Lord Of The Heaven And Hell

Lord Of The Heaven And Hell
Bentrok Greja Night Moon Dengan Bajak Laut The Hanged Man.


__ADS_3

Klein dari kejauhan di kursi utama di aula dewa menatap mereka berdua, "A-apaan tatapan mengerikan ini? seolah olah aku di tatap oleh makhluk mitos yang mengerikan!" Lyne merinding matanya bergetar.


"Hufft, sudahlah duduklah kalian." Klein menjulurkan tangannya dan menyuruh mereka duduk. Klein mengetuk ngetuk pegangan kursinya, dia menunggu alger datang.


Klein mengerutkan keningnya dan sudut bibirnya terlihat melengkung.


"Kemana Tn. Hanged man?" Klein bangkit dari kursinya.


Diikuti dengan Audrey dan lyne yang langsung berdiri juga.


"Tuan, maafkan aku karena tidak memberitahumu, sebenernya Tn. Hanged man sedang berperang melawan greja night moon. Apalagi sekarang greja night memperlihatkan hubungan mereka dengan greja lain, dan anehnya greja God Of Storm, yang awalnya menunjukan permusuhan kepada greja night moon kini malah membantu mereka, dikarenakan Tn. Hanged Man tak mengira hal itu ia sekarang terlibat dan memulai perang dengan ke dua greja tersebut." Audrey lalu kembali membungkuk dengan elegan gaya bangsawannya.


Lyne yang mendengarkan dengan seksama terkejut, "A-pa tuan putri terlibat dengan urusan politik? bukankah dia benci itu?!"


"Apalagi berperang melawan greja night moon sama saja menyatakan perang kepada negar tersebut, apa tuan putri bekerja dengan organisasi pemberontak atau organisasi kejahatan yang tingkat kriminalitasnya yang sudah sangat besar!?" Lyne kembali merinding.


Lyne perlahan menoleh sedikit dan menatap Tn. Iblis dengan pucat dan dengan keringat yang membasahi mukanya.


Klein dari samping kursinya langsung angkat bicara dengan suara beratnya, "Apa kau tau dimana dia berperang?" Klein menoleh dan mengetukkan tongkatnya beberapa kali dengan berjalan ke sisi Mrs. Keadilan.


Klein perlahan mendekatkan mulutnya di samping telinga Mrs. Keadilan.


"Audrey Hall, aku akan menilai, jika orang yang kau bawa bernilai atau tidak, jika tidak dia akan ku musnahkan secara langsung hari ini.." Klein perlahan kembali menjauh dan perlahan berjalan ke kursi utamanya, ia duduk dan memegang tongkat logam dengan kayu aneh di kedua tangannya.


"Lyne.. Bukan? jadi bagaimana alasan yang akan kau berikan agar aku tak membunuhmu?"


Lyne yang duduk di samping kursi Audrey menggigil ketakutan.


Audrey yang mengetahui situasi dengan cepat langsung mengalihkan pembicaraan mereka.


"Permisi Tuan, aku ingin menyampaikan laporan ku mengenai penelitian beberapa hari yang lalu di laboratorium rahasia organisasi kita." Audrey menengok untuk melihat Tn. Iblis.

__ADS_1


"Subjek penelitian kami terhadap anak anak yang saya jadikan bahan percobaan waktu itu membuahkan hasil, hasilnya ia dapat berpindah tempat, namun setelah berpindah tempat tubuhnya seketika hancur terpecah belah, anggota tubuh mereka terpisah, jadi waktu itu aku langsung melihat bahwa tujuan yang anda tuju memiliki secerah harapan walau itu secuil."


Mendengar perkataan audrey tadi Lyne yang duduk di sampingnya terkejut.


Siapa sangka sang putri bangsawan keluarga hall melakukan eksperimen gila seperti itu terlebih lagi untuk organisasi ini.


"M-mustahil, berarti mayat yang tergeletak dengan tubuh yang tak utuh beberapa hari yang lalu adalah subjek penelitian dari organisasi misterius ini?!" Lyne sangat terkejut, namun klein langsung angkat bicara.


"Hoh~ Jadi masalahnya hanya 1 saja sekarang? jika itu yang jadi masalahnya kita tinggal mencari cara agar tubuh tak tercerai berai." Klein memegang dagunya dan berpikir, "Jika ada cara untuk membuat tubuh tak hancur maka itu akan sempurna, tinggal mencari cara untuk memperluas jangkauannya saja."


