
"Mas draft ku sudah aku kirim ke e-mail Mas Seto ya.." Teriak Syaha dari meja kerjanya.
"Oh ya.. nanti tak cek.." Jawab Seto sambi lali.
Dua minggu lagi, Lucas Company akan ikut serta dalam fashion week di Milan dan New York. Tahun ini berbeda dengan biasanya, untuk pagelaran kali ini Lucas Company akan mengambil bagian sendiri. Biasanya produk dari Lucas hanya menunjang brand-brand terkenal seperti Gucci, Burberry, Giorgio Armani, Dior, Vercase, dsb. Untuk kali ini produk Lucas lah ikonnya.
Tak heran jika semua pegawai Lucas sibuk mempersiapkannya. Pagelaran kali ini bisa menjadi ajang promosi produk Lucas. Satu-satunya karyawan yang tidak sibuk adalah Syaha. Pekerjaan yang dia dapat sudah dikerjakannya dalam hitungan hari. Setelah itu dia kembali lagi dengan status no job.
-----
"Halo.." Sapa seseorang dari balik telpon.
"Halo.. bicaralah.."
"Tugas yang anda berikan sudah saya kirim e-mail pak.. saya tunggu persetujuannya.."
"Ya. terima kasih.."
Ray menyalakan tabletnya. Dengan lincah tangannya telah meluncur ke dunia internet.
From : Dion Wahyu Utomo
To : Raya Narendra Lucas
__ADS_1
Pak Ray.. tugas yang anda berikan sudah selesai dikerjakan Ibu Aisyaha. Saya lampirkan desainnya. Segera konfirmasi agar tim produksi bisa segera mengerjakannya. Terima kasih.
Lampiran:
Senyum Ray mengembang setelah membaca e-mail dari Dion. Gambar yang dilampirkan dalam e-mail itu sesuai dengan prediksinya. Kini dia yakin jika Syaha masih mencintainya. Desain cincin yang disukai Syaha mirip dengan cincin pernikahan mereka.
To : Dion Wahyu Utomo
From : Raya Narendra Lucas
Tak ada penolakan dari ku jika desain itu yang membuat adalah Aisyaha. Segera perintahkan tim produksi untuk membuatnya dalam dua minggu ini. Sebelum pagelaran di New York aku harap cincin itu sudah selesai dibuat. Kalau mereka tidak bisa, pecat semua staff divisi produksi. Urusan kantor aku serahkan padamu dan Ira. Sampai bertemu dua minggu lagi di New York.
-----
Ingin sekali rasanya Syaha ikut ke dalam kesibukan mereka, rekan satu divisinya. Biasanya jika menjelang pagelaran, Syaha adalah orang yang paling sibuk dan semangat. Semua materi pagelaran untuk divisi desain berada di tangannya. Tangan Syaha gatal jika hanya berdiam diri seperti ini.
"Syaha apa yang kamu lakukan?" Suara Seto menggelegar, memenuhi ruangan rapat divisi desain.
"Membantu sedikit Mas.. tadi aku lihat tumpukan materi rapat hari ini di meja Yola, jadi aku inisiatif sendiri. Yola kayaknya sibuk banget Mas.. daritadi mondar-mandir.." Jelas Syaha.
Hati Syaha tergerak ketika teman satu divisinya terlihat sangat sibuk. Rapat divisi mereka akan di adakan satu jam lagi. Tapi ruangan rapat belum disiapkan. Tugas itu biasanya dilakukan oleh Yola teman Syaha. Tapi Syaha melihat Yola sibuk sekali hari ini. Bahkan Yola datang ke kantor dengan wajah pucat.
__ADS_1
Tanpa disuruh dan tanpa ada yang tahu, Syaha langsung mengambil printout materi rapat dan menyusunnya di meja rapat divisi desain.
"Hentikan! Itu bukan pekerjaanmu.." Seto menghardik.
"Tapi Mas.. Syaha hanya ingin membantu.. seharian cuma bengong capek badan Syaha Mas.."
"Keluar dari ruangan ini Syaha.. siapa yang berani menyuruhmu ini itu.. kamu istri pemilik Lucas Company, istri atasan kami.. mana ada yang berani membuat kamu bekerja Syaha.." Suara Seto melunak.
"Tapi aku bukan istrinya lagi Mas.." Tutur Syaha. Jadi inilah alasan dia tidak diberi pekerjaan. Jadi mereka menganggap bahwa Syaha adalah istri Ray.
"Aku tidak tahu masalah kalian. Pak Ray sudah memberikan peringatan kepada kami. Kami tidak berani melanggarnya.."
"Lagi-lagi karena dia.. tidak bisakah kalian memberi pengecualian Mas? Ga akan ada yang tahu kok.. Syaha capek seharian hanya diam. Syaha juga ingin bantu Mas walaupun sedikit.." Pinta Syaha sepenuh hati.
"Maafkan kami Sya.. kami tidak berani membantah Pak Ray.."
"Ok.. maaf kalau aku merepotkan kalian.."
Syaha yang belum selesai menyusun materi rapat langsung berlari ke luar ruangan. Dia tak memperdulikan tatapan rekan kerjanya. Syaha mengambil tasnya kemudian bergegas meninggalkan kantor Lucas. Dia butuh menghirup udara segar. Pulang kerumah dan tidur dirasa lebih baik. Mungkin jika dia tidak ada mereka akan mencarinya.
-----
Dugaan Syaha salah. Tak ada yang mencarinya walaupun dia tidak datang bekerja selama dua hari. Jauh di dalam hatinya Syaha sedih. Ada atau tidak ada dia disana ternyata tak ada yang menganggapnya.
__ADS_1
Dasar Lucas brengsek.. Gerutu Syaha dalam hati.
Bersambung...