
"siapa bilang. aku cuman cuci muka saja merasa gerah karena ada sang penghianat di sekitar aku. apa kamu tidak lihat di depan tadi aku sedang duduk bersama siapa. Ricardo Saders.seorang pengusaha muda yang tidak perlu lagi diragukan kehebatannya.trmasuk dalam sepuluh deretan orang terkaya di kota ini.orang yang berpengaruh dalam dunia bisnis.kalau dibandingkan dengam Reno.memang apa kelebihan Reno.sampai aku harus menangisi dia. kalau kamu mau barang bekasku ambil saja.kalau kurang dirumahku juga masih banyak barang bekasku dari pemberian Reno. maaf aku sudah selesai dengan keperluanku jadi aku pamit dulu ya.bye."Vera langsung meninggalkan flora di toilet tanpa basa basi lagi. Vera langsung duduk di kursi sebelah Ricard dengan wajah kesalnya. tiba tiba flora menghampiri meja Vera dan Ricard. seolah sudah paham dari mana sumber kekesalan Vera, Ricard hanya diam.
"ehm maaf boleh saya duduk disini" flora langsung duduk di kursi kosong sebelah ricard seolah sudah akrab dengan ricard.
"perkenalkan nama saya flora, saya teman SMA Vera"sambil mengulurkan namun ricard hanya diam tanpa menggubris ucapan flora.
"makanan kamu sudah datang kamu mau makan sekarang"ucap ricard dengan ramah dan mesra seolah tak ada flora di sebelahnya.
"i..iya pak"Vera merasa gugup dengan perlakuan ricard.
"hlo kok masih panggil pak sih. kan client'nya udah pulang. jangan terlalu formal dong biasanya juga panggil mas" wajah ricard menghadap pada Vera namun bola matanya menuju ke arah flora. seoah paham dengan maksut ricard Vera langsung tersenyum manis pada Richard.merasa di acuhkan flora langsung berdiri meninggalkan Ricard dan Vera.
"selanjutnya kita akan meeting dengan client di summer Hotel pak".ucap Vera mengingatkan schedule Ricard selanjutnya.
"loh kok pak lagi. aku belum se'tua itu ver. kayaknyaau juga masih pantas di panggil mas kok. lagian aku'kan bukan bos'mu. yang jadi bos'mu itu mickey. aku hanya mewakili".sambil tersenyum. tanpa di sadari sepasang mata mulai memerah karen memperhatikan mereka berdua dengan api cemburu di Hatinya siapa lagi kalau bukan Reno.
__ADS_1
.
Ricard dan Vera telah selesai makan siang kemudian keluar dari Cafe X'star dan menuju ke parkiran lalu masuk ke dalam mobil Ricard untuk menuju Hotel Summer. di perjalanan Ricard melihat ada mobil yang mengikutinya dari awal dia keluar Cafe X'Stars sampai dia hampir sampai di Hotel Summer.
"sepertinya ada mobil yang mengikuti kita dari kita keluar Cafe X'stars tadi".ucap Ricard pada Vera. lalu reflek Vera langsung menoleh ke belakang.
"itu kan mobilnya Reno mas".
jawab Vera merasa heran.
.
"dia gak selingkuh mas. kemarin malam saya putus sama dia mas".
.
__ADS_1
"apa karena aku..? "tanya ricard penasaran.
.
"bukan mas. karena saya sudah lelah kalau harus menjadi pelampiasan emosinya setiap saat."
.
"berarti jangan lupa gandeng tanganku saat turun nanti. ha.. ha.. ha.. "Ricard membuat canda'an yang membuat Vera tertawa.
.
dua puluh menit kemudian mobil Ricard sampai di basemant hotel lalu disusul mobil Reno.
Reno turun dengan wajahnya yang memerah dan mata'nya melotot. terlihat ingin menerkam Ricard dan Vera
__ADS_1