat ke arah Buqi yang kini berada di pelukan Qin Lin sambil menikmati manisan tersebut.


" bagaimana dengan pelatihan mu....?" tanya Liu Chen kepada Qin Lin


" sampai saat ini masih berjalan baik namun terdapat sebuah masalah dimana saat saya ingin menembus ke tingkat Gujin namun energi api yang ada didalam diriku tiba tiba tidak bisa di kendalikan dan terus berontak bahkan energi api itu bisa keluar dan meledak kapan saja ...." ucap Qin Lin yang menceritakan masalahnya.


Mendengar itu Liu Chen justru terkejut bukan main di mana pada kehidupan sebelumnya dia juga pernah menemukan hal yang seperti itu yaitu ada sebuah proses pewarisan dari salah satu hewan suci pelindung empat arah mata angin.


" bisa saya melihat tangan mu....??" tanya Liu Chen yang langsung meraih tangan Qin Lin Dan langsung memeriksa kondisi Qin Lin


Qin Lin mengalami perubahan termasuk suasana hatinya yang kini tidak keruan saat Liu Chen memegang tangannya namun tetap berusaha untuk menahan perasaan itu dan bersikap tenang.


" i.i.ini......" ucap Liu Chen saat mendapati didalam dantian milik Qin Lin dan mendapati sesuatu di dalamnya seperti telur namun terus mengeluarkan energi panas meski ukurannya sebesar telur namun akan sangat sulit untuk dideteksi karena selain telur tersebut memiliki wujud yang samar namun terus mengeluarkan energi api yang sangat kuat.

__ADS_1


" ayo ikut saya dan saya akan menyelesaikan masalahmu itu......" ucap Liu Chen yang kemudian menarik Qin Lin dari tempat itu dan segera mengajak nya ke tempat yang lebih terbuka dan sepi.


" apa kau tau masalah yang terjadi padaku....??" tanya Qin Lin yang penasaran dengan apa yang ingin dilakukan oleh Liu Chen


" bisa dibilang begitu....." ucap Liu Chen


" humm..." ucap Qin Lin yang ragu bahkan beberapa tabib termasuk tabib utama keluarga Liu tidak mampu mendeteksi hal itu namun dia memutuskan untuk mengikuti kemauan Liu Chen karena faktor lain.


" Buka pakaian mu dan duduklah di atas batu itu......" ucap Liu Chen dengan santainya


Qin Lin yang mendengar itu menjadi sangat malu bercampur marah karena berfikir hal yang lain.


" a.a.a.apa maksudmu ....." tanya Qin Lin ragu.

__ADS_1


" tenanglah yang kumaksud pakaian tebal mu itu ....." ucap Liu Chen


mendengar itu Qin Lin menjadi sangat malu kemudian dia menutup wajahnya sambil berlari ke arah batu.


meskipun umur mereka masih sangat mudah tapi mereka berdua memiliki sifat yang lebih dewasa membuat keduanya saling memahami satu sama lain bahkan terkesan mereka berdua sangat dewasa di bandingkan dengan seusia nya.


Setalah melihat Qin Lin sudah duduk di atas batu Liu Chen kemudian berjalan ke arah Qin Lin sambil membawa beberapa herbal dan sebuah pil


" makan ini dan serap lah semua energi yang ada di dalam pil ini......" ucap Liu Chen sambil memberikan pil yang sudah dibuat nya. sedangkan herbal itu di simpan di sekeliling Qin Lin


setelah menghisap pil itu tubuh Qin Lin mengeluarkan aura api yang sangat kuat dan mulai memberontak telur di dalam dantian Qin Lin mulai bereaksi seakan bersiap untuk menetas.


" Phoenix yang angkuh berada di tubuh manusia.....?" ucap Liu Chen yang melihat bayangan burung Phoenix berwarna merah di belakang tubuh Qin Lin.

__ADS_1


__ADS_2