Love Of Generation

Love Of Generation
13


__ADS_3

Rucard dan Vera pun sampai di rumah ibu dan bapak Vera.


.


sampai dirumah Ricard langsung menyalami kedua mertuanya lalu menuju ke kamar karena merasa lelah. selama sakit mual mual itu Ricard jadi mudah lelah membuatnya tidak bisa beraktivitas dengan leluasa.


.


malam pun tiba. Ricard dan Vera pun menuju ke meja makan untuk makan bersama dengan bapak dan ibu.namun ricard tidak menyentuh hidangan di hadapannya Ricard hanya memakan buah yang di kupas dan disiapkan oleh sang istri tercintanya itu.


.


"gimana perkembangan kandungan kamu ndok(bapak).


.


"pak buk. Vera minta maaf. Vera ingin jujur sama bapak dam ibu. sebenarnya Vera gak hamil buk. Vera hanya ingin bapak dan ibu menikahkan Vera dan mas Ricard.(Vera).


bapak yang mendengar pernyataan Vera langsung menghentikan suapannya lalu berdiri dan meninggalkan meja makan dengan wajah seolah menahan amarah.Vera langsung mengejar sang bapak dan duduk bersila di depan bapak'nya.


.


"pak..tunggu.. maafkan Vera pak. Vera tau Vera salah. tapi Vera hanya ingin bapak merestui hubungan Vera dan mas Ricard(Vera).


.

__ADS_1


"seumur hidup bapak ini adalah kekecewaan yang sangat menyakiti hati bapak.bapak tak pernah mengajarkan kamu menjadi pengecut dan penipu nduk.(bapak).


.


"tapi pak Vera tau Vera salah vera minta maaf. Vera janji tidak akan melakukannya lagi.(Vera).


.


"sekali kamu berbohong. kamu akan selalu berbohong untuk menutupi kebohonganmu yang lainnya dan selamanya bapak gak akan percaya padamu nduk. (bapak)


.


"tapi pak.. (Vera).


.


bapak meninggalkan Vera yang masih duduk bersila di lantai. terlihat dari wajah bapak bahwa beliau sedang merasakan kekecewaan yang teramat mendalam pada Putri satu satunya itu.


.


malam itu bagi bapak, ibu, Ricard dan Vera adalah malam yang sangat menyakitkan. di kamar Vera dan ricard pun tak ada ucapan sepatah kata pun. yang ada hanya kesunyian. membuat Ricard beranjak dari tempat tidurnya.


"mau kemana kamu mas. ini sudah malam(Vera) .


.

__ADS_1


"cari angin ver.. kamu mau ikut. (Ricard).


.


"egak mas(Vera).


.Ricard pun pergi meninggalkan Vera di kamar sendirian dan berjalan menuju taman. terlihat di bangku taman ada bapak yang duduk seolah melamun sendirian. Ricard langsung menghampiri Bapak.


"belum tidur pak(Ricard).


.


"belum nak Ricard.(bapak).


.


"apa saya boleh duduk disini menemani bapak (Ricard).


.


"silahkan nak Ricard(bapak).


.Ricard duduk di kursi sebelah kursi bapak.


"bapak masih marah dengan Vera..? (Ricard)

__ADS_1


"bapak ndak marah. bapak hanya kecewa. bapak merasa gagal mendidik Vera(Bapak)


"mungkin saya belum memiliki anak perempuan hingga saya belum pernah merasakan kekecewaan bapak. mungkin bapak benar jika Vera itu sudah berbuat kesalahan fatal. dan mungkin saya belum begitu bijaksana untuk menanggapi suatu masalah. tapi pak. bukankah Vera anak bapak dan selamanya menjadi anak bapak. bukankah memang tugas seorang bapak selalu mendidik sang anak walau sang anak telah menikah. pak setinggi apapun anak menempuh pendidikan. sepintar apapun anak di sekolanhnya dulu akan tetap lebih pandai orang tuanya. dan sebaik baik apapun anak pasti akan pernah membuat kesalahan. dan tugas orang tua adalah meluruskan jalan bengkok yang di tempuh anak. bukan begitu pak. anggap saja Vera salah saat ini tapi jangan sampai Vera membuat kesalahan


__ADS_2