
Reno langsung menarik tangan Vera saat Vera turun dari mobil.
"ngapain kalian pergi ke hotel".tanya Reno dengan penuh amarah.
"bukan urusanmu Ren. bukanya kemarin malam kamu sendiri yang mengakhiri hubungan kita. kenapa sekarang jadi kamu yang repot."
"dulu saat pacaran denganku. untuk ciuman saja kamu menolak kenapa malah sekarang kamu pergi ke hotel bersama pria brengsek ini. memang apa yang dia tawarkan padamu."
.
"jaga mulutmu itu Ren"Vera mulai terpancing emosi. tiba tiba Ricard menggandeng tangan Vera
"Udalah Ver gak penting ngurusin dia. masuk aja yuk"Vera tersenyum sinis pada Reno. kemudian meninggalkan Reno dengan Flora. Flora menghampiri Reno dan memeluk lengan Reno mesra.
"udalah Ren ayo kita cabut dari sini".
"lepas. semua perempuan itu sama aja. munafik"Rena menghempaskan tangan Flora lalu masuk mobil. "Ren..Ren..buka pintunya. kamu gila ya tinggalin aku disini. sendrian. Rennn. agh brengsek."
Reno langsung menancap gas meninggalkan Flora sendirian. tak peduli dengan teriakan flora.
__ADS_1
"brengsek semua ini gara gara Vera. gue harua bikin pritungan sama Vera. tapi gue gak boleh main kasar gue harus main halus."Vera menggerutu sambil berjalan menyusuri langkah yang diambil oleh Vera dan Ricard. Flora duduk di Restoran Hotel tidak jauh dari tempat duduk Vera.
.mbak saya pesan jus jeruk ya mas Ricard mau pesan apa. "
"aku hot Cappucino aja ver".
"baik..sudah itu aja dulu mbak. "
"baik terima kasih mohon di tunggu ya mbak pesanannya"kata pelayan lalu meninggalkan meja Vera dan Ricard.
datang lagi pelayan yang lain menanyakan pesanan pada Flora.
"permisi mbak.mau pesan apa..?"tanya pelayan restoran tersebut.
"baik tinggu sebentar ya mbak"kata pelayan tersebut lalu pergi.
"agh gue punya ide.ehm itu pasti pelayan yang antar minuman Vera."Flora langsung berdiri menghampiri pelayan yang sedang membawa nampan berisi pesanan Vera dan Ricard.
"mbak tolong bantu saya mencari cincin sayajatuh di toilet. sekarang yah mbak. takutnya nanti keburu ada yang menemukan. sebentar saja. "ucap Flora berbohong.
__ADS_1
"baik sebentar saya antarkan pesanan ini dulu yah mbak".
"aduh mbak nanti keburu ada yang nemuin mbak mbak gak mau bantu saya".
"baik saya bantu. saya taruh ini di meja sini sebentar yah"pelayan itu meletakan minuman tersebut di meja kosong dan tanpa pelayan itu sadari tangan Flora memasukan sesuatu di minuman Vera. pelayan itu dan Flora pergi ke toilet.
"jatuh di sebelah mana mbak".tanya sang pelayan.
"tadi sih yah di sekitar sini".Flora pura pura menjatuhkan cincinnya.
"ini mbak sudah ketemu. makasih ya mbak sudah mau bantuin saya cari cincin ini."
"iya mbak sama sama".
lalu pelayan tersebut keluar toilet disusul oleh Flora.
.
flora kembali ke tempat duduknya semula.pelayan tersebut kembali mengantarkan minuman pesanan Vera dan Ricard. tak lama kemudian pesanan Flora pun datang juga.
__ADS_1
"makasih yah mbak. oiya ini uangnya dan ambil saja kembaliannya. saya Buru Buru"Flora menyodorkan uang sambil tersenyum. karena melihat Vera meminum pesanan'nya yang telah dia masukan sesuatu. setelah merasa misi'nya berhasil Flora langsung berdiri dan keluar Restoran Hotel kembali pulang dengan hati bahagia.
"Rasain itu Ver. elo yang bikin gue jadi begini."