Lyne dari samping audrey, dia benar benar tak berani berbicara.


Audrey lalu menyerahkan satu lembaran kertas kepada klein.


Melihat audrey yang menyodorkan kertas itu kepadanya, klein mengambilnya, klein membacanya dengan teliti.


"!!!" Klein nampak terkejut.


"Ratu kerajaan ini sudah mulai mencari anggota organisasi ini? apa bawahan alger berbuat masalah?!" Klein lalu bangkit dari tempat duduknya, ia pergi dan berjalan perlahan ke belakang audrey.


"Ah iya!" Audrey duduk dengan gugup ketika saat itu klein menyentuh kepalanya.


Seketika klein menyentuh kepalanya, sebuah gambar terbayang kepalanya seolah olah kabut yang luas seketika terbuka dan menunjukan satu tempat, yang di mana letaknya adalah tempat ini greja night moon sendiri, di sana di penuhi dengan hutan yang lebat, di bawah tanah itu adalah tempat mereka.


"Hanya sebatas ini.." Klein lalu memutuskan skill apa yang ia bawa sekarang. "Skill Keabadian dan Skill ruang" Seketika klein mengajak, audrey dan lyne.


"Kemarilah kita akan menjemput the hanged man, karena pasukan kerajaan mungkin sudah mengetahui bahwa perang bajak laut dan greja sudah di mulai, jika the hanged man tertangkap, itu bisa menjadi kerugian besar untuk kita, apalagi dia adalah member yang realistis." Klein menjentikkan tangannya. tiba tiba sebuah topeng muncul dan terpasang di keduanya.


Klein menjulurkan tangannya, seketika sebuah gerbang ruang terbuka, ia dan ke dua bawahnya memasuki ruang yang di buat oleh klein.


Mereka perlahan berjalan. Klein yang sudah melewati portal nya melihat banyak tumpukkan mayat, "Ini kah dampaknya?" Audrey terlihat dengan sebuah topeng masquerade begitupun juga dengan lyne yang mengenakan pakaian maidnya.

__ADS_1


Pandangan Klein lalu teralihkan dengan suaran benturan pedang.


Clang Clang*


Klein lalu berjalan dan menemukan Alger yang kesusahan di hadapannya, mereka benar benar kalah jumlah.


Klein lalu mengetukkan tongkatnya ke tanah. Keheningan pun langsung tercipta, semua mata langsung tertuju kepada sosok 3 orang di timur samping mereka, klein benar benar jadi penengah.


"T-tuan Iblis!" Alger terlihat terkejut matanya bergetar tak percaya kalau dia mendatanginya.


Di banyaknya pasukan greja night moon sedangkan pasukan alger yang berkisar 50 orang saja, sudah kewalahan menghadapi kekuatan Greja night moon yang berjumlah 500 orang pasukan.


Klein yang datang membantu tak banyak berbicara.


"Penghakiman Surga Pedang Dan Tombak Cahaya Adalah Perwujudan Dari Amarahku"


Seketika di atas langit sebuah pedang dan tombak raksasa tercipta dari sebuah cahaya, semua orang yang menyaksikan kekuatan mengerikan itu terkejut.


"Jadi ini kekuatan dewa?" Audrey yang diam di sana diam diam ia mencatat kejadian hari ini di kepalanya dan menyimpan kembali rasa kagum yang luar biasa kepada klein, kini audrey tersenyum terhadap klein.


"Apakah dia dewa!? ini tak masuk akal, kekuatan ini!" Lyne nampak terkejut juga, ia sungguh tak pernah melihat orang ataupun seorang penyihir mampu berbuat seperti yang klein lakukan.


Sementara itu dari kejauhan pasukan ratu yuri sudah hampir mendekat dan mereka semua melihat kejadian yang luar biasa itu..


"Apakah Ini penghakiman dari dewa?!" Yuri semakin mempercepat laju kudanya dan pasukannya.


Klein melambungkan tangannya, dan seketika itu juga ia menurunkannya, seolah ia membuang 10 senjata cahaya ilahi yang langit kepada pihak greja night moon.


Bam*


Suara hantaman yang mengerikan berjatuhan, dan melihat bahwa seluruh gunung dan pasukan Greja night moon serta tanah di pulau itu sudah hampir hancur.

__ADS_1


Klein diam diam di kejauhan tersenyum puas dengan kemampuannya dan sedikit menghina.


"Kena kalian!"


__ADS_2