
Liu Chen mengikuti orang tersebut hingga sampai ke sebuah pohon besar.
" kita harus menghancurkan bisnis keluarga Liu dengan pil palsu ini....." ucap salah satu dari mereka.
Liu Chen yang mendengar itu menjadi marah kemudian keluar dari tempat persembunyiannya dan langsung menghadang kedua orang itu.
" ingin menghancurkan bisnis keluarga ku dengan pil palsu dan beracun itu....??" ucap Liu Chen yang kini berada di depan kedua orang tersebut.
Kedua orang itu terkejut dan menjadi waspada.
" hahaha kukira salah satu tetua keluarga Liu ternyata hanya anak ingusan ....!!" ucap orang tersebut sambil tertawa.
" bocah biarkan kami memotong kedua tangan mu dan kami akan menganggap kita tidak bertemu dengan mu....." ucap orang itu sambil tertawa puas dan terlihat sangat meremehkan Liu Chen.
" baiklah silahkan jika kalian mampu...." ucap Liu Chen sambil tersenyum
__ADS_1
Melihat itu kedua orang tersebut menjadi sangat marah dan menatap Liu Chen dengan tatapan ingin membunuh
" baiklah kami tidak akan berbelas kasihan....."
ucap salah satu dari mereka kemudian di kedua tanga muncul aura berwarna hijau dan mengeluarkan bau yang sangat busuk.
" martial soul bunga bangkai....." ucap Liu Chen yang terkejut melihat bentuk martial soul salah satu dari orang tersebut.
" martial soul tombak kayu iblis....."
" hahaha apa martial Soul seekor ulat kecil....??" ucap orang tersebut mengejek melihat Liu Chen tidak mengeluarkan martial soul nya.
" jurus racun busuk....." ucap orang yang memiliki martial soul bunga bangkai itu kemudian menyemburkan sebuah cairan dari dalam mulutnya, cairan itu sangat banyak dan muncrat dimana mana selain itu bau busuk yang sangat menyengat membuat Liu Chen kehilangan konsentrasinya.
Melihat itu orang yang memiliki martial soul tombak kayu iblis itu kemudian dengan sigap langsung menyerang ke arah Liu Chen namun dengan sigap Liu Chen menghindari serangan tersebut kemudian mengambil jarak namun Liu Chen terus menutup hidungnya karena bau busuk dari cairan tersebut.
__ADS_1
Liu Chen Kemudian membentuk sebuah pedang yang kemudian beradu serangan dengan pengguna tombak kayu tersebut namun dengan cepat Liu Chen merasakan kelelahan ternyata asap yang di keluarkan oleh orang lainnya membuat Liu Chen dengan cepat kahabisan tenaga dalam.
meski begitu Liu Chen tetap tenang bahkan terlihat siap untuk pertarungan selanjutnya.
pertukaran serangan terjadi lagi antara Liu Chen dengan penyusup tersebut.
dengan mudah Liu Chen dapat dengan mudah memukul mundur pengguna tombak kayu tersebut.
" bocah ini...." ucap pria tersebut.
" baiklah sekarang giliran ku untuk menyerang....." ucap Liu Chen yang kemudian melepaskan tangannya dari hidung nya dan kemudian membentuk pedang lagi yang kini Liu Chen menggunakan dua pedang sekaligus.
dengan cepat Liu Chen berpindah tempat dan tepat berada di belakang penyusup tersebut kemudian menebaskan pedangnya namun pria tersebut dengan sigap menahan serangan itu dengan kedua tangannya yang kini di lapisi dengan lendir bau yang membuat pedang yang di buat Liu Chen meleleh setelah mengenai lendir tersebut.
" ribuan tombak kayu....." ucap pria dari belakang Liu Chen yang kemudian tangannya berubah menjadi sebuah kayu yang memiliki banyak cabang membentuk sebuah tombak yang kemudian dihantamkan ke arah Liu Chen namun dengan sigap Liu Chen membetuk sebuah aura pedang berukuran besar untuk melindungi dirinya dari serangan tersebut
__ADS_1