Love Of Generation

Love Of Generation
pernikahan sederhanaku.


__ADS_3

tak terasa besok adalah hari pernikahan Dewi dan mike.


pernikahan sederhana yang hanya dilakukan ijab qobul tanpa resepsi.karena Dewi memang menginginkan pernikahan ini sesederhana mungkin.


dalam lamunannya Dewi dalam kamar tiba tiba air matanya terjatuh meninggalkan mata Indah dan mengalir membasahi pipi mulusnya.


"Dewi harusnya kamu bahagia. kan sebentar lagi kamu menikah kenapa kamu malah bersedih dan menangis"tanya Linda merasa iba dengan Dewi.


"aku rindu ibuku. harusnya dihari bahagia ini ibu ada disini menyaksikan aku menjadi pengantin. walau ini bukan pernikahan yang aku inginkan"ucap Dewi sambil menyeka air matanya.


"sudalah dewi aku disini jangan menangis. aku yakin ibumu pasti juga akan ikut bahagia walau dia tidak disini bersamamu"Linda menghiburku.

__ADS_1


"terima kasih linda. kamu memang baik. kamu bisa jadi teman baikku"ucap dewi dalam hati sambil menatap Linda.


"yah kalu kamu ingin memujiku silahkan saja tapi jangan menatap aku seperti itu. aku jadi takut sama kamu" ucap Linda bercanda untuk menghiburku.


.tiba tiba perut dewi terasa mual tak tertahan. dewi meninggalkan Dewi sendiri dan pergi ke kamar mandi.


"Hoek hoek"


"aku gak papa lin. mugkin ini karena aku dari pagi belum makan jadi aku masuk angin"


"aduh dewi kamu jaga kesehatan ya. kan gak lucu masak besok kamu menikah tapi lagi sakit masuk angin. masak saat pakai kebaya kelihatan di punggungmu ada bekas kerokan kan gak lucu banget dewi " ledek Linda pada dewi. membuat dewi seketika, tertawa .

__ADS_1


Ke esokan harinya


Dewi terlihat sangat cantik dan anggun dengan balutan kebaya berwarna putih dengan sanggul dirambutnya memakai make up tipis tidak terlalu tebal memberikan kesan kecantikan natural.


semua mata tertuju pada pengantin wanita yang terlihat mempesona dengan balutan kebaya putihnya. tak terkecuali Mike yang sedari tadi menatap dewi tanpa berkedip. proses ijab qobul pun berjalan dengan lancar. mike mengucapkan dengan lantang dan tgas walau sempat terlihat gerogi. ricard tersenyum melihat sahabatnya yang sedang gerogi membatin dalam hati "mick elu itu setiap hari presentasi didepan orang banyak dan para client tapi tak sedikitpun elu grogi bahkan sidang skripsi elu dulu juga egak grogi karena elu itu orangnya percaya diri banget. jadi ini baru pertama gue liat elu grogi kyak gini".


*Di Hotel


Tepatnya* dikamar hotel yang sudah dipesan mike untuk beristirahat setelah proses ijab qobul. dewi langsung membersihkan diri di kamar mandi karena merasa gerah dan sudah berkeringat.


saat keluar dengan menggunakan handuk kimono dan rambut basah dewi berjalan keluar dari kamar mandi dan duduk di meja rias sambil menyisir rambutnya. terlihat senyum manis tertempel dibibir mike yang semakin menambah ketampanannya.mike mulai mendekati dewi dengan perlahan. seolah paham apa yang ada dibenak mike dewi langsung berkata dengan tegas. "mandi dulu sana mas. jangan jorok".

__ADS_1


mike pun berlalu meninggalkan dewi dengan mengganti senyumnya itu menjadi cemberut dewi hanya tersenyum melihat suaminya yang nampak frustasi.dewi yang mulai selesai dengan kegiatan menyisirnya dan berpindah ke tempat tidur untuk memulai membaca buku. selang lima belas menit mike pun keluar dari kamar mandi dengan handuk terlilit dibawah pusarnya memperlihatkan tonjolan roti sobeknya. dewi yang tersenyum menatap suaminya yang nampak semakin tampan dengan rambut basahnya terlihat1 sangat menggairahkan.


__ADS_2