LULLABY

LULLABY
Tanah Air


__ADS_3

Duarrrr... Kembang api dari meriam yang sengaja disiapkan oleh Kerajaan untuk menyambut hari kepahlawanan warcio banyak menghiasi langit malam ketika itu. Ibu-ibu sibuk mempersiapkan makanan, menari atau sekedar mengobrol menikmati pesta. Para remaja malu-malu memikat lawan pasangannya untuk menari ditengah area yang sudah disiapkan. Para ayah minum-minum dan saling bercanda. Anak-anak belarian dan tertawa menikmati kembang api yang sangat indah sekali dilihat.


Lowin terus berdiri didepan pintu rumahnya tak sabar untuk pergi ke perayaan. Ia menunggu sang ibu yang berada didalam entah sedang apa, tak hanya ibunya Mowrin juga sangat lama sekali berada didalam. Lowin sudah kesal karena terlalu lama menunggu ibu dan Kakaknya didalam.


"Ibu, lama sekali. Ayo cepat!" Lowin cemberut pada ibunya yang baru saja keluar dari pintu.


"Ya, ayo pergi?" Ucap ibu.


"Kakak juga...!" Bentak Lowin. "Kakak cantik sekali!" Awalnya Mowrin kena marah oleh Lowin namun setelah itu ia memuji kecantikan sang Kakak.


"Ibu tidak cantik..?" ibu tak mau kalah mendapat pujian.


"Hhhhh..." Lowin yang kesal membuang muka dan pergi.


Mereka akhirnya bisa menikmati pesta malam itu, wajah Lowin masih tersirat kesal karena terlalu lama menunggu wanitanya. Ibu dan Mowrin berada dibelakang Lowin dan sudah siap menikmati pesta malam.


Suasana disana semakin meriah saja. Tak hanya kembang api yang menghiasi langit tapi lampu warna-warni sudah terhias sangat indah sejauh mata memandang. Lowin sudah tak sabar dan ingin cepat sampai.


Kedua anak dari Keluarga raskal sudah ada yang menanti yaitu kedua anak dari Keluarga Ruwanai. Mowrin yang baru pertama kali menggunakan gaun abu dengan kerah V dengan hiasan manik disekitarnya membuat Mowrin seperti bidadari tercantik yang sembunyi. Runag yang sedari tadi selalu melihat kedatangan Mowrin terus memperhatikannya, ia tersenyum dengan otot yang tegang karena seberapa keras ia mendekatinya sikap Runag selalu membuat Mowrin bersikap kebalikan dari yang diharapkannya. Runag juga hanya bisa memperhatikan tangan halus Mowrin disambut dan dicium oleh Hirsh yang juga sedang menunggunya, wajahnya selalu tersenyum jika ia sedang bersama Hirsh berbeda jika Mowrin bertemu dengan Runag yang membuat wajah Mowrin datar dan jutek.


Runag terus mengunyah makanan yang selalu memenuhi mulutnya dengan tatapan mata yang tak pernah lepas dari Mowrin, senyumnya, gerak-geriknya dan wajahnya. Begitupun dengan Rinos yang selalu memperhatikan Lowin karena ia kesal terhadapnya yang semakin berani saja. Tatapannya penuh amarahnya dengan tangan yang mengepal tak sabar untuk cepat-cepat berhadapan dengan Lowin. Dellio yang sedari tadi melihat Rinos sengaja tak memberitahu Lowin karena hanya akan merusak pesta dan kesenangan.


Meski hanya semalam, mereka semua sangat menikmati malam yang indah. Senyum yang selalu terhias dan canda tawa yang mengiringi kepulangan mereka kerumah. Sepanjang perjalanan Lowin dan Mowrin tak henti-hentinya tertawa dan membicarakan pesta kembang api.

__ADS_1


ooo L U L L A B Y ooo


Kini Mowrin bisa melihat dengan jelas dan dekat Kerajaan yang selama ini ia lihat dari desa yang ada dibawahnya, ia tak menyangka jika gerbang yang terlihat kecil itu ternyata sangat besar, jauh lebih besar dari yang di perkirakan. Sang Ito mulai menjelaskan yang kini ada dihadapannya, gerbang yang ada didepannya sangat besar dan terbuat dari besi. Setiap kali membuka pintu butuh waktu beberapa menit agar bisa terbuka dan butuh banyak orang untuk mengangkat tuas yang merupakan kunci dari pintu itu.


Mereka menunggu pintu sembari mendengar penjelasan dari Ito pemandu itu. Setelah pintu terbuka mereka masuk, mimik wajah yang sangat menyenangkan tergambar jelas dari semua murid yang masuk kedalam Kerajaan. Gerbang utama yang diberikan nama bItom itu merupakan gerbang yang sangat besar untuk melindungi Kerajaan dan menampung masyarakat dari musuh.


