Love Of Generation

Love Of Generation
9


__ADS_3

"bukan begitu pak. mas Ricard ini harus memimpin ratusan karyawan yang sedang mencari nafkah untuk anak istri. ada juga mungkin untuk orang tuanya yang sedang sakit. kalau mas Ricard harus mengurus pernikahan ini lalu sampai terjadi apa apa dengan perusahaan mas ricard kan kasian para karyawan itu pak. harus kehilangan mata pencariannya.(Vera).


.


"terserah kamu sajalah nduk. (bapak).


.


Vera pun tersenyum karena menganggap bahwa ucapan bapak itu pertanda bahwa bapak telah setuju dengan pilihannya.


.


malam semakin larut Ricard pun pamit dari kediaman Bapak dan ibu Vera.


namun Vera tetap tinggal di rumah bapak dan ibu'nya. karena masih merasa kangen dengan bapak dan ibunya.


.


pagi pun telah tiba.bapak dan ibu Buru Buru menghampiri Vera di kamar sambil membawa sebuah majalah.


"nduk ibuk mau tanda apa bener nak ricard itu adalah Ricardo Saders.pengusaha muda yang kaya Raya itu.


.


"iya buk"Vera uang masih tidur lalu terbangun dan duduk bersandar di punggung tempat tidurnya. si ibu langsung menoleh ke sang bapak.


.


"apa benar Ricard adalah seorang duda.(bapak)


.

__ADS_1


"iya pak benar".Vera mengucek kedua matanya.


.


"bapak gak setuju kamu menikah dengan Ricard.(bapak)


.


"kenapa pak.apa karena mas Ricard adalah seorang duda.itu gak masuk akal pak. kita hidup tidak bisa memilih jalan hidup kita pak. kalau mas ricard bisa memilih dia akan memilih terlahir dari orang kaya hidup mewah. berwajah tampan dan memiliki istri yang bisa menemaninya selamanya. kematian itu takdir pak.apa menurut bapak duda seperti mas ricard gak berhak bahagia(Vera).


.


"terserah ucapanmu yang pasti bapak gak setuju. bapak gak mau anak bapak satu satunya mendapat barang bekas. bapak selalu memberikan yang terbaik untukmu bukan agar kamu di masa depan biar memiliki barang bekas(bapak).


.


"pak suami itu Imam bukan barang. lagian Vera sekarang sedang mengandung anak dari mas Ricard. apa bapak tega memisahkan cucu bapak dengan papa'nya.(Vera).


.


.


"kalau gitu panggil Ricard kesini sekarang.besok kalian harus segera menikah. setelah sampai di rumah ini dia tidak boleh pergi kemana kemana. selama dia belum sah menikahi kamu nduk. jangan jangan dia mau kabur dari tanggung jawab.(bapak)


.


Vera hanya bisa diam. karena sepertinya keputusan bapaknya itu sudah bulat dan tak bisa di ganggu gugat. Vera hanya bisa menelpon Ricard dan menyuruhnya untuk ke rumah bapak dan ibunya.


.


malam pun datang hampir larut Ricard baru datang di kediaman kedua orang tua Vera.

__ADS_1


baru melangkahkan kaki di pintu masuk langsung.


"bug".


bapak menjatuhkan bogem mentah ke arah pipi mulus Ricard.sampai membuat Ricard meringis kesakitan.


.


"Bapakkk. cukup. mas ricard gak papa(Vera).


.


"egak papa ver. sebenarnya ini ada apa. (Ricard)


."maaf mas aku pura pura hamil. nanti aku jelaskan(Vera berbisik pada Ricard)


.


"Vera masuk kamar.ini urusan laki laki.


.


"enggak pak. sudah cukup. kasian mas Ricard pak(Vera).


.


"buk bawa Vera masuk ke kamarnya. bapak ingin bicara berdua saja dengan Ricard(bapak).


Vera yang awalnya menolak kini hanya bisa pasrah saat sang ibu menggandeng tangannya.


ibu langsung mengajak dan menggandeng sang anak menuju ke kamar'nya.

__ADS_1


__ADS_2