LULLABY

LULLABY
Prolog


__ADS_3

Angin yang berhembus sungguh sangat menyegarkan, aromanya membuat tubuh ini menjadi lebih bugar, senyum selalu mengikuti setiap aktivitas didesa ini, tak hanya didesa tapi mungkin diseluruh dunia. Semua Penduduk kini bisa hidup dalam damai dan tentram, dengan canda tawa anak-anak dan sang istri yang menari dan bersahut-sahutan seraya beraktivitas dengan tarian dan suara khasnya. Tidak pernah sekalipun mereka merasa kekurangan atau bersedih, setiap ada masalah mereka selalu mencari jalan keluar bersama. Meski hanyalah sebuah desa atau wilayah kecil di bawah Lindungan Kerajaan Alghardlin tetapi Mereka selalu hidup berbahagia, penuh senyum diwajah dan para tetua berusaha melupakan semua kejadian pahit yang sudah berlalu tanpa diceritakan kembali keoada anak cucu mereka. Karena lebih baik tidak mengetahuinya daripada harus menceritakan segala sesuatu yang terjadi saat itu. Kejadian itu terlalu menakutkan untuk diingat kembali.


Kebahagiaan mereka tidak begitu saja dengan mudah didapatkan. Meskipun perang sudah reda dan berhenti namun bukan berarti dengan hati mereka. Karena peperangan ribuan tahun lalu yang tak kunjung usai salah satu Desa di bawah Kerajaan Alghardlin mengatasnamakan dirinya sebuah Kerajaan yang bernama Bok Botimalos. Bahkan setelah kejadian gempa bumi dahsyat Kerajaan itu tetap bersikukuh untuk melindungi Penduduknya dengan caranya sendiri. Desa itu bermaksud untuk melindungi keturunan-keturunannya dari kejahatan dunia luar yang telah dialami dan dilihat para orang terdahuku. Mereka ingin mengunci agar tidak terbongkar. Tak satupun yang bisa menjelaskan masa lalu dan tak ada yang bisa menerka seperti apa masa depan. Mereka kini hanya menjalankan kehoduoan yang saat ini ada dihadaoan mata mereka.


Penduduk Botimalos kini menjalani hidup hanya sebatas kebiasaan. Bukan karena tak ada keinginan melainkan karena mereka juga tak bisa melangkah lebih jauh dari garis yang dibatasi bahkan mungkin tak ada yang mengetahui sama sekali jika hal itu memang ada. Penduduk jaman sekarang hanya mengetahui jika dunia ini seperti ini ini seperti layaknya Bok Botimalos.

__ADS_1


Mereka hanya berkutat pada peraturan dan perkataan para pendahulu yang sudah tercatat dalam ingatan para Penduduk. Mereka menutup semua informasi dunia luar dari jaman ke jaman, semakin lama semakin berkurang orang yang mengetahui tentang hal itu. semakin banyak pula orang yang tidak mengetahui tentang dunia yang sesungguhnya. Semuanya terkubur begitu saja terbawa oleh para orang tua sebelumnya yang telah mengalami dan mengenang akan hal itu. Mereka juga dilarang untuk menceritakan apapun mengenai masa lalu. Tak ada yang mengetahui sejarah bahkan buku bacaan yang disediakan terkesan jauh dari dunia nyata yang sesungguhnya.


Orang-orang sangat sibuk seperti tidak terjadi sesuatu. Hampir dari mereka semua mengikuti zaman. Semuanya disembunyikan bertujuan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya dan mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan pada masa depan. Sudah ratusan tahun itu semua terjadi. Kini cerita hanya tinggal cerita, hanya sebuah mitos dalam sebuah dongeng, dan hanya perkataan yang terbawa angin. Kini menjadi sebuah cerita yang sudah asing dan dilupakan. Tak ada lagi yang mengetahui, tak ada lagi yang menceritakan dan sebuah buku pun telah menjadi usang dimakan usia.


