Love Of Generation

Love Of Generation
bonus 5


__ADS_3

ricard mulai lagi dari awal mencium bibir ranum Vera dengan lembut. mulai turun ke leher dan tangan kanannya menjelajah di daerah sensitif bagian atas bera. lalu tangan kirinya mulai turun untuk menyentuh daerah sensitif bagian bawah. membuat sang pemilik daerah sensitif berteriak karena kesakitan.


"Arrrgghh, sakit mas"


.


"ups maaf ver. aku lupa kalau kamu pemula. aku akan pelan pelan".


.


entah apa yang ada di fikiran Vera saat ini yang pesti menurutnya yang akan terjadi biarlah terjadi. dia siap menyerahkan mahkotanya pada Ricard. walau baru beberapa hari mengenal Ricard, namun dia merasa yakin. sampai pada saat darah segar itu mengalir menunjukan tanda bahwa Vera belum pernah terjamah oleh pria lain.namun Ricard hanya melakukan satu Ronde saja tidak lebih. setelah selesai dengan kegiatannya.Ricard memeluk Vera sambil tertidur.


.


Saat pagi tiba. Vera masih dalam pelukan Ricard yang menghangatkan tubuhnya dari semalam. Vera mulai membuka mata. pergerakan Vera membuat Ricard ikut terbangun. Ricard langsung mencium kening Vera dan masih dalam posisi berpelukan. Vera pun tersenyum.


"Ver,,


.


"Hmtt ada apa mas"


.


"aku sebenarnya bingung harus mulai dari mana".


.


"mulai apa mas"


.


"apa kamu tidak merasa menyesal karena telah melakukan ini dengan ku.


.


"aku melakukanya dengan sadar. tanpa paksaan dan aku rela melakukan ini karena.. "Vera tak melanjutkan ucapannya.


.


"karena apa. terpesona padaku aku memang mempesona.. Ha.. Ha.. Ha"


.


"he.. he.. he kamu memang narsis mas."


.


"ver..

__ADS_1


.


"hmmtt..apa mas"


.


"kita nikah siri yuk"


.


"kok kamu kepikiran sampe kesitu mas".


.


"iya biar kita gak bikin dosa semakin berlarut.nanti kalau kita memang cocok tinggal kita resmikan deh ke KUA".


.


"sejak kapan kamu mikirin hal itu."


.


"ayolah gak penting kapan aku mikirin ini yang penting kamu mau gak nikah sama aku".


.


"iya.. "


.


"kenapa aku harus merasa Rugi mas. aku kan gak dagang"Vera tersenyum Ricard langsum memeluk semakin erat sambil tertawa lepas.


tiba tiba terdengar bunyi telpon.


Ricard mengambil Handphone-nya.


Mike


"Haii Rich elu dimana".


Ricard


gue lagi di kamar hotel. kenapa.


mike


elu tidur di hotel semalem.


Ricard

__ADS_1


iya kenapa.


Mike


pantes gue telpon di rumah elu kata bik ijah elu gak dirumah.


Ricard


kenapa elu telpon gue pagi pagi gini.


Mike


pagi .woii lu kiat jam gak. ini udah hampir jam sepuluh. elu gak ke rumah gue.


Ricard.


emang kenapa gue harus di rumah elu.


Mike.


elu lupa nanti jam sebelas gue kan ada acara syukuran atas kelahiran anak gue.


Ricard.


astaga gue lupa..yaudah gue siap siap.


Ricard lupa belum menutup telpon. hanya meletakan di tempat tidur.


"Ver ayo buruan kita mandi. terus langsung ke rumah mike".


.


"emang ada acara apa mas".


.


"syukuran atas kelahiran anaknya mike. kamu lupa juga".


.


"iya mas yaudah aku mandi duluan yah".


.


"kok duluan sih".


.


"kenapa mas.,,.. mas mau mandi duluan. "

__ADS_1


.


"egak sih. pinginnya tuh barengan..Hi.. Hi.. Hi.."mike yang mendengar percakapan Ricard dan Vera langsung tersenyum. seolah ikut bahagia karena teman nya sudah menemukan kebahagian nya.


__ADS_2