Mahesa Dan Indira

Mahesa Dan Indira
BAB 11


__ADS_3

Setelah Indira dan Mahesa berlalu dari hadapan Nyonya Sekar, Nyonya Sekar beranjak dari duduk nya.


"Arumi, maafkan Tante, tidak bisa menemani mu lebih lama, padahal Tante masih mau cerita sama kamu." Ucap Nyonya Sekar, di ikuti oleh Arumi yang beranjak dari duduk nya.


"Gak masalah Tan, lain kali kita ketemu lagi, Tante kan udah punya no aku, jadi bisa menghubungi ku kapan pun yang Tante mau," ucap Arumi sambil cipika cipiki.


"Hati-hati Tan," Arumi melambaikan tangan kepada Nyonya Sekar, setelah Nyonya Sekar tak terlihat. Arumi menoleh ke arah di mana Mahesa dan Indira berada. "Anak nya Tante Sekar lumayan juga," ucap nya dalam hati, sambil tersenyum.


Karena teman Arumi tak datang juga akhir nya dia pergi dari cafe itu untuk pergi ke cafe milik nya sendiri. Setelah dari cafe dia akan pergi ke kantor calon tunangan nya.


Setelah duduk, Mahesa memesan makanan kepada pelayan, di liat nya Ibu nya sedang berpamitan kepada gadis yang tadi mengobrol dengan sang Ibu, yang Mahesa tau nama nya Arumi, Mahesa melihat interaksi Ibu nya dan Arumi. 


Dan Ibu nya pergi meninggalkan cafe tersebut, pandangan Mahesa dan Arumi bertemu tapi, Mahesa memutuskan tatapan nya terlebih dulu. Dan entah kenapa Mahesa ingin mengelus rambut Indira.


Mahesa pun mengelus rambut Indira dan itu terlihat oleh Arumi, seolah-olah memberitahukan bahwa Mahesa milik Indira.


Tak lama pelayan pun datang membawakan makan siang, ayam geprek mozarela dan jus jeruk untuk Indira, sedangkan Mahesa dia memesan nasi goreng sea food dan minum nya dia memesan es teh saja.


*****

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain Nyonya Sekar sedang menunggu seseorang, yang akan mengikuti gadis yang bersama dengan anak nya tersebut.


"Selamat siang, Nyonya.." 


Nyonya Sekar hanya mengangguk sebagai jawaban.


"Saya ingin kau mengawasi anak saya Mahesa, dan mencari tau tentang gadis yang selalu bersama anak saya itu kalo tidak salah nama nya Indira," ucap Nyonya Sekar to the poin.


"Baik, Nyonya, saya akan melakukan tugas yang anda berikan." 


"Ya sudah, kau boleh pergi dan lakukan tugas mu sekarang." Sambil menyodorkan sebuah amplop berwarna coklat kepada orang yang akan memata-matai anak nya dan Indira itu.


Nyonya Sekar mendesah, dia ingin mengenalkan anak nya pada Arumi tapi dia malah menggandeng wanita lain.


****


Di tempat lain.


"Arumi..Mi..tunggu aku bisa jelasin, yang kamu liat itu gak bener." Mencekal pergelangan tangan Arumi.

__ADS_1


Arumi menepis tangan sang kekasih yang tengah mencekal tangan nya.


"Jangan pikir aku ini buta, Dim..." desisi Arumi. "Aku liat kamu selingkuh, aku liat kamu bercumbu dengan wanita lain.." pekik Arumi dengan mata berkaca-kaca.


"Mulai sekarang hubungan kita berakhir sampai disini, Dimas.." mendorong tubuh Dimas dan berlari keluar menuju lift. 


"Sitt!!aargghhh...kurang ajar, awas kau Arumi aku gak akan lepasin kamu." Ucap Dimas marah, sambil mengepalkan kedua tangan nya dan meninju tembok di sekitar nya.


Arumi keluar dari lift dengan menahan air mata yang hampir jatuh, kemudian dia masuk kedalam mobil dan tangis nya pun pecah.


Sesak,dan sakit yang dia rasakan. Dia sudah sangat mencintai Dimas, calon tunangan nya itu." Ucap nya lirih, sambil menyeka air mata yang sulit untuk berhenti, Arumi terus menekan dada nya yang sesak.


Arumi melajukan mobil nya keluar dari halaman kantor Dimas. Melaju kemana pun yang dia inginkan asal dia bisa menghilangkan rasa sakit hati.


Tbc..


Maaf typo..


oya aku mau fokus ke apk hijau, bagi yang punya silahkan mampir.

__ADS_1


jangan lupa ☕atau🌹 makasih 🙏


__ADS_2