
Di ruangan rias, audrey kembali mendapati dirinya di hadapan cermin yang memantulkan wajahnya yang cantik nan menawan.
"Jadi itu benar benar nyata! aku benar benar terbawa ke tempat dewa itu!"
"Aku penasaran apa yang di lakukan Tn.Devil sekarang.." Ucap audrey dengan wajah tersenyum kecil.
Sedangkan alger ia sudah duluan kembali, "Jadi semua itu nyata.. huh?" ucapnya sambil memegang sebuah peta di tangannya.
"Kapten, daratan sudah terlihat, gereja night moon sudah di depan mata!!" pelayan kapal berteriak di tengah badai laut.
"Demi Tuan itu, aku akan melakukan segalanya!"
.........
Klein. Ia masih bingung dengan yang ada di tangannya, "Bola cahaya? tapi bola ini terbuat ketika aku mau menciptakannya. Apa mungkin aku bisa memanifestasikannya?" Klein kembali berbalik, ia melihat kakaknya tertidur pulas. Klein mengambil kemeja putihnya dan ia perlahan berjalan meninggalkan kamarnya, dan ia pun segera keluar dari rumahnya.
"Aku harus mengujinya di tempat pinggir sungai."
Tak lama kemudian klein sampai, ia melihat pemandangan sungai yang tenang dan sunyi, air yang bersih tak ada kotoran sekalipun. Klein kembali memikirkan sebuah bentuk yang ingin ia manifestasikan. "Bagaiamana dengan tongkat?"
Cahaya di tangannya kembali bersinar terang, dan cahaya itu membentuk tongkat.
"Jadi ini benar, happ!!" Klein secara cepat langsung melibas sebuah pohon yang sedikit besar, dan hasilnya, pohon itu langsung rubuh.
"Ini bisa menjadi senjata!! Ugh!!!" Tiba tiba tubuhnya langsung lemas dan nafasnya semakin melemah, alhasil klein pun jatuh dan ia pun sekali lagi pingsan.
3 jam kemudian, ia bangun, dan hari sudah siang.
"Ugh, aku tadi merasa seperti kering.." Klein sedikit demi sedikit berusaha untuk duduk. "Apa aku kehabisan stamina?" Klein kembali menatap kedua tangannya, terutama tato berlambangkan cahaya di punggung tangannya.
__ADS_1
"Oi, bisakah aku duduk di sebelahmu?"
"Huh siapa itu?!" Klein menoleh ke samping kanan dan ia melihat seorang wanita cantik tomboy, berambut merah, rambutnya yang pendek, style layaknya bangsawan kelas atas, dengan parasnya yang cantik dan ukuran dadanya yang G cup. Membuat klein sedikti salah fokus. Sedangkan untuk umurnya mungkin sekitar 27 tahun.
"S-silahkan." Klein mempersilahkannya.
"Hei, aku baru lihat ada orang sepertimu di pinggir sungai ini, padahal setiap siang aku selalu kesini, tapi aku tak pernah menemukan pria sepertimu ke tempat ini, apa yang kau lakukan disini?" Ucap wanita itu dengan sedikit melirik ke wajah klein.
"Tak ada yang special, hanya aku ingin mencari udara segar~" Ucap klein sembari menatap langit yang biru.
"Hoo.. Kau mengerti juga! disini memang adalah tempat dimana orang mencari udara segar kau tau, namun tak ada yang pernah datang ke sini selain kau dan aku." Ucap nya dengan sangat bersemangat.
"Dia menjadi bersemangat ketika membahas tempat ini?"
Klein lalu tanpa sengaja menoleh ke arah wanita itu dan memperhatikannya untuk waktu yang lama, terlihat wajah klein sedikit merona dan memerah.
Mendengar ucapan klein, wajah wanita itu langsung merah dan merona, "A-apa yang kau bicarakan!"
"Huh?? ah maaf aku tanpa sadar mengucapkan nya!" Klein panik sambil melambaikan tangannya untuk mengisyaratkan bahwa ia tak sengaja mengucapkannya.
Wanita itu langsung tersenyum manis dan tertawa. "Pfft! HAHAHAHAHA!! KAU LEBIH LUCU DARIPADA YANG KUDUGA!!!"
"Ngomong ngomong siapa namamu?" Ucap wanita itu dengan senyumnya yang percaya diri.
Klein dengan sigap langsung membalas. "Namaku, K-Klein Morgan's"
"Klein Morgan's akan ku ingat! Oh ya, ngomong juga namaku adalah Yuri Ha. Ingatlah baik baik, kita pasti akan bertemu lagi." Ucap Yuri Ha sembari bangkit dan langsung meninggalkan klein sendirian.
Sama halnya dengan klein ia juga bangkit lalu kembali dari arah sebaliknya.
__ADS_1
6 jam berlalu...
......................
"Kapten ini adalah surat perintah rahasia dari Gereja Night Moon." Ucap seorang kru pelaut yang mencoba melarikan diri dari kejaran dari 8 orang dari gereja night moon.
Alger lalu muncul dengan gagah berani dan langsung dengan cepat menggunakan pedangnya dan memotong badan mereka satu persatu.
"Bagus, dengan ini, aku pasti bisa menyerahkan ini ke beliau, karena beliau adalah pemimpin organisasi kami." Ucap alger di tengah keheningan malam, dengan beberapa orang di belakangnya.
Ia kembali berbalik dan menyusuri hutan yang sangat lebat, karena memang gereja night moon yang besar itu selalu ada di tempat yang sangat rahasia karena biasanya mereka hanya menyuruh sebagain dari kelompok mereka sendiri untuk mendirikan gereja night moon di setiap negeri.
"Sisanya, audrey hall, aku akan mengirimkannya surat tentang hal "itu" yang di inginkan oleh beliau."
................................
Klein terlihat sangat gembira di meja makannya dan terlihat sangat antusias memakan makanan kakaknya.
"Hei, mengapa kau berubah begitu rakus akhir akhir ini?" Ucap kakaknya Melissa dengan heran.
"Tentu saja kan kakak, aku baru sembuh, jadi aku perlu banyak nutrisi." Ucap Klein sambil mengunyah makanannya.
"Haah~ Setidaknya habiskan dulu makanan di mulutmu dulu!"
10 menit kemudian...
"Brughhhp!" Ups itu adalah suara klein yang kekenyangan.
Klein dengan sedikit demi sedikit berjalan ke arah kamarnya dan berusaha meraih tempat tidurnya. Dan akhirnya ia bisa berbaring, dan dalam sekejap.ia tertidur pulas.
__ADS_1