Menurut sejarah Didunia yang bernama finalhusi ini ada 9 Kerajaan yang paling besar yang tersebar diseluruh dunia. Namun sebagian orang yang telah mengelilingi dunia mereka menyakini hanya ada 6 Kerajaan yang memang nyata dan ada yaitu Kerajaan Alimos, Barberad, Inaba, riyekal, Alghardlin dan Kerajaan tanpa nama. Tak ada yang tahu dimana ketiga Kerajaan lainnya, yang telah dikatakan orang-orang telah tertulis dalam sejarah. Karena rasa ingin tahu yang besar, selama bertahun-tahun tak hanya satu orang yang telah mencari kebenaran mengenai Kerajaan tersebut, tapi tetap saja semua orang hanya bisa menemukan 6 Kerajaan, 5 Kerajaan yang jelas masih berdiri dan 1 retuntuhan bekas Kerajaan yang tak banyak orang tahu.

__ADS_1


Kalah saing dalam hal kekuatan, kekuasaan dan kekayaan membuat mereka semua gelap mata. dan ingin berada digenggaman tangannya. Mereka ingin menguasai lebih dari Kerajaan besar itu, namun mereka tak bisa terang - terangan melancarkan rencananya karena mereka tahu, tak butuh waktu lama untuk dihancurkan oleh Kerajaan besar. Mereka terus menyiapkan segala sesuatunya dengan sangat sempurna agar jika waktunya tiba mereka bisa menyerang dan menghancurkannya sekaligus.


Tak hanya Kerajaan kecil yang melakukan hal itu melainkan Kerajaan besar yang serakahpun selalu melihat Kerajaannya masih berada dibawah Kerajaan lain. Waktu yang ditunggu-tunggupun untuk saling menjatuhkan hampir saja tiba. Namun rencana yang sudah disiapkan ternyata tak membuahkan hasil, tidak hanya untuk satu Kerajaan melainkan seluruh Kerajaan besar yang tiba-tiba dilanda kehancuran dan kemusnahan.


Gempa bumi yang dahsyat tiba-tiba terjadi pada waktu semalam. Konon katanya Gempa bumi itu langsung memisahkan daratan menjadi lima bagian besar dan tiga hari setelah kejadian gempa bumi tersebut, tersiar kabar salah satu Kerajaan terbesar lenyap dari muka bumi tanpa ada satupun yang mengetahuinya. Kerajaan itu disebut sebagai Kerajaan tanpa nama. Rencana hanyalah tinggal sebuah rencana. Kini Semua Kerajaan Tak ada waktu lagi bagi mereka untuk memikirkan rencana penyerangan yang telah direncanakan sejak lama. Karena bencana yang tiba-tiba datang membuat masyarakat menjadi panik dan takut, Mereka gelisah dengan kejadian itu. Yang membuat semua Kerajaan sibuk dan tak mampu melindungi keselamatan rakyatnya.

__ADS_1


Setelah gempa bumi yang hebat. Siang hari langit menjadi gelap seperti malam hari selama beberapa minggu, semua Kerajaan menjadi resah dan mengirim beberapa Ksatrianya untuk mencari informasi tentang keadaan yang sebenarnya terjadi. Matahari yang tak kunjung memberikan sinarnya membuat dunia ini menjadi ketakutan, sedih dan tunduk berdiam diri. Tak hanya langit menjadi gelap melainkan petir yang terus menyambar dan menghiasi langit-langit gelap tanpa ada hujan, hanya awan gelap yang menggulung-gulung seperti pusaran air. Semua orang tak berani beraktifitas dan keluar dari rumah hanya beberapa penjaga yang dikerahkan Kerajaan untuk terus berjaga disekitar Kerajaan.


Dalam keadaan genting seperti ini, Para Ksatria terus berlomba-lomba mencari informasi ke pelosok dunia untuk mencari tahu mengenai kejadian alam yang sudah berangsur cukup lama. Penyelidikan tersebut akhirnya membuahkan hasil yang sangat mengejutkan. Penyelidikan tersebut membuahkan hasil yang sangat mengejutkan.


__ADS_2