Love Of Generation

Love Of Generation
Malam yang berat itu membuatku tak berjumpa dengan Ibu.


__ADS_3

Kulihat kaisar bejalan dengan para prajurit dengan sangat tergesa gesa wajahnya menunjukan kepanikan yang sangat menguncang dirinya.akupun sampai tak berani menghentikan langkahnya walau hanya untuk sekedar mnyapanya.


sampailah kaisar dalam ruagan gelap berjeruji.


dia hanya menundukan wajah dan bersedih seolah penuh penyesalan.


"maafkan aku,aku sangat menyesal"kata kaisar kepada seorang wanita dibalik jeruji yang menggunakan pakaian lusuh sambil meneteskan air mata


"memang seperti inilah peraturannya \kaisar tak pernah salah. rakyat jelatah yang harus menanggung semua kengkuhan kaisar".kata wanita bepakaian luuh sambil memalingkan wajahnya dari kaisr yang tak lain adalah ibu.


"aku sangat menyesal,saat itu aku sedang tak sadarkan diri, maafkan aku.aku tahu saat ini kau pasti sangat membenciku.aturan bodoh ini tak bisa dihapus begitu saja.penolakan adalah penghinanaan kepada kaisar.dan yag menghina adalah pemberontak,pemberontak harus mati.aku tak bisa berbuat apa apa"kata kaisar semakin menyesal


"ngkat kepalamu itu kaisar tidakkah kau merasa malu dengan mahkota dan tahtamu itu smpai kau harus menundukan wajah smpai demikian".kata ibu

__ADS_1


"jika saja saat itu kau mau menerimaku menjadi permaisuri smua pasti takkan seperti ini"ucap raja smbil meninggalkan penjara.


tak perlu menunggu waktu lama untuk membuat berita ini sampai pada telunga permaisuri. betapa sakit hati sang permaisuri karna kaisar t pernah peduli dengannya.walau sekarang dia segang hamilpun kaisar tak pernah menyentuh peruy bunvit atau sekedar bertanya keadaannya.permaisuripun memiliki niat buruk kepada ibuku.dia menghampiri cenayang imdiluar istana.dia ingin mengirimkan ilmu hitam dan kutukan kepada ibu untuk rasa sakit hatinya.


Disisi lain dalam jeruji besi ayah menhampiri ibu.


"istriku"panggil ayah.


"suamiku aku sangat rindu padamu"peluk ibu sangat erat dan menangis


"andai kau tak pergi berperang mungkin tak akan ada ysng tersiksa suamiku"jwab ibu semakin erat memeluk ayah


"semua adalah takdir istriku.tak mati di medan perang aku akan mati ditempat lain"

__ADS_1


kata ayah


"tapi kematianmu memberikan luka yang sangat mendalam bagiku".


kata ibu sambil melepas pelukannya dan merekapun duduk berdua.


"istriku saat aku berada di perkemahan aku melihat dewi.dia menghampiri aku dan menemaniku". ayahpun bercerita saat dia betemu debganku di medan perang.


"ayah aku tak tahu bagaimana aku ada disini. yang aku tau aku memang meliki keahlian seperti ibu tapi q belum bisa sesempurna ibu, ayah aku lihat kau berbeda.auramu membuat kau tampak.. ."ucap dewi dan menhentikan suaranya


"akan mati, dewi semua juga akan mati,orang lahir hidup tumbuh berkeluarga dan mati,itulah siklus kehidupan.dewi jika memang ayah harus meninggal .ayah ingin kau dan ibu menhadiri upacara kematian ayah untuk penghormatan terakhir kepada ayah".


ibupun teringat pada desakanku pda ibu untuk menghadiri upacara penghormatan kematian ayah dan berkata aku akan menhadiri upacara itu jika memang keingin ayah.

__ADS_1


"sepertinya dia memiliki keahlian sepertimu tapi dia belum sempurna,istriku ada orang istana memiliki niat tidak baik padamu dan dewi.aku tak menghawatirkanmu karna kau pasti bisa menampuknya dan menjaga diri.tapi dewi dia belum sempurna".kata ayah menjelaskan


__ADS_2