Lord Of The Heaven And Hell

Lord Of The Heaven And Hell
Awal Dari Sebuah Legenda.


__ADS_3

Di dunia ini ada banyak misteri dan mitos, dan aku adalah orang yang mengunjungi dan menguasai seluruh mitos dan misteri, aku adalah satu satunya orang yang mendapat kekuasaan atas nama dewa tertinggi dari seluruh alam.


Aku yang awalnya hanya seorang reinkarnator yang menjadi manusia biasa, namun kini, aku bisa duduk di kursi suci utama, yang dimana hanya ada 22 kursi untuk dewa utama.


Namaku adalah Zhou Chen yang bereinkarnasi menjadi Klein Morgan's.


"Pada akhirnya aku tak dapat kembali juga..."


"Tuan beri perintah pada kami!"


Mereka semua secara bersamaan berlutut samping kursi dewa mereka dan menghadap padaku.


"Ini sudah lama... sejak aku menjadi pemimpin disini."


Klein Morgan's duduk di ujung kursi ini, dia mengetuk beberapa kali kursinya yang terbuat dari bahan istimewa berwarna putih dengan di sandarannya terdapat simbol kuno berwarna emas pekat, dan simbol kuno itu bertuliskan, Dewa Kekosongan.


Hal serupa juga ada di kursi dewa lainnya namun tidak untuk gelar atau simbol kuno mereka, mereka juga adalah dewa dengan simbol unik mereka masing masing.


"The Devil.. Tuan harus memberi perintah.."


"Benar tuan, arch angel, agams sudah membuat tindakan!"


2 orang, laki laki dan perempuan secara bersamaan menanti jawabanku, wanita berambut blonde pirang yang cerah, serta wajah dan matanya membuat orang cukup tergila gila akan kecantikannya. Dan dengan pria yang sedang tak bisa di bilang kekar dengan rambut biru tua, wajah yang sangar nan tampan dengan sedikit tumbuhan janggut di bawahnya.


Mata mereka semua tampak terpejam semua, karena menunggu perintah.

__ADS_1


"Baiklah.. dengan ini, mari kita bereskan pasukan arch angel ini, sepertinya mereks sudah banyak tingkah selama 500 tahun terakhir.."


The devil(Klein morgan's) bangkit dari tempat duduknya.


Mereka semua melihat tubuh dari The Devil berdiri, sangat terlihat jelas kecuali wajahnya yang terselimuti oleh kabut abu abu yang pekat.


The Devil membawa tongkat yang terbuat dari besi yang tak di ketahui, dan ia menghentakkannya sekali, lalu menaruh kedua tangannya di atas tongkat tersebut, dengan jasnya yang terbelah dua dan di bawahnya sedikit panjang ke belakang, layaknya kostum seorang badut. Namun jasnya berwarna hitam pekat dan dengan setelan jas kerja.


"Aku umumkan sekarang, hari ini, kita akan membereskan arch angel agams yang sudah terlalu arogan~"


Secara serentak semua langsung bersorak dan berteriak.


"Perintah The Devil adalah mutlak! Perintah the devil adalah yang paling utama! Perintah the devil harus di turuti!"


The Devil, hanya bisa tersenyum dalam kabut, aura merah keluar dari bibir dan matanya, hingga membuatnya terlihat tersenyum di kabut ini.


.........


500 tahun yang lalu...


"Klein makan malamnya sudah siap!"


Suara seorang wanita yang berusia 18 tahun terdengar dari ruang yang agak jauh.


Di depan cermin seseorang sedang menata pakaian dan rambutnya.

__ADS_1


"Yosh.. Aku Klein Morgan's seorang reinkarnasi dari pembunuh bayaran terkuat sepanjang sejarah umat manusia modern telah menjalani hidup normal yang kuimpikan!"


Klein perlahan berbalik dari cermin yang ada di dekat lemari kayu tua, dan ia mengambil buku yang tergeletak di lantai, lalu setelah itu ia keluar dari kamarnya.


Tap Tap Tap.


Suara langkahan kaki yang menyusuri koridor terdengar oleh seorang wanita berambut coklat, wajah yang cantik dan dengan mata yang ceria.


"Klein, kau sudah membaca buku yang ada di tanganmu selama seminggu full, apa kau tak bosan?"


Wanita ini adalah kakak permpuannya, Melissa.


Dia adalah seorang siswi akademi tingen, dia mengambil jurusan teknik mesin. Jadi dia sudah seperti tukang servis gratis di rumah ini.


Mereka pun duduk di meja makan dengan kursi yang terbuat dari kayu, sama juga dengan mejanya.


Makanan mereka hanya terbuat dari sup dari jamur dan roti gandum.


Mereka tinggal di keluarga yang kurang mampu, dan mereka berasal dari kalangan masyarakat kelas bawah.


Saat sedang menyantap makan malam mereka, mata dari Melissa teralihkan dan terfokus dari buku yang di baca dari Klein.


Melissa mengangkat sedikit kepalanya dan bertanya, "Klein, buku apa sih yang kau baca itu? sampai sampai kau tak bisa melepaskannya, bahkan ketika kau buang air besar saja kau masih membawanya."


Mendengar itu, klein langsung tersenyum ramah, senyumnya yang ramah terasa hangat terukir di dalam benak kakaknya.

__ADS_1


Klein langsung mengangkat bukunya dan menunjuk sampul buku itu yang berjudul, "Lord Of The Heaven and Hell!"


__ADS_2