Mereka langsung disambut oleh para pasukan yang bertugas untuk menjaga gerbang utama itu. Pasukan itu tertawa ketika mellihat para murid yang sumeringah melihat keadaan Kerajaan itu. Wajah mereka sangat seram, berbadan besar dan terlihat kuat. Banyak diantara murid menerka-nerka wajah Garsna yang memang menjadi pertanyaan dibenak semua murid tentang Garsna. Banyak pula yang bertanya-tanya kepada Runag karena ia hanya satu-satunya murid yang pernah melihat wajah Garsna dari dekat. Oleh karena itu ia sering dielu-elukan oleh semua murid khususnya para wanita. Runag terbawa suasana karena pertanyaan yang banyak dilontarkan oleh murid menunjukan wajahnya yang conggak pada Mowrin.


Mowrin yang melihatnya hanya mengabaikan dan mendengar kembali penjelasan Ito.


"Sepertinya ia masih tak terima dengan kejadian saat kau mnegalahkannya tadi" Bisik Hirsh Lenima. Teman satu-satunya yang dimiliki dan paling dekat dengan Mowrin.


"Biarkan saja dia..." ucap santai Mowrin


Hirsh Lenima adalah teman lelaki Mowrin satu-satunya yang paling dan yang paling dekat dengan Mowrin. Ia masih satu Keluarga dengan Dellio Laxotta, Hirsh merupakan sepupu jauh dari Dellio. Otaknya sama pintar dengan Dellio. Seperti yang dikatakan oleh Mowrin kepada Lowin untuk mempunyai teman yang banyak tapi kenyataan tak sama yang dilakukan olehnya. Mowrin hanya memiliki Hirsh sebagai sahabat yang terdekatnya hanya saja ia sering bertanya sapa dengan teman yang lainnya. Tak seperti adik yang benar-benar cuek kepada teman dikelasnya sehingga ia tak mempunyai teman satupun.


Setelah menemukannya Mowrin langsung pergi ketempat tanda itu. Ia melihat tandanya ada disebuah gerobak jerami disudut dinding. Mowrin langsung menghampiri itu dan memberikan tanda di telapak tangannya yang sudah diberikan Ito Sheki agar penjaga yang melihatnya tidak curiga. Mowrin langsung berdiri tepat didekat tanda itu setelah mendapat izin dari penjaga itu, iapun lalu terperosok kedalam sebuah lubang, ia berteriak karena terkejut dan tak tahu kemana lorong yang hanya seukuran badannya membawanya,


Brukkk... Mowrin terjatuh disebuah tempat yang mirip seperti gua karena lantainya masih dalam berbentuk tanah. Mowrin melihat pintu dan membukanya. Ia terkejut karena tak hanya dia yang berada diruangan itu, tapi ada sahabatnnya Hirsh dan Runag.


"Hey... Mowrin kau juga dipanggil?" tanya seorang temannya dIto


"Tak aneh jika dia masuk, pertarungan tadi sangat mengejutkan dan hebat" ujar temannya yang lain.

__ADS_1


Mowrin tersenyum dan berterimaksih atas pujiannya.


"Kita pasti bisa menjadi partner yang baik" ucap Dhemo.


"Hirsh aku tak percaya kita akan bertenu disini?" Ucap Mowrin senang karena bisa bersama sahabatnya.


Hirsh menganggukkan kepalanya, "aku juga tak percaya"


Runag terus memperhatikan Mowrin, Mowrin sudah merasakan hal itu tapi Mowrin hanya diam saja karena ia sudah tahu pasti Runag akan membanggakan dirinya sendiri dan mengejeknya.


Ito Sheki dan Famin Agu, Famin yang terluka dan kehilangan sebelah kakinya datang memasuki ruangan. Ito Sheki lalu memberitahukan tujuannya mengumpukan mereka. Ito Sheki juga membeberkan jika dia dan Lestiw adalah seorang Famin yang bertugas untuk mengajarkan anak-anak yang ada didesa. Kini Anak yang sudah terpilih berjumlah tujuh orang sama seperti sebelummnya. 3 wanita dan 4 pria.


"Seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, kalian disini akan bertugas menjadi Famin berikutnya yang akan menggantikan kami semua, para Famin terdahulu. Sebelum itu, aku akan mengatakan jika kalian bersedia kalian boleh maju tapi jika kalian tidak menginginkan hal itu, kalian bisa bergabung kembali dengan yang lainnya" beber Ito Sheki.


Keadaan menjadi hening karena mereka sedang berpikir untuk mengambil langkah mereka.


Mowrin langsung maju paling pertama.


Tidak mau kalah oleh Mowrin, Runag juga maju kedepan "Aku akan menjadi yang terkuat seperti ayahku"


Hirsh melangkahkan kakinya kedepan dengan senyumnya "aku ingin selalu bersama dirimu"


Mowrin tersenyum dan senang karena bisa bersama-sama.

__ADS_1


Satu wanita dan satu pria bernama dIto itu maju, tapi tidak dengan pria yang telah menyapa Mowrin ia langsung mengundurkan diri ketika melihat Famin Agu dan mendengar penjelasan dari Ito Sheki.


"Baiklah sudah terpilih lima orang, untuk 2 orang lagi kami akan mengatur kembali untuk bergabung"


__ADS_2